Waktu Baca: 2 Menit
Perut terasa begah atau kembung mungkin dialami oleh banyak Moms yang tengah hamil. Bahkan, perut terasa begah saat hamil ini bisa terjadi sejak trimester awal hingga trimester akhir.
Biasanya, kembung atau perut begah muncul sekitar minggu ke-10 atau saat usia kehamilan menginjak dua bulan. Terjadinya perut begah atau kembung bisa terus berlangsung selama masa kehamilan, bahkan sampai melahirkan.
Sebenarnya, perut begah saat hamil menjadi sesuatu yang sudah biasa terjadi. Tubuh seseorang mengalami banyak perubahan selama masa kehamilan, termasuk perubahan fisik dan hormonal yang bisa menyebabkan kelebihan gas.
Keluhan Saat Hamil Berdasarkan Trimester
Keluhan begah bisa terasa berbeda di setiap fase kehamilan.:
1. Trimester Pertama
Begah sering berkaitan dengan perubahan hormon yang drastis. Moms mungkin merasa cepat kenyang, mual, atau perut terasa penuh meski baru makan sedikit. Hal yang bisa dilakukan adalah makan dengan porsi kecil namun lebih sering serta memilih makanan yang mudah dicerna.
2. Trimester kedua
Kondisi biasanya sedikit lebih stabil, tetapi rahim yang mulai membesar dapat memicu perut terasa kencang atau tidak nyaman setelah makan. Pada fase ini, menjaga pola makan teratur dan menghindari makan berlebihan dalam satu waktu bisa membantu mengurangi keluhan.
3. Trimester ketiga
Begah umumnya terasa lebih jelas. Janin yang kian membesar akan memberi tekanan lebih besar pada lambung dan kandung kemih, sehingga Moms bisa merasa begah sekaligus lebih sering ingin buang air kecil. Penanganannya berfokus pada kenyamanan, seperti mengatur posisi tubuh dan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi.
Penyebab Perut Begah pada Ibu Hamil
1. Perubahan hormon
Selama trimester pertama kehamilan, tubuh mengalami perubahan hormon progesteron dan estrogen yang meningkat secara signifikan untuk menebalkan lapisan rahim guna mempersiapkan pertumbuhan janin.
Hormon progesteron melemaskan otot-otot dalam tubuh, termasuk otot usus yang bisa memperlambat proses pencernaan. Hal ini bisa menjadi penyebab perut terasa begah saat hamil 2 bulan.
2. Rahim yang membesar
Selain hormon, perut kembung saat hamil bisa juga disebabkan oleh pembesaran rahim yang mulai memenuhi rongga perut, seiring bertambahnya usia kehamilan.
Rahim yang membesar untuk menyesuaikan pertumbuhan janin, dapat memberikan tekanan pada organ di sekitarnya, menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan kelebihan gas.
3. Stres dan cemas berlebih
Ibu hamil yang mengalami stres atau cemas berlebih yang bisa mengakibatkan sistem saraf simpatis memacu adrenalin dan kortisol. Kondisi tersebut bisa meningkatkan tekanan darah dari sistem pencernaan, diantaranya produksi asam lambung meningkat dan menimbulkan begah.
4. Sembelit
Kesulitan buang air besar atau sembelit bisa menyebabkan kembung dan nyeri perut. Kotoran yang tertahan di usus membuat gas lebih sulit untuk melewati dan keluar dari tubuh.
5. Makanan yang dikonsumsi
Sejumlah makanan bisa menyebabkan masalah pencernaan dan perut kembung saat hamil yang disebabkan oleh gas, yang berkontribusi membuat perut semakin terasa begah.
Cara Mengatasi Perut Begah Saat Hamil
Meskipun perubahan tubuh selama kehamilan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, hal ini diperlukan untuk pertumbuhan janin.
Tapi, bukan berarti Moms tidak bisa mengatasi perut kembung saat hamil lho. Berikut beberapa cara mengatasi perut kembung pada ibu hamil:
1. Minum banyak air
Salah satu cara mengatasi perut begah saat hamil adalah dengan minum air dalam jumlah yang banyak. Tubuh yang tetap terhidrasi membantu menjaga sistem pencernaan. Sistem pencernaan yang terjaga dapat membantu menghindari sembelit, yang menjadi penyebab umum gas dan kembung.
2. Konsumsi serat
Mengkonsumsi banyak serat bisa membantu mengurangi terjadinya sembelit. Meski begitu, menambahkan banyak serat dalam diet secara tiba-tiba bisa menyebabkan kelebihan gas. Sehingga, disarankan untuk mengonsumsi serat secara bertahap.
3. Makan dalam porsi kecil tapi sering
Cara mengatasi perut begah saat hamil selanjutnya adalah Ibu hamil bisa menyiasati perut begah, mual dan muntah berlebih dengan makan dalam porsi kecil tapi sering, serta mengurangi makanan berbumbu tajam dan berlemak.
Baca Juga: Perut Kencang saat Hamil: Apakah Wajar?
4. Makan perlahan
Menelan makanan terlalu cepat bisa memungkinkan banyak udara ikut masuk dalam rongga perut. Udara akan mengendap di perut dalam bentuk gelembung gas yang bisa berkontribusi membuat perut terasa kembung. Untuk itu, Moms disarankan untuk makan perlahan.
