Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.
Lihat Selengkapnya
Serat pangan inulin, yang sering tercantum pada kemasan susu atau produk untuk si Kecil, bermanfaat sebagai prebiotik yang mendukung kesehatan pencernaan anak. Moms mungkin sering melihat tulisan "Mengandung Serat Pangan Inulin" pada kemasan dan penasaran apa sebenarnya manfaatnya. Yuk, simak informasinya di sini!
Apa Itu Serat Pangan Inulin?
Inulin adalah jenis serat pangan larut air yang secara alami ditemukan dalam berbagai tanaman. Berbeda dengan karbohidrat yang langsung dicerna dan diserap tubuh, inulin tidak dipecah oleh enzim pencernaan manusia sehingga tidak menghasilkan energi secara langsung.
Inulin memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan, terutama dengan cara memengaruhi keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Hal ini membuat inulin sering dikaitkan dengan pencernaan yang nyaman dan frekuensi BAB yang teratur pada anak.
Perbedaan Inulin dengan Serat Pangan Lainnya
Secara umum, serat pangan terbagi menjadi serat larut dan tidak larut. Inulin termasuk jenis serat larut sekaligus prebiotik, yaitu serat yang tidak dicerna pada saluran pencernaan bagian atas. Setelah dikonsumsi, inulin akan tetap utuh saat melewati lambung dan usus halus, lalu mencapai usus besar.
Pada usus besar, inulin difermentasi oleh bakteri baik. Proses ini menghasilkan short-chain fatty acids (SCFA) seperti asetat, propionat, dan butirat. SCFA ini berperan penting dalam menjaga kesehatan dinding usus, mendukung fungsi metabolik sel usus, serta membantu menjaga lingkungan usus tetap seimbang.
Peran Inulin dalam Mendukung Bakteri Baik
Salah satu fungsi utama inulin sebagai prebiotik adalah membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Dengan adanya inulin, bakteri baik dapat berkembang lebih optimal di saluran cerna. Peningkatan jumlah bakteri baik ini kemudian membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Mikrobiota usus sendiri adalah kumpulan berbagai mikroorganisme yang hidup di dalam usus yang berperan penting dalam proses pencernaan serta menjaga kesehatan saluran cerna.
Baca Juga: Perbedaan L.Reuteri dan Rhamnosus
Mengapa Inulin Baik untuk Anak yang Susah BAB?
Keseimbangan mikrobiota usus memiliki peran penting dalam mendukung fungsi pencernaan yang optimal. Saat komposisi bakteri baik dalam usus terjaga, proses fermentasi makanan dan produksi metabolit seperti SCFA dapat berlangsung dengan lebih efektif.
SCFA diketahui berperan dalam membantu mengatur motilitas (pergerakan) usus dan penyerapan air di kolon (usus besar), yang pada akhirnya dapat memengaruhi konsistensi feses agar tetap berada dalam kondisi normal.
Dengan demikian, asupan prebiotik seperti inulin dapat mendukung kesehatan pencernaan anak, termasuk membantu menjaga pola buang air besar yang lebih teratur, terutama jika dikombinasikan dengan asupan serat dari makanan sehari-hari.
Kebutuhan Serat Harian Anak
Kebutuhan serat harian anak berbeda sesuai usia. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), anak usia 1–3 tahun membutuhkan sekitar 19 gram serat per hari, sedangkan anak usia 4–6 tahun membutuhkan sekitar 20 gram per hari.
Pemenuhan kebutuhan serat dapat dibantu melalui konsumsi makanan yang mengandung serat pangan dan prebiotik.
Sumber Inulin Alami
Berbagai sumber alami dari inulin bisa ditemukan pada kurang-lebih 36.000 spesies tanaman dan paling banyak ditemukan pada akar tanaman bernama chicory. Dalam setiap 100 gram chicory, terdapat 35,7 hingga 47,6 gram inulin.
Selain akar chicory, serat inulin juga ditemukan pada:
- Bawang putih
- Asparagus mentah
- Kulit bawang bombay
- Gandum
- Artichoke Yerusalem
- Barley mentah
- Pisang
- Daun bawang
Tidak hanya terkandung secara alami dalam bahan makanan, inulin juga lazim ditemukan pada produk-produk makanan pabrikan dalam bentuk suplemen atau pada:
- Protein bar
- Cereal bar
- Minuman
- Makanan yang dipanggang
- Yoghurt
- Produk-produk susu
Inulin Pada Produk Susu
Selain dari makanan sehari-hari, inulin juga dapat ditemukan pada berbagai produk susu pertumbuhan anak. Penambahan inulin pada susu bertujuan untuk membantu melengkapi asupan serat sekaligus mendukung keseimbangan bakteri baik di saluran cerna.
Untuk anak usia 1+ tahun, Moms juga dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil dengan susu pertumbuhan yang sesuai. LACTOGROW hadir sebagai pilihan Moms untuk Si Kecil. LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri* dan juga 0g sukrosa.
Selain itu, LACTOGROW juga dilengkapi inulin, DHA, ARA, omega 3 & 6, 13 vitamin, serta 7 mineral. LACTOGROW dukung Pencernaan Baik Si Kecil.**
Pertanyaan Seputar Apa Itu Serat Pangan Inulin
- Apa perbedaan serat pangan biasa dengan inulin?
Inulin merupakan jenis serat larut yang juga berfungsi sebagai prebiotik. Selain membantu menjaga kelancaran pencernaan, inulin dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di usus sebagai sumber makanan sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
- Mengapa inulin baik untuk anak yang susah BAB?
Inulin membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga proses pencernaan dapat berlangsung lebih optimal. Kondisi ini membantu menjaga konsistensi feses dan mendukung pola buang air besar anak agar lebih teratur.
*Nestle adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.
*disertai dengan konsumsi makanan beragam dan cukup serat
Referensi:
Facchin, S., Bertin, L., Bonazzi, E., Lorenzon, G., De Barba, C., Barberio, B., Zingone, F., Maniero, D., Scarpa, M., Ruffolo, C., Angriman, I., & Savarino, E. V. (2024). Short-Chain Fatty Acids and Human Health: From Metabolic Pathways to Current Therapeutic Implications. Life, 14(5), 559. https://doi.org/10.3390/life14050559
Sheng W, Ji G, Zhang L. Immunomodulatory effects of inulin and its intestinal metabolites. Front Immunol. 2023 Aug 10;14:1224092. doi: 10.3389/fimmu.2023.1224092. PMID: 37638034; PMCID: PMC10449545.
Watson, A. W., Houghton, D., Avery, P. J., Stewart, C., Vaughan, E. E., Meyer, P. D., de Bos Kuil, M. J. J., Weijs, P. J. M., & Brandt, K. (2019). Changes in stool frequency following chicory inulin consumption, and effects on stool consistency, quality of life and composition of gut microbiota. Food hydrocolloids, 96, 688–698. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2019.06.006
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait