Waktu baca: 2 menit
Ditulis Oleh: Tim Penulis
Ditinjau Oleh: Mifta Novikasari S.P. M.K.M
Moms, menjaga asupan gizi anak tentu penting dilakukan agar proses tumbuh kembang anak berjalan dengan baik sesuai tahap usianya.
Karena itu, Moms perlu memastikan Si Kecil mendapat asupan gizi seimbang setiap harinya. Memang seringkali Moms dihadapi dengan berbagai kendala. Tetapi Moms tentu ingin mencari berbagai cara untuk memastikan Si Kecil grow happy, bukan?
Kendala dalam Memastikan Asupan Gizi Anak Terpenuhi
Memenuhi asupan gizi Si Kecil tetap terpenuhi sering kali tidak mudah. Ada beberapa kendala yang mungkin Moms temui seperti berikut ini:
1. Picky eater
Salah satu kendala yang sering para Moms alami adalah ketika Si Kecil menjadi picky eater atau suka pilih-pilih makanan. Kebiasaan makan yang terbatas dapat membuat orang tua khawatir karena variasi makanan yang kurang berpotensi memengaruhi kecukupan asupan gizi anak.
Untuk mengatasi anak yang picky eater memang tidak bisa instan Moms. Memperkenalkan makanan baru mungkin memerlukan beberapa kali percobaan secara bertahap, karena setiap anak memiliki proses adaptasi yang berbeda.
Dalam mengenalkan makanan baru juga mulailah dengan porsi kecil dan didampingi oleh jenis makanan yang disukai oleh anak. Jika Si Kecil menolak, Moms bisa mencobanya di lain waktu.
2. GTM
Kendala lain yang sering Moms keluhkan adalah gerakan tutup mulut atau GTM. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kondisi ini muncul ketika Si Kecil sedang disuapi tapi enggan membuka mulut. Bahkan, jika mau membuka mulut, Si Kecil sering melepeh, menyembur, atau mengemut makanannya.
Penyebab GTM cukup bervariasi, mulai dari bosan, sakit, sedang tidak lapar, atau trauma. Untuk menyiasatinya, Moms harus mengetahui penyebab GTM terlebih dahulu. Misalnya, pada anak yang sedang tidak lapar, Moms perlu membuat jadwal makan yang jelas agar Si Kecil mengenal sinyal lapar kenyang. Menciptakan suasana makan yang menyenangkan seperti makan bersama keluarga juga bisa menjadi salah satu cara yang membantu mengatasi kondisi tersebut. Moms juga tidak perlu memaksa Si Kecil agar anak tidak trauma.
3. Alergi makanan
Di sisi lain, Moms juga perlu waspada untuk mengenali alergi makanan. Gejala alergi dapat berupa reaksi kulit seperti ruam atau gatal, pembengkakan, serta pada beberapa kasus melibatkan gejala saluran cerna atau pernapasan.Pada kasus berat, alergi makanan juga bisa mengancam nyawa anak. Karena itu, jika ada tanda-tanda alergi makanan, Moms perlu segera hentikan pemberian menu makanan dan segera hubungi dokter.
Baca Juga: Susu untuk Pencernaan Anak
7 Tips Menjaga Asupan Gizi Anak
Berikut ini beberapa tips untuk menjaga asupan gizi anak setiap hari:
1. Buat menu makan dengan gizi seimbang
Bingung seperti apa yang disebut asupan gizi anak yang seimbang? Moms bisa merujuk pada program Isi Piringku dari Kementrian Kesehatan RI. Yaitu menu yang terdiri dari makanan pokok sumber karbohidrat, lauk hewan maupun nabati sebagai sumber protein, dan buah-buahan dan sayuran sebagai sumber vitamin, mineral, serta serat. Jangan lupa untuk menggunakan sumber pangan yang bervariasi dalam menyiapkan menu harian bagi anak, ya.
2. Menyertakan camilan sehat
Untuk membantu memenuhi asupan gizi anak setiap hari, Moms dapat menyajikan menu camilan sehat bagi Si Kecil. Dengan begitu, camilan bukan hanya untuk mengganjal perut Si Kecil, tetapi juga sebagai sumber asupan gizi anak yang membantu melengkapi apabila ada asupan yang belum didapat anak dari menu makan pokoknya.
3. Lengkapi dengan susu
Susu dapat menjadi salah satu sumber makro dan mikronutrien, seperti protein dan kalsium, yang dapat melengkapi asupan gizi anak dalam pola makan seimbang. Diantaranya adalah protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel dan jaringan tubuh anak dan juga kalsium serta fosfor yang penting dalam mendukung kesehatan tulang dan gigi. Moms dapat menyajikan susu dalam bentuk minuman, atau mengolahnya lagi menjadi menu tertentu.
4. Buat jadwal makan
Jadwal makan yang rutin akan membantu anak makan dengan lebih teratur. Pastikan pula untuk tidak memberi camilan menjelang waktu makan. Jika waktu makan camilan Si Kecil terlalu dekat dengan waktu makannya, ia bisa menjadi terlalu kenyang dan justru tak menghabiskan menu makanan pokoknya.
