Parenting Corner

Mengenal Susu Non Laktosa dan Manfaatnya untuk Si Kecil

05 May 2026

susu non laktosa

Waktu Baca: 2 Menit

Susu merupakan salah satu sumber nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak. Namun, pada sebagian anak, konsumsi susu justru memicu keluhan seperti perut kembung, diare, atau nyeri perut. Hal ini bisa terjadi salah satunya karena pengaruh laktosa pada tubuh anak yang tidak bisa dicerna dengan baik. Dalam kondisi ini, Moms mungkin pernah mendengar anjuran untuk mencoba susu non laktosa.

Supaya tidak salah pilih, Moms perlu memahami apa itu susu non laktosa, siapa yang membutuhkannya, serta bagaimana cara memberikannya dengan aman.

Apa Itu Susu Non Laktosa?

Susu non laktosa adalah susu yang laktosanya telah dipecah terlebih dahulu menggunakan enzim laktase menjadi glukosa dan galaktosa. Dengan demikian, kandungan laktosanya menjadi sangat minimal atau hampir tidak ada, sehingga lebih mudah dicerna.

Susu non laktosa ini berbeda dengan susu rendah laktosa ya, Moms. Pada susu rendah laktosa, jumlah laktosa hanya dikurangi, bukan dihilangkan sepenuhnya. Artinya, susu tersebut masih mengandung laktosa dalam jumlah tertentu dan mungkin masih menimbulkan keluhan pada anak yang sensitif.

Siapa yang Dianjurkan Mengonsumsi Susu Non Laktosa?

Susu non laktosa umumnya dianjurkan pada kondisi tertentu: terutama ketika tubuh anak kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu.

1. Intoleransi Laktosa

Salah satu kelompok yang paling membutuhkan susu non laktosa adalah anak dengan intoleransi laktosa. Pada kondisi ini, tubuh anak kekurangan atau tidak memiliki cukup enzim laktase untuk mencerna laktosa. Akibatnya, konsumsi susu biasa dapat menimbulkan keluhan seperti perut kembung, nyeri perut, dan diare. 

Susu non laktosa dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil tanpa memicu keluhan tersebut.

2. Mengalami Diare Tertentu

Susu non laktosa juga dapat direkomendasikan sementara pada anak yang mengalami diare tertentu. Misalnya, saat Si Kecil mengalami infeksi saluran cerna, kondisi peradangan di usus bisa membuat produksi enzim laktase berkurang sementara. Akibatnya, anak kesulitan mencerna laktosa dari susu biasa. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan biasanya membaik saat fungsi usus kembali normal.

Manfaat dan Batasan Susu Non Laktosa untuk Si Kecil

Susu non laktosa menawarkan manfaat utama bagi anak yang mengalami kesulitan mencerna laktosa. Ketika kandungan gula susu (laktosa) telah dipecah, jenis susu ini lebih nyaman di perut, membantu mencegah kembung, nyeri, atau diare akibat intoleransi laktosa. 

Meski demikian, susu non laktosa tidak ditujukan untuk semua anak. Pada anak yang tidak memiliki keluhan pencernaan, susu biasa tetap menjadi pilihan yang baik karena laktosa berperan sebagai sumber energi yang baik. Penggunaan susu non laktosa sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi Si Kecil.

Cara Memilih Susu Non Laktosa yang Tepat

Agar tidak salah pilih, Moms bisa memperhatikan beberapa ciri-ciri susu non laktosa berikut:

  • Pastikan terdapat label “non laktosa” atau “lactose-free” pada kemasan.
  • Sesuaikan dengan usia anak agar nutrisi yang diberikan tepat untuk tahap tumbuh kembangnya.
  • Perhatikan kandungan protein, lemak, serta vitamin dan mineral supaya mendukung pertumbuhan optimal.
  • Cek kadar gula tambahan agar tidak berlebihan dan tetap aman untuk pencernaan anak.

Baca Juga: 6 Manfaat Lactobacillus Reuteri untuk anak  

Cara Transisi ke Susu Non Laktosa dengan Aman

Jika Moms ingin mengganti susu anak, sebaiknya lakukan secara bertahap agar saluran cerna Si Kecil memiliki waktu untuk beradaptasi. Selama masa transisi ini, perhatikan reaksi tubuh Si Kecil, seperti perubahan pada frekuensi buang air besar, konsistensi feses, munculnya kembung, nyeri perut, atau penurunan nafsu makan. Apabila keluhan ringan muncul di awal, hal ini masih bisa menjadi bagian dari proses adaptasi.

Namun, jika keluhan menetap, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti diare berkepanjangan, muntah, atau berat badan tidak naik, Moms sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan jenis susu yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pencernaan anak.

Pilihan Susu Pertumbuhan untuk Pencernaan Normal

LACTOGROW PRO 1+ untuk anak usia 1–3 tahun dan LACTOGROW PRO 3+ untuk anak usia 4–5 tahun adalah satu-satunya susu pertumbuhan dengan Lactobacillus reuteri yang terbukti secara klinis dapat mendukung kesehatan pencernaan anak, diperkaya dengan Omega 3 & 6, prebiotik Inulin, 13 vitamin, dan 7 mineral.

Pertanyaan Seputar Susu Non Laktosa:

  1. Kapan anak perlu diberikan susu non laktosa?
    Anak perlu diberikan susu non laktosa ketika mengalami gejala intoleransi laktosa, seperti perut kembung, diare, mual, atau sakit perut setelah mengonsumsi susu biasa. Pemberian sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis yang tepat.
     
  2. Apa manfaat susu non laktosa untuk anak dengan intoleransi laktosa?
    Susu non laktosa membantu mengurangi keluhan pencernaan karena kandungan laktosanya sudah dihilangkan atau dipecah menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna. Dengan begitu, anak tetap bisa mendapatkan asupan nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan vitamin D tanpa menimbulkan gangguan perut.
     
  3. Bagaimana memilih susu non laktosa yang tepat?
    Pilih susu non laktosa yang sesuai dengan usia anak, memiliki kandungan nutrisi lengkap, dan terdaftar resmi. Perhatikan label “lactose-free” atau “bebas laktosa”, serta pastikan komposisinya mendukung kebutuhan tumbuh kembang anak. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Referensi:

  1. Goosenberg, E., & Afzal, M. (2025). Lactose intolerance. In StatPearls. StatPearls Publishing. In NCBI Bookshelf. National Library of Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532285/
  2. Aierken, K., Xu, Z., Ma, J., & Kawuli, G. (2024). The efficacy of low/lactose-free milk powder in the treatment of lactose intolerance in infants: A protocol for systematic review and meta analysis. Medicine, 103(31), e39098.https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39093773/



Bagikan : Facebook WhatsApp