Moms, pernahkah saat hamil, merasakan sensasi tidak nyaman di sekitar anus, seperti gatal, nyeri, atau bahkan benjolan? Jika ya, mungkin Moms mengalami wasir saat hamil.
Wasir atau ambeien (hemoroid) adalah kondisi pembesaran dan peradangan pembuluh darah pada bantalan vaskular di area rektum atau anus. Lantas, kenapa kondisi ini terjadi saat hamil? Apakah wasir ketika hamil berbahaya?
Tenang, Moms! Ambeien adalah kondisi umum yang kerap dialami oleh ibu hamil. Baca artikel ini sampai selesai untuk tahu penyebab dan bagaimana cara mengatasi ambeien saat hamil.
3 Penyebab Ambeien Pada Ibu Hamil
Wasir atau ambeien merupakan kondisi pembengkakan dan peradangan pembuluh darah di area sekitar anus dan rektum. Ambeien membuat aktivitas, seperti duduk atau BAB, menjadi tidak nyaman. Kondisi itu bisa dipicu kebiasaan mengejan saat buang air besar. Berdiri atau duduk terlalu lama juga dapat memicu atau memperburuk wasir.
Setiap orang berisiko mengalami ambeien, tetapi perempuan yang sedang hamil memiliki risiko yang lebih tinggi. Ambeien merupakan kondisi yang cukup umum pada kehamilan dan dapat dialami oleh sekitar 25–50% ibu hamil. Lalu, apa penyebab wasir saat hamil?
1. Tekanan Rahim dan Pertumbuhan Janin
Selama kehamilan, rahim yang terus membesar memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah di area anus. Tekanan dari bayi yang sedang tumbuh serta peningkatan aliran darah di area panggul membuat pembuluh darah lebih mudah membengkak dan memicu wasir.
2. Kenaikan Berat Badan dan Volume Darah
Bertambahnya berat badan selama hamil turut menekan pembuluh darah di sekitar anus sehingga aliran darah tidak lancar. Peningkatan volume darah selama kehamilan dapat menyebabkan dilatasi pembuluh darah sehingga lebih rentan mengalami pembengkakan.
3. Sembelit akibat Perubahan Hormon
Perubahan hormon saat hamil dapat memperlambat kerja sistem pencernaan dan pergerakan usus, sehingga meningkatkan risiko sembelit. Hormon progesteron selama kehamilan dapat memperlambat motilitas usus sehingga meningkatkan risiko sembelit.
Saat BAB menjadi lebih sulit, ibu hamil cenderung mengejan lebih kuat, yang pada akhirnya memicu munculnya ambeien.
Peluang mengalami ambeien saat hamil juga meningkat apabila sebelum mengandung, Moms sudah pernah mengalami ambeien. Kondisi hemorrhoids juga bisa semakin parah selama masa kehamilan
Salah satu kekhawatiran ibu hamil mungkin adanya efek samping saat hamil mengalami ambeien, terutama terhadap bayi dalam kandungan. HSecara umum, ambeien pada ibu hamil tidak berdampak langsung pada janin, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu. Sebaliknya, ambeien bisa semakin parah saat proses persalinan normal.
Baca Juga: Sakit Perut saat Hamil, Penyebab dan Cara Atasinya
3 Gejala Ambeien pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai
Ambeien saat hamil bisa terjadi kapan saja selama masa kehamilan, tetapi lebih sering terjadi pada pertengahan trimester kedua dan ketiga. Berikut beberapa ciri-ciri Ambeien atau wasir saat hamil yang mungkin Moms alami:
1. Gatal dan iritasi
Wasir mengakibatkan gatal dan iritasi di sekitar anus yang bisa terasa mengganggu dan membuat Moms tidak nyaman.
2. Nyeri dan pendarahan
Dalam hemoroid eksternal, rasa nyeri atau perih di sekitar anus bisa semakin parah saat duduk, buang air besar, atau bahkan saat batuk. Perdarahan ringan, biasanya berupa darah segar pada tisu atau feses, lebih sering terjadi pada hemoroid internal.
3. Benjolan di sekitar anus
Terdapat benjolan lunak atau keras di sekitar anus yang dapat membesar atau mengecil seiring waktu.
5 Cara Mengatasi Ambeien Saat Hamil
Mengalami ambeien ketika sedang hamil tentu akan terasa tidak nyaman. Karenanya, Moms perlu tahu beberapa cara mengatasi ambeien saat hamil berikut ini:
1. Menambah asupan serat
Konsumsi makanan kaya serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan untuk membuat feses lebih lunak. Asupan serat membantu meningkatkan massa dan kelembutan feses sehingga mengurangi kebutuhan mengejan saat BAB.