5. Batasi gula tambahan
Si Kecil sudah mendapatkan asupan gula alami dari berbagai bahan pangan yang ia santap. Misalnya dari buah, sayuran, nasi, dan sebagainya. Jadi sebaiknya hindari gula tambahan agar asupan gula Si Kecil tidak jadi berlebih.
6. Terapkan kebiasaan makan yang baik dalam keluarga
Misalnya dengan membatasi penggunaan gadget saat waktu makan dan kebiasaan makan bersama keluarga. Rutinitas makan bersama seluruh anggota keluarga akan membantu memenuhi asupan gizi anak setiap hari. Karena melalui rutinitas ini Si Kecil bisa melihat sendiri dan mencontoh kebiasaan makan sehat dari orang tuanya. Jadi, jangan lupa kalau Moms juga harus jadi teladan bagi Si Kecil, ya.
7. Melibatkan anak dalam menyiapkan menu sehat
Cara lain yang dapat Moms terapkan adalah melibatkan Si Kecil dalam menyiapkan menu sehat di rumah. Mulai dari menyusun menu, berbelanja, dan bahkan menyiapkan masakan. Tentunya disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak ya, Moms. Cara ini akan membuat anak semakin semangat dan happy pada waktu makan sehingga asupan gizi anak dapat terpenuhi.
Untuk memastikan asupan gizi anak terserap oleh tubuhnya, jangan lupa untuk menjaga kesehatan pencernaan Si Kecil juga ya, Moms.
Kesehatan saluran pencernaan berperan dalam proses penyerapan zat gizi, meskipun dipengaruhi juga oleh berbagai faktor lainnya.
Strategi Meal Prep untuk Pastikan Asupan Gizi Si Kecil Terpenuhi
Menyiapkan menu sehat dapat menghemat waktu dan tenaga, bahkan bisa menjadi momen hangat bagi keluarga jika Moms melibatkan ayah dan Si Kecil. Trik ini disebut strategi meal prep. Simak strategi berikut:
1. Perencanaan menu dapat membantu memastikan variasi dan keseimbangan asupan gizi anak. Rencanakan menu mingguan dan berbelanja bahan makanan pada akhir pekan.
2. Siapkan bahan makanan, cuci dan potong sayuran serta buah lebih awal agar efisien saat akan diolah.
3. Masak dalam jumlah besar, lalu simpan di dalam wadah yang sudah diberi label.
4. Libatkan Si Buah Hati sesuai usianya, misalnya dengan mengajaknya mencuci sayuran.
Contoh porsi makanan dapat disesuaikan dengan usia, kebutuhan, dan nafsu makan anak.
Setelah menentukan menu per porsi, Moms bisa mengalikannya untuk beberapa kali makan. Dengan begitu, Moms bisa membuat menu makanan berbeda setiap hari karena menu yang sama bisa dimasak di lain hari.
Meal prep dapat membantu orang tua merencanakan dan mengatur asupan makanan agar lebih terstruktur. Asupan serat berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan, yang berkaitan dengan fungsi tubuh secara keseluruhan, termasuk sistem imun. Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian, Moms dapat memberikan Lactgrow untuk anak usia 1–3 tahun.
Lactogrow satu-satunya susu pertumbuhan yang mengandung L. reuteri, juga 0 gr sukrosa. Lactogrow dukung pencernaan sehat si kecil agar nutrisinya terserap optimal. Selain itu Lactogrow juga diperkaya dengan DHA, minyak ikan omega 3&6 yang mendukung perkebangan kognitif anak, serta dilengkapi 13 vitamin dan 7 mineral untuk membantu menunjang tumbuh kembang si kecil secara menyeluruh
Pertanyaan Seputar Asupan Gizi Anak
1. Bagaimana cara menghitung asupan gizi anak yang cukup?
Gunakan pedoman "Isi Piringku" dari Kementerian Kesehatan atau melihat anjuran AKG anak balita. Pastikan ada variasi seimbang antara karbohidrat, lauk pauk, dan sayuran di piringnya agar ia tumbuh optimal.
2. Mengapa asupan gizi tidak boleh kurang dari AKG?
Pemenuhan AKG berperan dalam mendukung fungsi organ dan perkembangan anak secara keseluruhan.
Kekurangan gizi dalam jangka panjang merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap gangguan pertumbuhan seperti stunting.
Referensi:
- Ong, C., Phuah, K. Y., Salazar, E., & How, C. H. (2014). Managing the 'picky eater' dilemma. Singapore medical journal, 55(4), 184–190. https://doi.org/10.11622/smedj.2014049
- 6 tips for dealing with picky eaters - Mayo Clinic Health System. Retrieved on May 10th 2026 from https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/6-tips-for-dealing-with-picky-eaters
- Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita - IDAI. Retrieved on May 10th 2026 from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita
- Bisakah Alergi Makanan Sembuh? - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes. Retrieved on May 10th 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4078/bisakah-alergi-makanan-sembuh
- Pentingnya Membuat Meal Plan dan Makan Bersama Keluarga - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes. Retrieved on May 10th 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/731/pentingnya-membuat-meal-plan-dan-makan-bersama-keluarga