6 jenis bermain

Luar biasa ya Mom, melihat si Kecil menjadikan setiap momen sebagai ajang bermain! Bahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui bahwa bermain adalah hak dasar anak. Jadi, memang sangat penting utuk si Kecil.

Bermain adalah salah satu proses belajar utama bagi si Kecil. Kadang-kadang, ada kalanya ia jatuh atau melakukan kesalahan. Tapi, itu bagian dari proses. Selama aman, sebaiknya biarkan si Kecil mencoba sendiri, terutama jika sudah terlihat siap.

Ada enam jenis bermain utama dan semuanya berperan penting dalam tumbuh kembang si Kecil yang sehat dan bahagia. Yuk, kenali satu per satu!

icon

Menyusun, menumpuk, mengelompokkan, dan membangun

Jenis bermain ini bantu mengenal bentuk dan ukuran benda, serta memahami bagaimana benda-benda itu saling berhubungan.

icon

Membongkar atau merusak

Melihat benda-benda jatuh atau hancur akan memberi pengalaman pada si Kecil dalam memahami struktur. Juga, mempelajari akibat dari tindakannya dalam konteks sosial.

icon

Petak umpet dan cilukba

Para ahli percaya permainan seperti cilukba membantu si Kecil mulai memahami hubungan sosial dan belajar mengatur emosinya.

icon

Permainan fisik

Berlari, melompat, dan bergelantungan adalah bagian dari eksplorasi tubuh si Kecil. Ini membantu perkembangan keterampilan motorik dan mengenal kemampuan gerak tubuhnya.

icon

Bermain peran (simbolik)

Tahukah Mom? Bermain pura-pura bisa membantu si Kecil belajar mengatur emosi. Biasanya, ia meniru apa yang dilihat di sekitar.

icon

Bemain peran yang interaktif

Jenis bermain ini bisa mendukung perkembangan keterampilan sosial. Hari ini si Kecil bisa jadi penyanyi, besok berubah menjadi pahlawan super!

Kembali
Lanjut