Ngobrol dengan si Kecil: do's & don'ts

Si Kecil sedang menyerap banyak hal secepat kilat sekarang! Jadi, untuk membantunya belajar berbicara, membayangkan sesuatu, dan menggunakan imajinasinya, ajak dia ngobrol sesering mungkin sepanjang hari dan luangkan waktu untuk membaca buku bersama.

Menyeimbangkan waktu ngobrol yang cukup sambil membatasi waktu layar memang agak rumit. Saatnya kita ulas lagi bersama!

DON'T

1 dari 6

Ajak si Kecil bicara sesering mungkin

2 dari 6

Menegur tegas jika dia salah. Misalnya, saat si Kecil mengatakan "mau didur", padahal maksudnya adalah "mau duduk". Langsung bilang itu salah.

3 dari 6

Sebutkan nama benda terlebih dulu (mobil) sebelum mendeskripsikannya (putih).

4 dari 6

Bacakan buku bergambar sesering mungkin dan bicarakan apa yang terjadi di dalam cerita.

5 dari 6

Terus stimulasi si Kecil dengan membiarkannya menatap layar dalam waktu lama.

6 dari 6

Untuk anak usia 2 tahun, batasi waktu layar maksimal satu jam per hari dan gunakan waktunya untuk menonton bersama.
DO

Pilihan Mom sudah benar!

Belum tepat ya, Mom!

Diingat ya, Mom

Do's:

Ajak si Kecil bicara sesering mungkin

Sebutkan nama benda terlebih dulu (mobil) sebelum mendeskripsikannya (putih).

Bacakan buku bergambar sesering mungkin dan bicarakan apa yang terjadi di dalam cerita.

Untuk anak usia 2 tahun, batasi waktu layar maksimal satu jam per hari dan gunakan waktunya untuk menonton bersama.

Diingat ya, Mom

Don'ts:

Jangan terlalu kaku terhadap kesalahan. Kalau si Kecil salah, cukup ulangi dengan benar, misalnya: “Mau tidur, ya”.

Jangan terus-menerus stimulasi si Kecil dengan membiarkannya menatap layar dalam waktu lama.

Diingat ya, Mom

Do's:

Ajak si Kecil bicara sesering mungkin

Sebutkan nama benda terlebih dulu (mobil) sebelum mendeskripsikannya (putih).

Bacakan buku bergambar sesering mungkin dan bicarakan apa yang terjadi di dalam cerita.

Untuk anak usia 2 tahun, batasi waktu layar maksimal satu jam per hari dan gunakan waktunya untuk menonton bersama.

Don'ts:

Jangan terlalu kaku terhadap kesalahan. Kalau si Kecil salah, cukup ulangi dengan benar, misalnya: “Mau tidur, ya”.

Jangan terus-menerus stimulasi si Kecil dengan membiarkannya menatap layar dalam waktu lama.