Kalender Mingguan Kehamilan

Kehamilan Minggu Ke-3: Perkembangan dan Pola Makan

20 April 2023

Janin berkembang dari sekitar 0,4 mm pada awal minggu menjadi 1,5-2,5 mm di akhir minggu. Simak perkembangan dan pola makan janin minggu ke-3.

 

Jantungnya sudah berdetak! Hanya berupa setitik kecil, janin yang ada di dalam rahim ibu saat ini sudah terbentuk dari tiga lapisan sel yang akan membentuk berbagai bagian tubuhnya. Ilmu pengetahuan sangat luar biasa - lapisan dalam, endoderm, akan memunculkan organ-organ saluran pencernaan, hati, pankreas, dan organ-organ sistem pernapasannya. Lapisan luar, ektoderm, akan membentuk sistem saraf dan organ yang berbeda serta kulit, kuku dan rambut. Lapisan ketiga akan membentuk sebagian besar struktur kerangka, jantung, saluran kemih dan organ seksual. Di tengah-tengah mesoderm terdapat notochord, yang akan berfungsi sebagai tulang punggung sementara dan tempat terbentuknya sistem saraf pusat, otak, dan kepala pada calon bayi. Janin berkembang dari sekitar 0,4 mm pada awal minggu menjadi 1,5-2,5 mm di akhir minggu.

 

NUTRISI

 

Menjaga tubuh dan konsumsi makanan Ibu lebih penting dari biasanya. Satu pertanyaan yang muncul adalah "Apakah saya perlu makan untuk dua nyawa?" Tidak, ibu hamil tidak perlu "makan untuk dua nyawa", yang artinyadua kali lebih banyak dari biasanya. Tetapi Ibu harus memilih makanan berkualitas tinggi yang mengandung semua nutrisi penting. Dua nutrisi yang penting untuk perkembangan janin pada tahap awal kehamilan adalah asam folat dan zat besi.

 

Asam folat membantu mengurangi risiko cacat lahir serius pada tulang belakang dan otak yang disebut cacat tabung saraf. Hal ini juga membantu tubuh membentuk sel - sel baru. Jenis sayuran berdaun hijau gelap, seperti kangkung dan bayam sangat kaya akan asam folat. Kacang kering dan kacang polong, jeruk, sereal yang diperkaya dengan asam folat, dan biji - bijian yang diperkaya asam folat adalah sumber nutrisi tambahan yang baik. Terutama sangat penting pada minggu-minggu awal, asam folat membantu tabung saraf bayi berkembang menjadi tulang belakang dan otak mereka.

 

Zat besi adalah nutrisi penting untuk fokus selama kehamilan, karena tubuh Ibu membutuhkan lebih banyak zat besi dari biasanya. Penambahan nutris bayi di dalam rahim menyebabkan peningkatan volume darah karena pembentukan cadangan janin dan plasenta. Zat besi membantu membawa oksigen melalui darah, dan diperlukan untuk pembelahan sel dan untuk pertumbuhan yang sehat bagi calon bayi. Sumber zat besi terbaik termasuk dari hewan seperti daging merah, ikan, dan unggas. Kacang kering, kacang - kacangan dan lentil, bayam, buah kering, dan sereal sarapan yang diperkaya zat besi juga merupakan sumber yang baik. Makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, tomat, dan stroberi, akan membantu tubuh ibu menyerap zat besi dari sumber non - hewani. Konsultasikan dengan ahli kesehatan jika khawatir bahwa Ibu mungkin tidak memenuhi kebutuhan nutrisi sebelum mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral apa pun.

 

TIPS

 

Ada beberapa makanan yang harus dihindari selama kehamilan. Karena adanya potensi racun, makanan laut mentah dapat menimbulkan risiko bagi janin. Anggap saja ini sebagai ucapan perpisahan sementara untuk kerang, tiram mentah, sushi & sashimi, dan bahkan salmon. Daging yang kurang matang, unggas, dan telur mentah atau kurang matang juga mengandung bakteri yang dapat membahayakan bayi yang sedang berkembang. Jadi, cucilah sayuran dengan bersih dan hindari mayones atau salad yang diberi saus atau saus yang terbuat dari telur mentah.




Bagikan : Facebook WhatsApp


Artikel Terkait