Waktu Baca: 3 menit
Moms, memantau pertumbuhan Si Kecil penting dilakukan untuk memantau apakah anak mengalami berat badan kurang atau malah mungkin mengalami obesitas atau berat badan berlebih. Karena, kedua kondisi ini pastinya dapat mengganggu proses tumbuh kembang dan kesehatan anak. Memantau pertumbuhan anak salah satunya adalah dengan memastikan berat badan anak balita selalu terjaga dengan baik.
Untuk memantau berat badan ideal anak usia 3-4 tahun, saat ini di Indonesia yang digunakan adalah kurva pertumbuhan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Indikatornya bisa dengan berat badan menurut tinggi badan yang akan diinterpretasikan sebagai obesitas, gizi lebih, gizi baik, gizi kurang, dan gizi buruk. Selain itu juga ada indikator lainnya, yaitu berat badan menurut usia yang akan terbagi menjadi kategori berat badan normal, berat badan kurang dan berat badan berlebih.
Jika Si Kecil berusia antara 3 sampai 5 tahun, berdasarkan panduan dari WHO, maka berat badan anak yang ideal berdasarkan usia adalah sebagai berikut.
| Usia | Laki-laki | Perempuan |
| Berat badan normal anak usia 3 Tahun | 14,3 kg | 13,9 kg |
| Berat badan normal anak usia 4 Tahun | 16,3 kg | 16,1 kg |
| Berat badan normal anak usia 5 Tahun | 18,3 kg | 18,2 kg |
Cara Membaca Kurva Pertumbuhan WHO
Apakah Moms sudah mengecek kurva pertumbuhan WHO? Ada banyak garis dan angka, dan bagi sebagian orang mungkin tampak menyusahkan. Tak perlu khawatir, cara cek status gizi anak lewat kurva pertumbuhan WHO sangat mudah.
Sebagai contoh, untuk mengecek tinggi badan idealnya, Moms tinggal menarik garis lurus dari usia Si Kecil di garis bawah (horizontal) menuju angka tinggi badannya di samping (vertikal). Titik temu akan menunjukkan posisi tumbuh kembang Si Kecil. Jika berwarna hijau, tinggi badan si Si Kecil artinya sudah sesuai panduan.
Adapun garis melengkung disebut persentil yang membandingkan tinggi anak-anak dalam rentang usia yang sama. Bayangkan ada 100 anak perempuan seusia Si Kecil (24 bulan) yang dikumpulkan dalam satu ruangan. Jika persentil Si Kecil 80, artinya tingginya sama dengan 80 orang lain, sedangkan 20 orang lainnya lebih tinggi.
Perbedaan Berat Badan Ideal dengan Berat Badan Sehat
Moms pasti senang melihat berat Si Kecil sesuai dengan tabel BB anak 3 tahun di atas, yang menandakan sehat. Namun, Moms juga perlu memperhatikan bahwa berat badan perlu seimbang dengan usia dan tinggi badan ideal balita agar status gizinya akurat.
Moms bisa mengecek statusnya dengan kalkulator body mass index (BMI). Sebagai contoh, anak laki-laki usia 3 tahun dengan berat 13 kg, tinggi 92 cm, skor BMI-nya adalah 44. Dengan sentil antara 2 dan 90, skor tersebut tergolong sehat.
Selain asupan gizi, pastikan juga Moms memenuhi faktor lain yang memengaruhi berat badannya, seperti kualitas tidur yang baik, lingkungan yang bebas stres, serta berat-ringannya aktivitas Si Kecil.
Baca Juga: Apakah Berat dan Tinggi Anak Sudah Tercapai?
Sudahkah berat badan ideal anak usia 5 tahun hingga 3 tahun sesuai dengan panduan di atas? Agar berat badan anak normal anak umur 3-5 tahun, yuk dukung Si Kecil agar berat badannya terjaga dan ia selalu sehat. Berikut ini adalah beberapa tips praktis yang dapat Moms coba agar berat badan ideal anak selalu terjaga.
1. Bentuk pola makan sehat
Dapat dilakukan secara bertahap agar bb ideal anak 3-5 tahun terpenuhi, apalagi jika selama ini Si Kecil terlanjur terbiasa dengan makanan atau minuman yang kurang sehat. Mulailah dengan satu kebiasaan makan sehat setiap minggunya, tak perlu sekaligus bersamaan. Misalnya, minggu ini mulai mengganti minuman ringan tinggi gula dengan jus buah segar tanpa gula atau susu dan minggu berikutnya mengganti camilan rendah nutrisi dengan yang lebih sehat.
2. Berikan makanan tinggi kalori<H3, bold>
Anak usia 3-4 tahun membutuhkan sekitar 1.000-1.200 kilo kalori per hari. Namun, jika berat badan Si Kecil masih belum ideal, Moms bisa memberikan tambahan hingga 500 kilokalori. Beberapa jenis makanan tinggi kalori yang direkomendasikan seperti telur, alpukat, pisang, ayam, dan masih banyak lagi.
