Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Adakah Manfaat Susu Tanpa Sukrosa untuk Anak?

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Di masa pertumbuhan, susu sering menjadi bagian dari asupan harian anak. Namun, tidak sedikit produk susu anak yang mengandung gula tambahan cukup tinggi. Padahal, kebiasaan konsumsi gula sejak dini dapat memengaruhi kesehatan gigi, berat badan, dan preferensi rasa anak di masa depan.

Di sinilah susu tanpa gula tambahan untuk anak menjadi pilihan yang relevan, terutama untuk mendukung pola makan sehat sejak dini. 

Perlukah Konsumsi Susu Tanpa Gula untuk Anak Usia 1 Tahun?

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Memasuki usia 1 tahun, anak mulai memasuki fase transisi dari ASI eksklusif menuju pola makan keluarga dengan tambahan susu pertumbuhan. Pada tahap ini, peran susu bukan lagi sebagai sumber utama nutrisi, melainkan pelengkap dari menu MPASI yang semakin beragam.

Memilih susu anak 1 tahun tanpa gula dianjurkan agar asupan nutrisi tetap seimbang tanpa tambahan gula berlebihan yang tidak diperlukan tubuh anak.

Cara Memilih 0gr Gula untuk Anak Usia 3 Tahun

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Memasuki usia 3 tahun, anak mulai semakin aktif bergerak, belajar banyak hal baru, dan memiliki pola makan yang lebih beragam. Pada fase ini, asupan nutrisi tetap perlu diperhatikan, termasuk dari susu pertumbuhan. Namun, Moms juga perlu lebih cermat dalam memilih, terutama terkait kandungan gula.

Memilih susu anak 3 tahun 0gr gula bukan hanya mengikuti tren, tetapi merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang sekaligus membentuk kebiasaan makan yang lebih baik sejak dini.

Tips Ampuh Mengatasi Anak yang Trauma BAB

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Ketika anak mulai menolak buang air besar dan justru memilih menahannya, tidak sedikit orang tua yang mengira ia hanya sedang “rewel”. Padahal, perilaku tersebut bisa menjadi salah satu ciri-ciri anak trauma BAB, terutama jika ia terlihat bersembunyi atau menunjukkan tanda-tanda seperti sedang menahan sesuatu.

Warna BAB Anak Bisa Jadi Tanda Kesehatan, Ini Artinya!

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Sebagai orang tua, Moms pasti sering memperhatikan nafsu makan, berat badan, atau aktivitas si Kecil. Namun, ada satu indikator kesehatan yang sering terlewat, yaitu warna BAB anak.
Perubahan warna feses bisa menjadi “bahasa tubuh” yang memberi petunjuk tentang kondisi pencernaan, asupan makanan, hingga kemungkinan gangguan kesehatan tertentu. Oleh karena itu, Moms sebaiknya memahami warna BAB anak yang normal dan tidak normal agar dapat mengambil keputusan yang tepat.

Apa Saja Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Usia Dini?

Marilou.Valles@ph.nestle.com
Submitted by Marilou.Valles… on

Setiap orang tua tentu ingin melihat Si Kecil tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia. Namun, tahukah Moms bahwa dasar dari semua itu justru terbentuk sejak awal kehidupannya? Masa-masa pertama bukan sekadar fase pertumbuhan biasa, melainkan periode penting yang menjadi fondasi bagi kemampuan belajar, bersosialisasi, hingga mengelola emosi di masa depan.

Oleh karena itu, memahami faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan anak usia dini menjadi langkah awal untuk memberikan dukungan terbaik bagi tumbuh kembangnya.

Saluran Pencernaan Anak: Cara Kerja & Tips Menjaganya

yusa.arsy@vml.com
Submitted by yusa.arsy@vml.com on

Saluran pencernaan bukan hanya tempat mengolah makanan, tetapi juga berperan sebagai benteng utama tubuh agar Si Kecil tidak mudah sakit. Jika saluran pencernaan anak bekerja dengan optimal, penyerapan zat gizi menjadi lebih baik dan tumbuh kembang pun berjalan maksimal.

Oleh karena itu, menjaga keseimbangan enzim dan bakteri baik sejak dini menjadi salah satu cara agar Si Kecil tetap nyaman beraktivitas setiap hari.

Perut Anak Berbunyi seperti Ada Air? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

yusa.arsy@vml.com
Submitted by yusa.arsy@vml.com on

Saat sedang menemani Si Kecil bermain atau beristirahat, Moms mungkin pernah mendengar suara dari perut anak yang terdengar seperti ada air bergerak. Kondisi perut anak bunyi seperti ada air ini kerap membuat Moms khawatir, apalagi jika bunyinya cukup sering atau terdengar jelas.

Perut Kencang pada Anak: Penyebab dan Cara Mengatasinya

yusa.arsy@vml.com
Submitted by yusa.arsy@vml.com on

Perut Si Kecil terasa kencang atau keras saat disentuh tentu bisa membuat orang tua khawatir. Namun, tidak semua kondisi ini berbahaya. Dalam banyak kasus, perut kencang terjadi karena gangguan pencernaan ringan yang masih bisa diatasi di rumah. Agar tidak panik, Moms sebaiknya memahami penyebabnya dan mengetahui kapan perlu waspada.