Parenting Corner

Mengenal Perbedaan Lactobacillus Reuteri dan Lactobacillus Rhamnosus

17 December 2020

perbedaan lactobacillus reuteri dan lactobacillus rhamnosus

Moms tentu sudah pernah mendengar mengenai probiotik, bukan? Probiotik, atau bakteri baik, dibutuhkan untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Namun, tidak semua probiotik bekerja dengan cara yang sama. Perbedaan fungsi tersebut sangat dipengaruhi oleh jenis dan strain bakteri yang digunakan. 

Strain adalah identitas unik dari bakteri. Dua bakteri dengan genus dan spesies yang sama belum tentu memberikan manfaat yang sama. Salah satu hal yang sering membingungkan adalah perbedaan Lactobacillus reuteri dan Lactobacillus rhamnosus, dua jenis bakteri baik bagi tubuh yang banyak digunakan dalam produk probiotik anak.

Lactobacillus reuteri

Lactobacillus reuteri merupakan salah satu jenis bakteri baik yang secara alami ditemukan di saluran cerna manusia. Nama bakteri ini berasal dari Gerhard Reuter, seorang ahli mikrobiologi asal Jerman.

Manfaat Lactobacillus reuteri yang sering diteliti antara lain:

  • Membantu mengurangi keluhan kolik pada bayi
  • Mendukung keseimbangan mikrobiota usus
  • Membantu mengurangi durasi diare akut, termasuk yang berkaitan dengan infeksi rotavirus
  • Membantu mengatasi konstipasi pada anak
  • Memiliki efek anti-inflamasi yang mendukung kesehatan saluran cerna

Penelitian Sung (2013) menunjukkan bahwa pemberian L. reuteri dapat menurunkan durasi menangis pada bayi yang mengalami kolik secara signifikan. Sejalan dengan hal tersebut, World Health Organization (WHO) menempatkan L. reuteri sebagai probiotik dengan tingkat bukti ilmiah tertinggi dalam penanganan kolik infantil berdasarkan hasil uji klinis dan meta-analisis terkini.

Lactobacillus rhamnosus

Berbeda dengan Lactobacillusreuteri, Lactobacillus rhamnosus lebih dikenal karena manfaatnya yang luas, terutama dalam mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan saluran cerna. Strain ini banyak digunakan pada anak maupun orang dewasa, terutama pada kondisi tertentu.

Apa fungsi bakteri Lactobacillus rhamnosus?

  • Membantu memperpendek durasi diare, khususnya akibat infeksi
  • Mendukung sistem imunitas tubuh
  • Membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus setelah penggunaan antibiotik

Cara Memilih Produk Probiotik yang Tepat

Agar manfaat probiotik untuk tubuh dapat dirasakan secara optimal, Moms perlu lebih cermat dalam memilih produk. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Pastikan label mencantumkan strain lengkap

Contohnya Lactobacillus rhamnosus GG atau Lactobacillus reuteri DSM 17938, bukan hanya nama bakterinya saja.

2. Perhatikan jumlah CFU (Colony Forming Unit)

CFU menunjukkan jumlah bakteri hidup dalam produk. Umumnya, produk probiotik anak mengandung jutaan hingga miliaran CFU sesuai rekomendasi produsen dan penelitian.

3. Cek cara penyimpanan produk

Beberapa probiotik perlu disimpan di suhu tertentu agar bakteri tetap hidup dan efektif.

4. Waspadai klaim berlebihan

Pilih produk dengan klaim yang didukung oleh penelitian ilmiah, bukan sekadar janji pemasaran.

Melihat banyaknya peranan bakteri manfaat Lactobacillus bagi kesehatan pencernaan Si Kecil, yuk Moms, pastikan Si Kecil mendapatkannya dalam jumlah yang cukup, ya.

Untuk itu, Moms bisa memberikan susu yang mengandung prebiotik dan probiotik. Selain dapat mengurangi gejala sembelit ketika sudah terjadi, kandungan nutrisi tersebut juga baik untuk kesehatan sistem pencernaan secara khusus, dan kesehatan tubuh secara umum.

LACTOGROW PRO 1+ untuk anak usia 1–3 tahun dan LACTOGROW PRO 3+ untuk anak usia 4–5 tahun adalah satu-satunya susu pertumbuhan dengan Lactobacillus reuteri yang terbukti secara klinis dapat mendukung kesehatan pencernaan anak, diperkaya dengan Omega 3 & 6, prebiotik Inulin, 13 vitamin, dan 7 mineral.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

  1. Apa perbedaan manfaat antara L. reuteri dan L. rhamnosus?
    L. reuteri sering dikaitkan dengan membantu kolik dan kesehatan pencernaan, sedangkan L. rhamnosus dikenal mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi risiko diare.
     
  2. Strain mana yang lebih cocok untuk masalah pencernaan anak?
    Tergantung keluhannya, L. reuteri sering digunakan untuk kolik, sementara L. rhamnosus untuk diare atau infeksi saluran cerna.
     
  3. Bagaimana memilih probiotik berdasarkan kedua jenis ini?
    Pilih sesuai kebutuhan anak dan pastikan produk mencantumkan strain yang jelas serta jumlah CFU yang memadai.

Referensi:

  1. NHS. (2022, November 24). Probiotics. NHS. Retrieved February, 2026, from https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/probiotics 
  2. Mu, Q., Tavella, V. J., & Luo, X. M. (2018). Role of Lactobacillus reuteri in Human Health and Diseases. Frontiers in microbiology, 9, 757. https://doi.org/10.3389/fmicb.2018.00757 
  3. Yang, Y., Sui, J., Liao, W., Wang, S., Pan, D., Sun, G., Gao, P., Xiang, X., & Xia, H. (2025). Clinical Evidence on the Health Benefits and Safety of Probiotic Lacticaseibacillus rhamnosus: A Systematic Review. Probiotics and antimicrobial proteins, 10.1007/s12602-025-10646-8. Advance online publication. https://doi.org/10.1007/s12602-025-10646-8 
  4. The Probiotics Institute by Chr. Hansen. (n.d.). A quick guide for choosing the right probiotic product. Retrieved February, 2026, from https://global.theprobioticsinstitute.com/en/the-science-behind/what-to-look-for
  5. Gutiérrez-Castrellón, P., Indrio, F., Bolio-Galvis, A., Jiménez-Gutiérrez, C., Jimenez-Escobar, I., & López-Velázquez, G. (2017). Efficacy of Lactobacillus reuteri DSM 17938 for infantile colic: Systematic review with network meta-analysis. Medicine, 96(51), e9375. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000009375



Bagikan : Facebook WhatsApp