3. Makan bersama keluarga
Makan bersama keluarga akan membantu membentuk pola makan sehat pada anak. Agar lebih menyenangkan, ajak Si Kecil terlibat dalam proses menyiapkan menu makan sehat keluarga. Dengan cara ini Si Kecil jadi lebih mengenal bahan pangan yang ia santap dan manfaatnya bagi tubuh.
4. Aktif bergerak
Dorong Si Kecil untuk aktif bergerak setidaknya 60 menit setiap hari yang dapat dilakukan melalui berbagai permainan dan aktivitas fisik yang sesuai usia. Aktivitas ini bisa dilakukan secara bertahap sepanjang hari. Melibatkan keluarga seperti berolahraga bersama di akhir pekan juga dapat membantu menumbuhkan kebiasaan hidup aktif pada Si Kecil.
5. Kurangi screen time
Kurangi screen time ya, Moms. Penggunaan gadget akan membuat Si Kecil malas bergerak, sehingga energi dari makanan bertumpuk dalam tubuh yang pada akhirnya dapat mengakibatkan obesitas. Pastikan pula Si Kecil tak memegang gadget di saat istirahatnya agar ia mendapat waktu tidur yang cukup. Untuk menjaga berat badan ideal anak usia 3-4 tahun, misalnya, pastikan Si Kecil tidur 10-14 jam per hari, termasuk tidur siang. Tidur yang berkualitas penting untuk mengatur metabolisme dan tumbuh kembang anak.
Jadilah contoh bagi Si Kecil. Si Kecil belajar dengan meniru, jadi jika Moms ingin Si Kecil melakukan hal-hal di atas, maka Moms juga perlu melakukannya juga, ya.
Moms, selain mendukung perkembangan Si Kecil, menjaga berat badan juga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Contohnya, Kemenkes memberikan tanda waspada jika berat badan balita tidak naik selama dua bulan berturut-turut (2T/D). Ini merupakan red flags dan Moms perlu memeriksakan Si Kecil ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Nah, selain menerapkan pola makan sehat, pemenuhan nutrisi yang seimbang juga penting untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, Moms dapat memberikan LACTOGROW 3 sebagai susu pertumbuhan untuk anak usia 1–3 tahun. Sementara itu, LACTOGROW 4 dapat menjadi pilihan susu untuk anak usia di atasnya sebagai bagian dari konsumsi harian.
Dalam segelas susu LACTOGROW, Si Kecil mendapatkan manfaat dari L. reuteri yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan, serta serat pangan (inulin). Selain itu, juga dilengkapi dengan 13 vitamin dan 7 mineral, yang merupakan sumber zat besi dan tinggi vitamin C untuk mendukung daya tahan tubuh, serta tinggi kalsium dan vitamin D untuk membantu pertumbuhan tulang. Kandungan protein, minyak ikan, serta omega 3 & 6 turut melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil.
LACTOGROW 3 tersedia untuk anak usia 1–3 tahun dalam varian rasa Original (350–750 gram), Madu (180 gram–1 kg), dan Vanilla (350 gram–1 kg).
Yuk Moms, lengkapi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil dengan pilihan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya!
Pertanyaan Seputar Berat Badan Ideal Anak 3-4 Tahun
1. Berapa berat badan normal anak usia 3-4 tahun?
Berdasarkan panduan WHO, berat badan ideal anak usia 3-4 tahun umumnya berada di kisaran 13,9 kg hingga 16,3 kg, tergantung pada jenis kelaminnya.
2. Bagaimana jika berat badan anak di bawah kurva KMS?
Periksa kembali menu makanan Si Kecil dan konsultasikan ke dokter. Pastikan Moms memberikan asupan nutrisi lengkap yang baik untuk pencernaan.
Referensi:
1. Growth charts: Understanding the results (ages 2 to 4) - Baby Center. Retrieved 7th May 2026, from https://www.babycenter.com/child/development/growth-charts-understanding-the-results-ages-2-to-4_65355
2. Child healthy growth and weight - Healthier Families - NHS. Retrieved 7th May 2026, from https://www.nhs.uk/healthier-families/child-healthy-growth-weight/
3. Bagaimana Mengatasi Berat Badan Kurang pada Anak - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes. Retrieved 7th May 2026, from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2034/bagaimana-mengatasi-berat-badan-kurang-pada-anak
4. Catching Zzzs: The Importance of Sleep in Managing a Child’s Weight - Nationwide childrens. Retrieved 7th May 2026, from https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/700childrens/2019/01/the-importance-of-sleep-in-managing-a-childs-weight
5. Permenkes Nomor 23 Tahun 2014 - Kemenkes. Retrieved 7th May 2026, from https://keslan.kemkes.go.id/unduhan/fileunduhan_1658478391_486124.pdf
Disclaimer
Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.
Artikel Terkait