2. Minum air yang cukup
Cukupi kebutuhan cairan harian sesuai kebutuhan ibu hamil (umumnya sekitar 2–3 liter per hari, tergantung kondisi).
3. Berendam air hangat
Berendam air hangat selama 10–15 menit dapat membantu mengurangi nyeri, iritasi, dan meningkatkan aliran darah di area anus.
4. Kompres dingin
Kompres dingin pada area nyeri selama 10-15 menit beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.
5. Gunakan obat ambeien
Penggunaan obat topikal seperti krim atau salep dapat membantu meredakan gejala, namun penggunaannya selama kehamilan harus atas anjuran tenaga kesehatan.
Selain cara di atas, Moms juga bisa mencoba beberapa tips lainnya, seperti menghindari duduk terlalu lama, jangan mengejan saat BAB, berolahraga teratur untuk meringankan sembelit. Hindari menggosok area anus secara berlebihan dan jaga kebersihan dengan membilas menggunakan air setelah BAB.
5 Tips Mencegah Ambeien saat Hamil
Meskipun Ambeien dialami sebagian besar ibu hamil, bukan berarti tidak bisa dicegah. Ada beberapa tips yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi risiko ambeien selama mengandung, di antaranya:
1. Cegah sembelit
Sembelit atau konstipasi dapat memicu dan meningkatkan risiko ambeien atau wasir pada bumil. Cukupi asupan serat dan cairan untuk memperlancar BAB.
2. Jangan menunda BAB
Menahan BAB terlalu lama sangat tidak dianjurkan selama masa kehamilan. Hindari juga duduk terlalu lama di toilet serta mengejan terlalu keras agar tekanan pada pembuluh darah anus tidak bertambah.
3. Lakukan latihan Kegels
Latihan Kegel membantu memperkuat otot dasar panggul yang dapat mendukung kesehatan area rektal secara umum.
4. Hindari duduk terlalu lama
Biasanya Moms yang bekerja di kantor akan lebih banyak duduk sepanjang hari. Saat hamil, sesekali ubah posisi dari duduk kemudian berdiri dan berjalan-jalan ringan sesekali. Batasi waktu duduk di toilet (misalnya tidak lebih dari 5–10 menit) untuk menghindari peningkatan tekanan pada pembuluh darah anus.
5. Tidur dalam posisi menyamping
Tidur menyamping, terutama ke kiri, dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah di area panggul.
Moms, penting untuk diingat bahwa wasir saat hamil adalah kondisi yang umum. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan bila mengalami gejala wasir yang parah atau tidak juga membaik. Lakukan juga cara mengatasi ambeien saat hamil untuk meringankan gejalanya. Semoga sehat selalu, ya Moms! Jangan lupa gabung LACTOCLUB Community untuk sharing parenting tanpa judging bareng Moms dan Expert!
Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Ambeien saat Hamil
1. Kenapa ibu hamil sering terkena ambeien?
Ibu hamil sering mengalami ambeien atau wasir karena adanya peningkatan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus yang disebabkan pertumbuhan rahim dan juga janin. Ambeien pada ibu hamil adalah kasus yang umum, bahkan sekitar 25-50 persen ibu hamil mengalaminya. Meskipun menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan sakit, pada umumnya ambeien di ibu hamil tidak membahayakan kehamilan maupun janin.
2. Bagaimana cara mengobati ambeien tanpa obat kimia?
Cara mengobati ambeien tanpa obat tanpa obat atau dengan pendekatan non-farmakologis
bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti menambah asupan serat untuk melunakkan feses, mencukupi kebutuhan cairan, berendam air hangat untuk mengendurkan otot dan mengurangi rasa gatal maupun iritasi di anus, atau dengan kompres air dingin.
References:
1. Hemorrhoids During Pregnancy - Cleveland Clinic. Retrieved on May 7th 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23498-pregnancy-hemorrhoids
2. Haemorrhoids during pregnancy - Pregnancy Birth and Baby. Retrieved on May 7th 2026 from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/haemorrhoids-during-pregnancy
3. Pregnant and dealing with hemorrhoids? Here's what's going on down there - Baby Center. Retrieved on May 7th 2026 from https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/hemorrhoids-during-pregnancy_244
4. Best Sleeping Positions While Pregnant - American Pregnancy Association. Retrieved on May 7th 2026 from https://americanpregnancy.org/pregnancy/sleeping-positions-while-pregnant/