Parenting Corner

Zat Gizi Nutrisi Otak Anak dan Cara Memenuhinya Setiap Hari

09 August 2023

nutrisi perkembangan otak

Nutrisi otak anak mencakup berbagai zat gizi yang berperan dalam mendukung perkembangan dan fungsi otak, seperti protein, zat besi, yodium, kolin, serta asam lemak omega-3. Kebutuhan nutrisi tersebut dapat dipenuhi melalui pola makan bergizi seimbang dengan pilihan makanan yang beragam sesuai usia Si Kecil.

Asupan nutrisi yang cukup penting selama masa pertumbuhan karena otak dan sistem saraf anak masih terus berkembang. Setiap zat gizi memiliki perannya masing-masing, mulai dari mendukung pembentukan dan fungsi sel saraf hingga membantu proses belajar dan perkembangan kognitif Si Kecil.

4 Years Old

Lalu, nutrisi otak anak apa saja yang perlu diperhatikan dan dari makanan apa Moms bisa mendapatkannya? Berikut berbagai zat gizi penting untuk perkembangan otak anak beserta cara memenuhi kebutuhan hariannya.

Kaitan Kesehatan Otak dengan Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh

Tahukah Moms, saluran pencernaan memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh Si Kecil karena sebagian besar sel imun berada di sekitar saluran pencernaan. Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan juga merupakan bagian penting dalam mendukung kesehatan tubuh Si Kecil secara keseluruhan.

Selain itu, ada hubungan interaksi dua arah antara sistem pencernaan dan otak, yang dikenal dengan istilah gut-brain axis. Dengan demikian, kondisi otak akan mempengaruhi sistem pencernaan dan begitu juga sebaliknya.

Maka, selain penting untuk menjaga kesehatan fisik, kesehatan pencernaan juga perlu diperhatikan karena dapat mendukung proses tumbuh kembang dan fungsi otak Si Kecil. Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, Moms dapat memberikan makanan bergizi seimbang dan susu pertumbuhan sebagai pelengkap.

Jenis dan Peran Nutrisi Otak Anak

Perkembangan otak di usia dini (1–3 tahun) sangat penting untuk fungsi kognitif dan kemampuan berpikir Si Kecil di masa depan. Karenanya, penting untuk Moms memenuhi kebutuhan nutrisi otak anak sejak dini. Berikut jenis zat gizi penting untuk otak anak.

Protein

Protein berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Zat gizi ini dibutuhkan untuk membentuk dan memperbaiki sel serta jaringan tubuh, termasuk jaringan otak, sehingga mendukung perkembangan dan fungsi otak Si Kecil.

Karbohidrat

Karbohidrat dipecah menjadi glukosa yang menjadi sumber energi utama bagi otak. Karena itu, Si Kecil membutuhkan asupan karbohidrat yang cukup untuk mendukung fungsi dan aktivitas otaknya.

Kolin

Kolin dibutuhkan dalam perkembangan otak usia dini, khususnya pada bagian otak yang berperan dalam perkembangan kognitif, daya ingat, dan kemampuan belajar jangka panjang anak.

Zinc

Zinc diperlukan untuk membentuk struktur otak yang akan mengatur komunikasi antarsaraf otak. Kekurangan zinc dapat mempengaruhi daya ingat Si Kecil.

Zat besi

Zat besi berfungsi mengirim oksigen ke jaringan otak, berperan dalam pembentukan DNA, serta membantu proses metabolisme energi, pembentukan selubung sel saraf yang disebut selubung mielin, dan produksi neurotransmiter.

Yodium

Asupan yodium penting untuk produksi hormon tiroid yang berfungsi mendukung perkembangan dan fungsi otak. Yodium juga berfungsi untuk mendukung perkembangan kemampuan berpikir dan penalaran.

Vitamin E

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang juga melindungi DHA yang baik bagi otak. Selain itu, vitamin E juga ditemukan pada bagian otak yang berhubungan dengan daya ingat, penglihatan, pendengaran, perkembangan bahasa, dan kemampuan belajar.

Vitamin B

Masing-masing vitamin B kompleks memiliki peran bagi perkembangan otak. Berikut rinciannya.

  • Vitamin B1 membantu menghasilkan energi dengan mendukung pemanfaatan glukosa oleh jaringan saraf.
  • Vitamin B9 melindungi otak selama masa perkembangannya dan membantu meningkatkan daya ingat.
  • Vitamin B6 berperan dalam pembentukan sejumlah neurotransmiter.
  • Vitamin B12 terlibat dalam pembentukan sejumlah neurotransmiter, mendukung fungsi kognitif dan bahasa, serta membantu fungsi lobus frontal, bagian otak yang berperan dalam perencanaan, pengambilan keputusan, pengendalian diri, dan pemecahan masalah.

