Parenting Corner

Ciri Anak Aktif dan Bahagia: Tanda Tumbuh Kembang Optimal

29 June 2026

5-tanda-anak-bahagia

Wactu Baca: 2 menit

Si Kecil tumbuh dengan bahagia merupakan keinginan Moms bukan? Jika Si Kecil terlihat lesu dan murung, hal itu pasti membuat hati setiap orang tua sedih. Nah untuk itu, Moms harus tahu tanda apa saja sih yang menunjukkan ciri anak aktif dan bahagia? Cek info penting berikut ini ya!

5 Ciri Anak Aktif dan Bahagia

Anak tidak selalu dapat mengutarakan perasaan bahagianya. Namun Moms bisa melihat dari bagaimana Si Kecil yang bahagia dari beberapa ciri anak bahagia berikut:

1.    Si Kecil mandiri dan senang melakukan kegiatan baru

Dengan memilih, hal itu mengartikan bahwa mereka tertarik atau interest dengan suatu hal dibandingkan hal yang lainnya. Selain dapat melihatkan rasa ketertarikannya, hal ini juga melatih otaknya untuk berpikir. Tanpa Moms sadari, kebiasaan ini bisa membuatnya terlatih untuk mandiri lho.

2.    Ia punya nafsu makan yang tinggi

Nafsu makan anak dapat mencerminkan kondisi kesehatan secara umum, namun tidak secara langsung menjadi indikator kebahagiaan. Perubahan nafsu makan perlu dilihat bersama dengan kondisi fisik dan perilaku anak secara keseluruhan.
Lalu gimana jadinya ya kalau mereka enggan untuk makan? Moms bisa siasati dengan membuat menu makanan yang bervariasi supaya mereka mau makan. Dibuat lucu, kayaknya seru deh Moms. Coba yuk?

3.    Aktif bergerak

Anak yang aktif bergerak umumnya menunjukkan perkembangan motorik yang baik. Aktivitas fisik juga dapat berkaitan dengan suasana hati yang positif, namun perlu dilihat bersama dengan aspek perilaku dan emosional lainnya. 
Pasti Moms mau banget 'kan Si Kecil aktif  setiap harinya?
Nah, sekarang Moms gak perlu bingung lagi tentang hal apa yang bisa membuat anak menjadi lebih aktif. Selain memberi nutrisi seimbang setiap harinya, coba Moms berikan susu LACTOGROW yang mengandung gizi penting untuk tumbuh kembang Si Kecil.

4.    Nyaman berada di antara orang-orang banyak

Tahukah Moms, anak yang tidak happy akan cenderung memisahkan diri dari lingkungannya. Hal ini biasanya disebabkan karena Si Kecil terlalu takut menerima penolakan dari lingkungannya.
Kemampuan berinteraksi sosial merupakan bagian dari perkembangan sosial anak. Namun, gaya interaksi dapat berbeda pada setiap anak, dan tidak selalu mencerminkan tingkat kebahagiaan secara langsung.

5.    Bermain tanpa harus disuruh

Dunia Si Kecil memang tidak bisa lepas dari dunia bermain. Jangan pernah Moms membatasi dunia mereka ya kalau ingin melihat Si Kecil tetap bahagia sepanjang hari.  Anak yang merasa nyaman dan aman biasanya menunjukkan minat untuk bermain dan bereksplorasi, baik sendiri maupun bersama orang lain.

Pelan tapi pasti, mereka akan tahu sendiri kok tentang batasan waktu bermain mereka. Jangan khawatir Moms.

3 Ciri Anak Aktif dan Bahagia dari Tahapan Usia

Terkadang Moms hanya menyadari anak yang bahagia dari cara tersenyum dan tertawa sepanjang waktu. Padahal banyak pertanda lain yang bisa menjadi ciri anak aktif dan bahagia. Berikut di antaranya:

●    Bayi usia 0-1 tahun

Di usia ini, anak belum bisa mengekspresikan perasaannya dengan kata-kata. Karenanya, Moms perlu melihat tanda-tanda dari gerak maupun respons yang diberikan. Si Kecil yang masih bayi dapat menunjukkan kebahagiaannya dengan kontak mata dan tersenyum. Bayi juga senang dan lebih tenang saat mendengar suara dan sentuhan orang tuanya. Bayi mengekspresikan kenyamanan melalui respons seperti kontak mata, tersenyum, dan ketenangan saat berinteraksi. Menangis dan pola tidur merupakan bagian normal perkembangan dan dapat bervariasi pada setiap bayi.

