Anak zaman sekarang lebih sering terpapar TV, media digital, dan video game dibandingkan sebelumnya. Studi menunjukkan terlalu banyak waktu layar bisa menghambat perkembangan kemampuan berbahasa. Wah, hati-hati!
Tapi tenang aja, Mom. Panduan WHO tentang waktu layar pasif menurut usia bisa jadi acuan yang bagus. Yuk, kita cek bareng-bareng!
Diingat ya, Mom
Aku sebaiknya tidak menggunakan layar atau media sosial (kecuali untuk ngobrol dengan teman dan keluarga)
Pros : Mom, saat aku 18–24 bulan:
Aku boleh menonton TV maksimal satu jam per hari
Kalau menonton, sebaiknya hanya acara anak-anak
Kalau menonton, lebih baik kita tonton bersama
Pros : Mom, saat aku 2–5 tahun:
Aku bisa menonton acara anak dan menggunakan aplikasi
Aku punya waktu layar maksimal satu jam per hari
Saat pakai aplikasi, kita sebaiknya lihat bareng, ya!
Diingat ya, Mom
Diingat ya, Mom
Aku sebaiknya tidak menggunakan layar atau media sosial (kecuali untuk ngobrol dengan teman dan keluarga)
Pros : Mom, saat aku 18–24 bulan:
Aku boleh menonton TV maksimal satu jam per hari
Kalau menonton, sebaiknya hanya acara anak-anak
Kalau menonton, lebih baik kita tonton bersama
Pros : Mom, saat aku 2–5 tahun:
Aku bisa menonton acara anak dan menggunakan aplikasi
Aku punya waktu layar maksimal satu jam per hari
Saat pakai aplikasi, kita sebaiknya lihat bareng, ya!