Parenting Corner

Manfaat Probiotik dan Prebiotik dalam Susu Untuk Pencernaan Anak

11 September 2026

manfaat probiotik dan prebiotik dalam susu

Kesehatan pencernaan anak memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar kenyamanan saat buang air besar (BAB). Sistem pencernaan yang sehat juga berhubungan erat dengan proses penyerapan nutrisi, energi harian, hingga daya tahan tubuh Si Kecil.

Tak heran, saat ini banyak produk susu pertumbuhan yang dilengkapi dengan probiotik dan prebiotik. Dua komponen ini bekerja bersama untuk membantu menjaga keseimbangan saluran cerna anak secara lebih optimal. Ketika dikombinasikan, keduanya membentuk apa yang disebut sebagai sinbiotik, yang memiliki manfaat lebih menyeluruh bagi kesehatan anak.

Lalu, sebenarnya apa saja manfaat probiotik dan prebiotik dalam susu, dan mengapa kombinasi sinbiotik begitu penting dalam mendukung tumbuh kembang anak? Yuk, kita bahas!

Apa Itu Probiotik dan Prebiotik?

Probiotik adalah bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Mikrobiota usus sendiri merupakan kumpulan mikroorganisme yang hidup secara alami di saluran cerna dan berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan tetap optimal.

Sementara itu, prebiotik adalah jenis serat pangan yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik tersebut. Artinya, probiotik dan prebiotik bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi saling mendukung. 

Ketika keduanya dikombinasikan dalam satu produk, terbentuklah sinbiotik yang dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan anak secara lebih menyeluruh.

Mengapa Kombinasi Sinbiotik Penting untuk Anak?

Keseimbangan mikrobiota usus berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Sistem pencernaan yang sehat membantu tubuh mengolah makanan dengan lebih efisien sehingga proses penyerapan nutrisi dapat berjalan optimal.

Pada tahap ini, kombinasi sinbiotik berperan penting dalam menjaga keseimbangan tersebut. Probiotik membantu mempertahankan populasi bakteri baik, sementara prebiotik menyediakan nutrisi agar bakteri tersebut dapat berkembang dengan baik.

Sinergi keduanya menciptakan kondisi usus yang lebih stabil dan sehat. Dampaknya tidak hanya pada sistem pencernaan, tetapi juga pada kenyamanan aktivitas harian anak serta dukungan terhadap fungsi tubuh lainnya, termasuk metabolisme dan sistem imun.

Bagaimana Sinergi Sinbiotik Menjaga Daya Tahan Tubuh?

Sebagian besar sistem imun tubuh berada di saluran pencernaan, sehingga kesehatan usus memiliki kaitan yang erat dengan daya tahan tubuh anak.

Ketika keseimbangan bakteri baik di usus terjaga, sistem imun dapat bekerja lebih optimal dalam merespons berbagai paparan dari luar. Kondisi ini juga membantu menjaga stabilitas fungsi pencernaan secara keseluruhan, sehingga tubuh anak lebih siap dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, usus yang sehat mendukung proses penyerapan nutrisi agar berjalan lebih efektif, sehingga tubuh anak dapat memanfaatkan berbagai zat gizi penting secara maksimal untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Peran Probiotik dan Prebiotik dalam Penyerapan Nutrisi

Selain menjaga kesehatan pencernaan, kombinasi sinbiotik juga berperan dalam mendukung proses penyerapan nutrisi.

Kondisi usus yang sehat memungkinkan tubuh menyerap nutrisi dari makanan dengan lebih optimal. Dalam proses ini, bakteri baik membantu menjaga kesehatan lapisan usus sehingga penyerapan zat gizi dapat berlangsung dengan baik.

Prebiotik seperti inulin juga diketahui membantu mendukung penyerapan beberapa mineral penting, seperti kalsium yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. Inulin tidak menyerap kalsium secara langsung, tetapi berperan dalam meningkatkan efisiensi penyerapannya di usus.