Folat

Folat dibutuhkan untuk mengembangkan daya ingat dan kemampuan untuk fokus. Penelitian menyebutkan bahwa ada efek positif dalam perkembangan otak anak yang ibunya mendapat cukup asupan folat pada masa kehamilan, termasuk dalam kemampuan emosionalnya.

Asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3, khususnya DHA, merupakan salah satu komponen penting dalam membran sel otak dan berperan dalam mendukung perkembangan serta fungsi sistem saraf. DHA juga membantu menjaga struktur dan fungsi sel saraf sehingga mendukung komunikasi antarsel saraf di dalam otak.

Lemak sehat

Zat gizi ini dibutuhkan untuk mendukung pembentukan struktur otak, membentuk selubung saraf mielin, serta meningkatkan fokus dan daya ingat. Lemak juga berperan dalam membantu proses penyerapan nutrisi vitamin yang penting untuk kesehatan sistem saraf.

Makanan Sumber Gizi untuk Otak Anak

Cara memenuhi nutrisi otak anak yang paling sederhana adalah memberikan Si Kecil makanan bergizi seimbang. Berikut adalah beberapa contoh makanan yang mengandung zat gizi penting yang dibutuhkan otak anak.

Baca Juga: Kebutuhan DHA pada Anak

Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan ikan kembung memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi, khususnya DHA dan EPA, yang penting untuk pembentukan sistem saraf pusat dan mendukung perkembangan kognitif.

Telur

Telur merupakan sumber kolin yang berfungsi menguatkan daya ingat serta meningkatkan kemampuan belajar. Selain kolin, telur juga mengandung selenium dan vitamin D yang sama pentingnya.

Daging

Daging mengandung zat besi yang membantu menyuplai oksigen ke otak. Daging tanpa lemak, seperti ayam dan kalkun, serta makanan laut, seperti tuna dan kerang, merupakan sumber zat besi yang baik. Daging juga kaya kandungan protein hewani yang penting untuk pembentukan sel otak.

Buah-buahan

Buah beri-berian mengandung antosianin dan flavonoid lainnya, yang terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Stres oksidatif dan peradangan dapat berdampak buruk pada sistem saraf. Mengonsumsi sumber antioksidan merupakan salah satu cara melindungi kesehatan otak dan saraf.

Kacang-kacangan

Kacang dan biji-bijian kaya akan nutrisi yang mendukung perkembangan otak anak. Kacang mengandung vitamin, mineral, dan lemak sehat yang dapat meningkatkan daya ingat serta fungsi kognitif.

Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan kale, berperan dalam mendukung perkembangan otak anak. Sayuran kaya akan nutrisi yang membantu fungsi kognitif dan melindungi otak yang sedang berkembang sekaligus merupakan bagian penting dari pola makan sehat.

Pangan fortifikasi

Penambahan kandungan nutrisi seperti vitamin dan mineral ke dalam produk pangan, seperti susu, tepung, dan sereal, melalui proses fortifikasi memberikan zat gizi tambahan yang dapat membantu mencegah kekurangan gizi tertentu, misal zat besi.

Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi Otak Anak

Mencukupi kebutuhan nutrisi otak Si Kecil dapat dilakukan dengan memberikannya menu makanan yang mengandung gizi seimbang setiap hari. Pastikan setiap porsi makanan Si Kecil mengandung protein, karbohidrat, vitamin, serta mineral.

Moms bisa menerapkan prinsip Isi Piringku sebagai cara mencukupi nutrisi anak dan memastikan Si Kecil mendapat asupan bahan makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang.

Menurut pedoman Isi Piringku, setengah bagian piring diisi dengan sayur dan buah, sedangkan setengah bagian lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk-pauk. Makanan pokok merupakan sumber karbohidrat, seperti nasi, kentang, dan roti, sedangkan lauk-pauk merupakan sumber protein, seperti daging, ayam, ikan, telur, tahu, atau tempe.

Cara Menilai Kecukupan Gizi untuk Otak Anak

Menilai kecukupan gizi untuk mendukung perkembangan otak anak tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan satu gejala, tetapi perlu melihat pola makan anak dan kurva pertumbuhan anak secara keseluruhan.

Pola makan anak yang sehat ditandai dengan porsi makan sesuai usia, menu makanan bergizi seimbang, dan jadwal makan yang teratur.

Sementara itu, kurva pertumbuhan anak dapat dilihat dari perubahan berat badan, panjang atau tinggi badan, serta lingkar kepala dari waktu ke waktu. Pola pertumbuhan yang mengikuti jalur pertumbuhan sesuai usia dapat menjadi salah satu indikator bahwa Si Kecil tumbuh dengan baik.

Kondisi Kekurangan Nutrisi yang Perlu Evaluasi Medis

Kekurangan nutrisi tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas sehingga penting untuk memperhatikan pola makan, pertumbuhan, dan perkembangan Si Kecil. Jika Moms khawatir Si Kecil tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sebaiknya konsultasikan kondisinya dengan dokter sebelum memberikan suplemen.

