Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
header
main

Kotoran atau BAB berwarna hitam pada bayi bisa disebabkan oleh konsumsi zat besi tambahan, ASI atau susu formula tertentu, atau sisa mekonium di hari-hari awal kelahiran, dan umumnya tidak berbahaya.

header
main

Penyebab BAB keras pada anak umumnya adalah kurangnya asupan cairan dan serat, konsumsi susu formula tertentu, atau perubahan pola makan seperti transisi ke MPASI. Makanan seperti pisang, nasi putih berlebihan, dan produk olahan susu tinggi lemak juga bisa memperparah kondisi ini.

header
main

Nyeri perut bagian bawah saat hamil trimester kedua umumnya disebabkan oleh peregangan ligamen rahim (round ligament pain) seiring membesarnya rahim, dan tergolong normal selama tidak disertai gejala lain seperti pendarahan atau kontraksi kuat.

header
main

Bentuk perut hamil, baik melebar ke samping maupun runcing ke depan, tidak bisa dijadikan patokan medis untuk menentukan jenis kelamin bayi. Bentuk perut lebih dipengaruhi oleh postur tubuh, kekuatan otot perut, dan posisi janin, bukan oleh jenis kelamin.

header
main

TFU (Tinggi Fundus Uteri) normal umumnya sama dengan usia kehamilan dalam minggu, dengan toleransi ±2 cm. Misalnya, usia kehamilan 24 minggu, TFU normal berkisar 22-26 cm. Rumus ini mulai berlaku akurat setelah usia kandungan memasuki 24 minggu ke atas.

header
main

Suhu tubuh normal bayi berkisar 36,5-37,5°C, sedikit lebih rendah dibandingkan orang dewasa karena sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang sempurna. Suhu di atas 38°C tergolong demam dan perlu diwaspadai, sedangkan di bawah 36,5°C bisa menandakan hipotermia.

header
header
main

Tanda pembukaan persalinan ditandai dengan kontraksi teratur, keluarnya lendir bercampur darah (bloody show), dan pecahnya air ketuban. Pembukaan dimulai dari 1 cm hingga 10 cm (pembukaan lengkap) sebagai tahap akhir sebelum bayi lahir.

header
main

Diare pada ibu hamil trimester 2 umumnya disebabkan oleh perubahan hormon, pola makan, atau infeksi ringan, dan di kebanyakan kasus tidak berbahaya bagi kehamilan.

header
main

Ditulis Oleh: Tim Penulis

Ditinjau Oleh: dr. Dhian Endarwati, Sp.A(K)

Waktu Baca: 2 Menit