5. Mengurangi makanan berlemak
Perut begah selama kehamilan bisa dicegah dengan menghindari makanan berlemak, gorengan, biji-bijian, dan sayuran yang memproduksi gas misalnya kol dan brokoli.
Makanan berlemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, yang artinya makanan tersebut cenderung mengendap di usus besar dan menghasilkan gas.
Namun tidak semua makanan berlemak perlu dihindari, karena Moms juga perlu asupan makanan berlemak yang mengandung asam lemak esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin.
6. Konsumsi probiotik
Probiotik bisa membantu mendukung bakteri baik dalam usus, yang membantu melawan sembelit dan gas.
7. Jalan kaki
Ibu hamil disarankan untuk menjaga aktivitas fisik, bisa dengan berjalan-jalan dalam waktu 10-30 menit di luar ruangan. Ini dilakukan untuk membantu menjaga tubuh tetap bergerak dan mengurangi gas dalam tubuh.
8. Minum minuman hangat
Secangkir wedang jahe bisa membantu mengatasi segala macam masalah gastrointestinal selama kehamilan, yang membuat rasa begah dan gas di perut. Meski begitu, menambahkan banyak serat dalam diet secara tiba-tiba bisa menyebabkan kelebihan gas dan menyebabkan perut kembung saat hamil. Sehingga, disarankan untuk mengonsumsi serat secara bertahap.
9. Jarak makan dengan waktu tidur
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat makanan lebih lama bertahan di lambung, sehingga meningkatkan risiko begah dan rasa tidak nyaman. Sebaiknya beri jarak sekitar 2–3 jam antara waktu makan terakhir dengan waktu tidur agar proses pencernaan berjalan lebih optimal.
10. Memperhatikan posisi tubuh
Posisi tubuh berperan penting dalam mengurangi tekanan pada lambung. Setelah makan, Moms dianjurkan untuk duduk tegak dan menghindari langsung berbaring. Saat beristirahat atau tidur, posisi miring ke kiri dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi rasa begah.
11. Memilih sumber protein yang tepat
Protein merupakan salah satu zat gizi penting selama kehamilan dan relatif lebih lama dicerna, sehingga dapat membantu menjaga rasa kenyang tanpa memperparah begah bila dikonsumsi dalam porsi wajar. Moms dapat memilih sumber protein yang lebih mudah dicerna, seperti telur, ikan, tahu, tempe, atau daging tanpa lemak.
12. Membatasi minuman bersoda
Minuman bersoda mengandung gas yang dapat langsung menambah udara di saluran cerna dan memperparah rasa kembung. Oleh karena itu, sebaiknya Moms membatasi atau menghindari konsumsi minuman bersoda selama kehamilan untuk membantu mengurangi perut begah.
Kapan Harus Waspada?
Jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis jika Moms mulai merasakan gejala yang intensitasnya tidak biasa seperti berikut ini:,,
- Muntah yang sangat sering hingga menyebabkan tubuh terasa sangat lemas atau dehidrasi berat
- Penurunan berat badan yang cukup drastis (lebih dari 5 persen dari berat badan awal)
- Muncul rasa pusing yang hebat atau sensasi seperti melayang
- Nyeri perut yang tidak hilang setelah istirahat
- Buang air besar berdarah saat kehamilan
Moms bisa bergabung dengan Lactoclub Community, komunitas eksklusif yang menyediakan berbagai informasi seputar nutrisi, kesehatan, termasuk tips dari para ahli serta panduan yang relevan saat kehamilan.
Pertanyaan Seputar Begah Saat Hamil
- Apa penyebab perasaan begah saat hamil?
Perubahan hormon dan tekanan rahim yang membesar pada saluran pencernaan.
- Bagaimana cara mengurangi begah secara aman?
Makan porsi kecil tapi sering, hindari makanan berlemak, dan tetap aktif ringan.
- Apakah begah bisa memengaruhi kondisi janin?
Umumnya tidak, selama ibu tetap mendapatkan asupan nutrisi cukup.
Referensi:
- Nwadike, V. R. (2020). What Happens During the Trimesters of Pregnancy? Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/calendar
- Nwadike, V. R. (2023). How to Sleep During Pregnancy: Sides, Stomach, and Back. Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleeping-positions-in-pregnancy
- Mariz, F. (2021). When Does Morning Sickness Peak: Understanding Pregnancy Nausea. Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/morning-sickness-peak
- National Health Service. Stomach pain in pregnancy. NHS. https://www.nhs.uk/pregnancy/common-symptoms/stomach-pain/
- Nwadike, V. R., & Ajmera, R. (2022). Bloody Stool During Pregnancy: Causes and Home Treatments. Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/bloody-stool-pregnancy
- What To Expect. (n.d.). Bloating During Pregnancy. What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/bloating.aspx
- Cowan, A. (2019, March 25). How to relieve gas during pregnancy. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324332#relieving-gas-pain
- Donovan, C. (2021, May 17). Painful Gas During Pregnancy? Causes and Tips for Relief. Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/painful-gas-during-pregnancy-4179023
- Loehr, A. (2021, April 6). 7 Home Remedies for Gas During Pregnancy. Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/home-remedies-for-gas-during-pregnancy#7-ways-to-ease-your-gas
- BabyCenter. (n.d.). Gas and bloating during pregnancy. Retrieved from https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/gas-and-bloating-during-pregnancy_247
- What to Expect. (n.d.). Bloating during Pregnancy: Causes and Prevention. What to Expect. Retrieved from https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/bloating.aspx
Artikel Terkait