Beberapa kondisi yang perlu mendapat perhatian adalah sebagai berikut.

  • Picky eating berat, yaitu ketika anak sangat membatasi jenis makanan yang dikonsumsi sehingga berisiko tidak mendapatkan zat gizi yang cukup.
  • Anemia, terutama anemia akibat kekurangan zat besi, yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin untuk membawa oksigen.
  • Gangguan pertumbuhan, yang dapat terlihat dari pola pertumbuhan berat badan atau tinggi badan yang tidak sesuai dengan pola pertumbuhan yang diharapkan.
  • Keterlambatan perkembangan, yaitu ketika Si Kecil belum mencapai kemampuan atau milestone perkembangan yang diharapkan sesuai usianya.

Selain memberikan Si Kecil makanan yang dapat mendukung perkembangan dan kesehatan otak, Moms juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil dengan memberikan susu pertumbuhan yang tepat, seperti LACTOGROW.

LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri* dan 0g sukrosa. LACTOGROW diperkaya dengan inulin, DHA, ARA, omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil. Inulin merupakan serat prebiotik yang dapat membantu mendukung keseimbangan mikrobiota usus dan kesehatan saluran cerna. Pencernaan yang sehat berperan penting dalam proses penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Yuk, dukung kesehatan pencernaan Si Kecil dengan LACTOGROW!

Demikian penjelasan seputar jenis nutrisi otak anak serta cara untuk memenuhinya setiap hari. Semoga artikel ini dapat membantu Moms dan juga Si Kecil, ya.

*Nestle adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.

FAQ Tentang Zat Gizi Nutrisi Otak Anak

1. Bagaimana cara memastikan asupan nutrisi otak anak tercukupi setiap hari?

Asupan nutrisi yang mendukung perkembangan otak anak dapat dipenuhi dengan memberikan makanan bergizi seimbang dan bervariasi yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral sesuai kebutuhan usianya.

2. Apa tanda anak kekurangan nutrisi penting untuk perkembangan otak?

Kekurangan nutrisi tertentu dapat berdampak pada tumbuh kembang anak, misalnya pertumbuhan yang kurang optimal, mudah lelah, atau gangguan konsentrasi dan belajar. Namun, tanda-tanda tersebut juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor lain sehingga perlu dinilai secara menyeluruh.

Sumber:

  • Baby brain food: 7 foods to fuel brain development - UCLA Health. Retrieved on August 31 2026 from https://www.uclahealth.org/news/article/baby-brain-food-7-foods-to-fuel-brain-development
  • Gao, Q., Zhou, Y., Chen, Y., Hu, W., Jin, W., Zhou, C., … Lin, W. (2025). Role of iron in brain development, aging, and neurodegenerative diseases. Annals of Medicine, 57(1). https://doi.org/10.1080/07853890.2025.2472871
  • 5 Health Benefits of Iodine - Cleveland Clinic. Retrieved on August 31 2026 from https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-iodine
  • Nutrition & Brain Development - Pediatric Oncall. Retrieved on August 31 2026 from https://www.pediatriconcall.com/articles/nutrition/nutrition-brain-development/nutrition-brain-development-patient-education
  • Good Fats for Healthy Brains - The Pediatric Naturopath. Retrieved on August 31 2026 from https://thepaediatricnaturopath.com.au/good-fats-for-healthy-brains/
  • 8 Foods to Boost Child Brain Health - HML Functional Care. Retrieved on August 31 2026 from https://hmlfunctionalcare.com/8-foods-to-boost-child-brain-health/
  • 7 Brain-Boosting Foods for Children - Mount Elizabeth. Retrieved on August 31 2026 from https://www.mountelizabeth.com.sg/health-plus/article/brain-foods-kids
  • Why Fortify? - Food Fortification Initiative. Retrieved on August 31 2026 from https://ffinetwork.org/children/
  • Isi Piringku, Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian - Kemenkes. Retrieved on August 31 2026 from https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang
  • Nutrition for kids: Guidelines for a healthy diet - Mayo Clinic. Retrieved on August 31 2026 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/nutrition-for-kids/art-20049335
  • Growth Charts - Kids Health. Retrieved on August 31 2026 from https://kidshealth.org/en/parents/growth-charts.html
  • Picky Eating: What’s Normal and What’s Not - Child Mind Institute. Retrieved on August 31 2026 from https://childmind.org/article/more-than-picky-eating/
  • Iron deficiency anemia - Mayo Clinic. Retrieved on August 31 2026 from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034
  • Growth Faltering (Formerly Known as Failure To Thrive) - Cleveland Clinic. Retrieved on August 31 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/failure-to-thrive
  • Developmental Delay in Children - Cleveland Clinic. Retrieved on August 31 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14814-developmental-delay-in-children



Disclaimer

Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.

Bagikan : Facebook WhatsApp