Sebagai prebiotik, inulin akan difermentasi oleh bakteri baik di saluran cerna dan menghasilkan asam lemak rantai pendek yang membantu menciptakan kondisi usus yang lebih optimal, termasuk menurunkan tingkat keasaman secara ringan sehingga kalsium menjadi lebih mudah larut dan diserap. 

Perbandingan Susu Biasa, Probiotik, dan Sinbiotik

Tidak semua susu pertumbuhan memiliki kandungan yang sama, sehingga Moms perlu memahami perbedaannya sebelum memilih produk yang paling sesuai untuk Si Kecil. 

1. Susu biasa

Susu biasa umumnya hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dasar anak, seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral. Kandungan ini tetap penting untuk mendukung pertumbuhan, tapi belum secara spesifik diformulasikan untuk membantu menjaga keseimbangan saluran cerna. Pada jenis ini, belum tentu terdapat tambahan bakteri baik atau serat khusus yang mendukung kesehatan mikrobiota usus. 

2. Susu Probiotik

Susu probiotik sudah diperkaya dengan bakteri baik yang berfungsi membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Kehadiran probiotik ini berperan dalam mendukung sistem pencernaan agar tetap sehat dan lebih nyaman. 

3. Susu Sinbiotik

Susu sinbiotik merupakan formulasi yang menggabungkan probiotik dan prebiotik dalam satu produk. Kombinasi ini membuat pendekatan nutrisi menjadi lebih lengkap karena tidak hanya menambahkan bakteri baik, tetapi juga mendukung lingkungannya agar tetap ideal.

Dibandingkan dengan susu biasa, susu dengan kombinasi sinbiotik memberikan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam menjaga kesehatan pencernaan.

3 Cara Memilih Susu dengan Probiotik dan Prebiotik yang Tepat

Agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, Moms perlu memperhatikan beberapa hal berikut saat memilih susu pertumbuhan untuk Si Kecil:

1. Pastikan Terdapat Kandungan Probiotik dan Prebiotik yang Jelas

Cek pada label susu, pastikan tercantum probiotik seperti L. reuteri serta prebiotik seperti inulin, FOS, atau GOS yang membantu mendukung keseimbangan bakteri baik di usus anak. 

2. Pilih Susu yang Sesuai Usia Anak

Setiap usia anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, sehingga susu yang dipilih perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembangnya. 

3. Perhatikan Kandungan Nutrisi Pendukung Lainnya

Selain probiotik dan prebiotik, pastikan susu juga mengandung vitamin dan mineral yang berperan dalam mendukung pertumbuhan anak secara menyeluruh. 

5 Manfaat Kombinasi L. reuteri dan Inulin untuk Pencernaan

Salah satu contoh kombinasi sinbiotik yang banyak digunakan adalah L. reuteri sebagai probiotik dan inulin sebagai prebiotik. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa L. reuteri memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan saluran cerna anak, seperti berikut ini.

1. Membantu Mengurangi Durasi Diare pada Anak

L. reuteri diketahui dapat membantu mempercepat pemulihan diare akut, termasuk yang disebabkan oleh infeksi seperti rotavirus. Hal ini penting untuk mencegah risiko dehidrasi dan menjaga kondisi pencernaan anak tetap stabil.

2. Membantu Meredakan Kolik pada Bayi dan Anak Usia Dini

L. reuteri juga dapat membantu meredakan kolik pada bayi dan anak usia dini. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik ini berpotensi mengurangi durasi menangis dan rewel akibat kolik, terutama pada bayi yang mendapat ASI.

3. Menjaga Keseimbangan Mikrobiota Usus

Kombinasi probiotik L. reuteri dan prebiotik inulin bekerja sebagai sinbiotik yang membantu menyeimbangkan jumlah bakteri baik di dalam usus. Keseimbangan ini penting untuk menjaga kesehatan saluran cerna secara menyeluruh.

4. Meningkatkan Fungsi Pencernaan

Inulin sebagai prebiotik membantu mendukung proses pencernaan dengan memberi “makanan” bagi bakteri baik. Hal ini membuat sistem cerna bekerja lebih optimal dalam mengolah makanan.

