Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.
Lihat Selengkapnya
Cemilan untuk anak diare sebaiknya bertekstur lembut, tidak terlalu berlemak, dan sudah familiar, seperti pisang matang, kentang kukus, roti tawar, telur rebus, oatmeal, ubi kukus, apel yang dimasak, biskuit, yoghurt, dan tahu kukus. Prioritas utama saat anak diare tetap memenuhi kebutuhan cairan dan memberikan makanan sesuai toleransi, bukan menghentikan makan.
Saat anak mengalami diare, tubuh Si Kecil dapat kehilangan lebih banyak cairan dan elektrolit dari biasanya. Camilan dapat diberikan di antara waktu makan untuk membantu memenuhi asupan energi Si Kecil.
Lantas, apa saja pilihan cemilan untuk anak diare dan bagaimana cara memberikannya?
10 Cemilan untuk Anak Diare yang Mudah Dicerna
Tidak ada makanan khusus yang wajib diberikan untuk menghentikan diare. Pilihan cemilan sehat untuk anak diare sebaiknya disesuaikan dengan usia, kebiasaan makan, dan kemampuan Si Kecil dalam menoleransi makanan.
1. Pisang Matang
Pisang matang memiliki tekstur lembut dan mudah dimakan. Pisang juga mengandung karbohidrat dan kalium sehingga dapat menjadi bagian dari asupan makanan selama diare. Berikan pisang secara langsung atau dilumatkan sesuai kemampuan makan Si Kecil.
2. Kentang Kukus
Kentang yang dikukus hingga lunak dapat menjadi pilihan makanan ringan saat anak diare karena merupakan sumber karbohidrat dan mudah disesuaikan teksturnya.
3. Roti
Roti tawar dapat menjadi pilihan jika Si Kecil sudah terbiasa mengonsumsinya. Berikan dalam jumlah kecil. Hindari menambahkan banyak mentega, krim, atau selai tinggi gula jika bahan tersebut membuat keluhan anak bertambah.
4. Telur Rebus
Telur rebus dapat menjadi pilihan camilan dan merupakan sumber protein. Sajikan telur hingga matang sempurna, lalu potong kecil atau sesuaikan teksturnya dengan kemampuan makan Si Kecil.
5. Oatmeal
Oatmeal yang dimasak hingga lunak juga dapat menjadi pilihan camilan atau makanan selingan. Sajikan sesuai kemampuan makan Si Kecil dan hindari menambahkan terlalu banyak gula.
6. Ubi Kukus
Ubi yang dikukus hingga lunak dapat menjadi sumber karbohidrat dan serat. Berikan dalam porsi kecil dan sesuaikan teksturnya dengan kemampuan makan Si Kecil. Jika ubi membuat Si Kecil semakin kembung atau keluhannya bertambah, pilih makanan lain yang lebih dapat ditoleransi.
7. Apel yang Dimasak
Apel dapat diberikan dalam bentuk yang lebih lunak, misalnya dikukus hingga matang. Potong atau lumatkan sesuai kemampuan makan Si Kecil agar lebih mudah dikonsumsi. Berikan dalam jumlah kecil dan amati apakah Si Kecil dapat menerimanya dengan baik.
8. Biskuit
Biskuit dapat diberikan sebagai cemilan jika anak sudah terbiasa mengonsumsinya. Pilih produk yang tidak terlalu tinggi gula dan lemak.
9. Yoghurt
Yoghurt dapat menjadi pilihan bagi anak yang sudah terbiasa mengonsumsinya dan dapat mentoleransinya.
Namun, tidak semua anak dapat menoleransi produk susu selama atau setelah diare. Jika yoghurt membuat diare, kembung, atau nyeri perut semakin berat, sebaiknya hentikan pemberian.
10. Tahu Kukus
Tahu kukus memiliki tekstur lembut dan dapat menjadi pilihan camilan yang mengandung protein. Sajikan tanpa banyak minyak atau bumbu, lalu sesuaikan ukuran dan teksturnya dengan kemampuan makan Si Kecil.
Baca Juga: Flu Perut pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Cara Memberikan Cemilan Saat Anak Diare?
Anak yang sedang diare dapat mengalami penurunan nafsu makan sehingga mungkin tidak mampu menghabiskan makanan dalam jumlah seperti biasanya. Beberapa hal yang bisa Moms lakukan saat memberikan cemilan untuk anak diare adalah sebagai berikut.
- Berikan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
- Pilih makanan yang sudah familiar.
- Sesuaikan tekstur dengan kemampuan makan.
- Tetap berikan makanan utama dan pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
Makanan Apa yang Sebaiknya Dibatasi Saat Anak Diare?
Tidak semua anak perlu menghindari makanan tertentu saat diare. Namun, beberapa makanan dan minuman dapat memperburuk keluhan pada sebagian anak. Moms dapat memperhatikan beberapa hal berikut.
- Minuman tinggi gula
Minuman dengan kandungan gula yang tinggi dapat memperburuk diare pada sebagian kasus. Sebaiknya prioritaskan cairan yang sesuai untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit Si Kecil.
- Makanan yang digoreng atau sangat berlemak
Makanan yang tinggi lemak atau digoreng dapat lebih sulit ditoleransi oleh sebagian anak dan dapat memperparah rasa tidak nyaman pada pencernaan.
- Makanan pedas
Makanan dengan bumbu yang terlalu pedas dapat mengiritasi saluran pencernaan dan membuat rasa tidak nyaman.
Kapan Anak Diare Perlu Diperiksa ke Dokter?
Camilan dan makanan yang mudah dicerna dapat membantu mempertahankan asupan selama diare, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan medis jika Si Kecil menunjukkan tanda bahaya.
Segera konsultasikan Si Kecil kepada dokter jika terdapat tanda berikut.
- Tanda dehidrasi, seperti sangat haus, mulut kering, mata cekung, buang air kecil jauh lebih sedikit, sangat lemas, atau sulit dibangunkan.
- Feses berdarah.
- Muntah terus-menerus sehingga Si Kecil tidak dapat mempertahankan cairan.
- Tidak mampu minum atau menolak semua cairan.
- Demam tinggi atau kondisi anak semakin lemas.
- Nyeri perut berat.
- Diare yang menetap atau semakin memburuk.
Kapan Anak Bisa Kembali ke Pola Makan Biasa?
Ketika kondisi dan nafsu makan Si Kecil mulai membaik, Moms dapat kembali ke pola makan biasa dengan memberikan makanan beragam dan bergizi seimbang sesuai usia. Pola makan ini membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil yang mungkin berkurang selama diare.
Sebagai pelengkap asupan nutrisi harian Si Kecil, Moms dapat memberikan susu pertumbuhan seperti LACTOGROW. LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri dan 0g sukrosa. Selain itu, LACTOGROW juga diperkaya dengan inulin, DHA, ARA, omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral untuk membantu menjaga kenyamanan pencernaan Si Kecil.
Inulin merupakan serat prebiotik yang dapat membantu mendukung keseimbangan mikrobiota usus dan kesehatan saluran cerna. Pencernaan yang sehat berperan penting dalam penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Yuk dukung kesehatan pencernaan Si Kecil dengan LACTOGROW!*
*Nestle adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.
FAQ Tentang Camilan untuk Anak Diare
Cemilan apa yang aman diberikan saat anak sedang diare?
Moms dapat memilih camilan yang bertekstur lembut, tidak terlalu berlemak, dan sudah familiar bagi Si Kecil. Beberapa pilihannya antara lain pisang matang, kentang atau ubi kukus, roti tawar, telur rebus, oatmeal, apel yang dimasak, tahu kukus, atau yoghurt jika Si Kecil dapat menoleransinya. Berikan dalam porsi kecil dan sesuaikan teksturnya dengan usia serta kemampuan makan Si Kecil.
Cemilan apa yang sebaiknya dihindari saat anak diare?
Sebaiknya batasi camilan tinggi gula, makanan yang digoreng atau sangat berlemak, serta makanan pedas karena dapat memperburuk keluhan pada sebagian anak. Moms juga perlu mengamati toleransi Si Kecil terhadap makanan tertentu. Jika suatu makanan membuat diare, kembung, atau nyeri perut bertambah, hentikan sementara dan pilih makanan lain yang lebih dapat ditoleransi.
Berapa lama sebaiknya cemilan diberikan setelah anak mulai membaik dari diare?
Tidak ada batas waktu khusus untuk memberikan camilan setelah diare mulai membaik. Camilan tetap dapat menjadi bagian dari pola makan Si Kecil di antara waktu makan utama. Ketika kondisi dan nafsu makannya sudah membaik, Moms dapat secara bertahap kembali memberikan pola makan yang beragam dan bergizi seimbang sesuai usia dan kebutuhan Si Kecil.
Sumber:
- What to eat when you have diarrhea: Doctor advice – Gastroenterology Consultants of San Antonio. Retrieved August 31, 2026, from https://www.gastroconsa.com/what-to-eat-when-you-have-diarrhea-doctor-advice/
- Diarrhea: Causes & treatment – Cleveland Clinic. Retrieved August 31, 2026, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4108-diarrhea
- Foods to eat and avoid for faster diarrhea relief – Verywell Health. Retrieved August 31, 2026, from https://www.verywellhealth.com/what-to-eat-for-diarrhea-1944822
- Foods to eat and avoid with diarrhea – Healthline. Retrieved August 31, 2026, from https://www.healthline.com/health/what-to-eat-when-you-have-diarrhea
Artikel Terkait