5. Membantu Penyerapan Nutrisi Lebih Baik

Dengan kondisi usus yang sehat, penyerapan nutrisi seperti vitamin dan mineral menjadi lebih maksimal. Kombinasi ini mendukung tumbuh kembang anak melalui pemanfaatan nutrisi yang lebih efisien.

Dukungan Nutrisi untuk Pencernaan Anak

Menjaga kesehatan saluran cerna tidak hanya bergantung pada keberadaan bakteri baik di usus, tetapi juga dukungan nutrisi yang membantu menjaga keseimbangannya. Karena itu, kombinasi probiotik dan prebiotik menjadi salah satu cara untuk mendukung kesehatan pencernaan anak secara menyeluruh.

Sebagai pelengkap asupan nutrisi hariannya, Moms dapat memilih LACTOGROW. LACTOGROW dukung pencernaan sehat Si Kecil agar nutrisinya terserap optimal.

LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri* dan juga 0gr sukrosa. Selain itu, LACTOGROW mengandung serat inulin serta diperkaya dengan omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil.

Dengan kesehatan saluran cerna yang terjaga, Si Kecil dapat memperoleh manfaat nutrisi secara lebih optimal untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Pertanyaan Seputar Manfaat Probiotik dan Prebiotik dalam Susu

  1.  Apa keuntungan minum susu yang mengandung kombinasi probiotik dan prebiotik?
    Keseimbangan bakteri baik di usus dapat lebih terjaga ketika anak mengonsumsi susu dengan kombinasi sinbiotik. Probiotik membantu menambah jumlah bakteri baik, sedangkan prebiotik membantu mendukung pertumbuhan bakteri tersebut sehingga kesehatan pencernaan anak menjadi lebih optimal.
     
  2. Bagaimana sinergi probiotik dan prebiotik membantu daya tahan tubuh anak?
    zPeran penting daya tahan tubuh sangat dipengaruhi oleh kondisi mikrobiota usus yang seimbang. Sinergi probiotik dan prebiotik membantu menjaga keseimbangan tersebut, sehingga sistem imun anak dapat bekerja lebih optimal dalam merespons paparan dari luar. 

Referensi:

Cleveland Clinic. (2023, October 30). Probiotics: What they are, benefits & side effects. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/14598-probiotics

Mantri, A., KlĂŒmpen, L., Seel, W., Krawitz, P., Stehle, P., Weber, B., Koban, L., Plassmann, H., & Simon, M. C. (2024). Beneficial Effects of Synbiotics on the Gut Microbiome in Individuals with Low Fiber Intake: Secondary Analysis of a Double-Blind, Randomized Controlled Trial. Nutrients, 16(13), 2082. https://doi.org/10.3390/nu16132082

Christantyawati, N., Maarif, S., Priyanto, P., Harwiki, W., & Yahya, A. S. (2023). Peran sinbiotik terhadap peningkatan respons imun dan kesehatan sistem pencernaanUniversitas Airlangga. https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/67318

Kumar, S., Mukherjee, R., Gaur, P., Leal, É., Lyu, X., Ahmad, S., Puri, P., Chang, C. M., Raj, V. S., & Pandey, R. P. (2025). Unveiling roles of beneficial gut bacteria and optimal diets for health. Frontiers in microbiology, 16, 1527755. https://doi.org/10.3389/fmicb.2025.1527755

Whisner, C. M., & Castillo, L. F. (2018). Prebiotics, Bone and Mineral Metabolism. Calcified tissue international, 102(4), 443–479. https://doi.org/10.1007/s00223-017-0339-3  

Sung, V., D'Amico, F., Cabana, M. D., Chau, K., Koren, G., Savino, F., Szajewska, H., Deshpande, G., Dupont, C., Indrio, F., Partty, A., & Tancredi, D. (2018). Lactobacillus reuteri to treat infant colic: A meta-analysis. Pediatrics, 141(1), e20171811. https://doi.org/10.1542/peds.2017-1811




Bagikan : Facebook WhatsApp


Artikel Terkait

Lihat Artikel Lainnya