●    Anak usia 1-3 tahun

Di usia balita, Si Kecil yang bahagia akan mulai menunjukkan ketertarikan dan berani bereksplorasi dalam bermain. Tidak hanya dengan orang lain, namun juga saat bermain sendiri.  Anak yang merasa aman cenderung mampu mengekspresikan emosinya dan secara bertahap belajar mengelola emosi tersebut sesuai tahap perkembangannya.

●    Anak usia 3-5 tahun

Di usia ini, anak yang bahagia dapat dilihat dari bagaimana interaksi sosialnya. Si Kecil akan dapat menjalin pertemanan. Selain itu, anak juga bebas menunjukkan imajinasinya dalam permainan. Tanda anak bahagia juga dapat dilihat dari kebebasan dalam bertanya, tanpa takut dan percaya diri. Si Kecil yang merasa bahagia juga dapat dilihat dari sikap positif terhadap hal-hal kecil yang dialaminya, seperti menu sarapannya, waktu bermain dengan temannya, dsb. Menunjukkan jika anak percaya hidupnya dipenuhi dengan hal-hal baik. 1

Faktor yang Mempengaruhi Anak Bahagia

Anak tidak serta merta merasa bahagia. Terdapat pengaruh dari bagaimana pola asuh anak, kondisi lingkungan, dan asupan nutrisi yang saling berinteraksi hingga membentuk seorang anak yang merasa bahagia.

●    Pola asuh otoritatif dan demokratis

Orang tua dengan gaya pengasuhan otoritatif akan menetapkan peraturan dan pedoman yang diharapkan dapat diikuti oleh anak. Meski demikian, orang tua masih terbuka dan mau mendengarkan masukan dari anak.

Pola asuh yang disiplin namun tetap mengayomi, tidak membatasi namun bersikap tegas. Tujuannya agar anak menjadi lebih bertanggung jawab secara sosial, kooperatif, dan mampu mengendalikan diri sendiri. Gaya pengasuhan otoritatif cenderung menghasilkan anak yang lebih bahagia. 2

●    Lingkungan harmonis

Lingkungan bukan sebatas rumah, namun lebih luas termasuk sekolah, tempat bermain, hingga komunitas di sekitar tempat tinggal.
Perkembangan emosional anak turut dipengaruhi lingkungan tempatnya bertumbuh. Keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan penuh perhatian tentu dapat memberikan energi positif yang membentuk kebahagiaan anak. Sebaliknya, lingkungan yang penuh tekanan dan permusuhan akan membentuk jiwa anak yang negatif dan jauh dari rasa bahagia. 3

●    Nutrisi sehat dan seimbang

Sebagian besar serotonin memang diproduksi di saluran cerna, namun perannya berbeda dengan serotonin di otak yang berkaitan dengan suasana hati. Meski demikian, terdapat hubungan antara usus dan otak (gut-brain axis) yang berperan dalam komunikasi dua arah antara sistem pencernaan dan sistem saraf.

Hubungan komunikasi otak dengan usus ini berlangsung dua arah yang melibatkan saraf, hormon, dan pesan kimiawi. Karenanya perubahan pada kondisi kesehatan usus dapat mempengaruhi perasaan bahagia Si Kecil, begitu pula sebaliknya, di mana stres dapat berdampak pada gangguan di sistem cerna.4

Baca Juga: Kegiatan Seru Anak di Ruang Terbatas

5 Aktivitas yang Meningkatkan Hormon Bahagia

Mengajak Si Kecil melakukan aktivitas harian yang menyenangkan dapat membuatnya lebih bahagia sekaligus momen untuk memperkuat bonding ibu dan anak. Apa saja aktivitas harian yang dapat menjadi stimulasi anak ceria dan meningkatkan hormon bahagia Si Kecil?

1.    Aktivitas seperti bermain, berolahraga, dan berinteraksi sosial dapat membantu mendukung suasana hati yang positif melalui berbagai mekanisme biologis dan psikologis.

2.    

3.    Makan menu favorit, dapat meningkatkan serotonin dan dopamin. 5

4.    Melakukan hobi atau hal yang disukai.

Kesehatan usus berperan dalam komunikasi dengan otak melalui gut-brain axis. Hubungan ini masih terus diteliti dan diperkirakan berkontribusi terhadap kesejahteraan secara umum. 

Selain asupan gizi dari makanan dan minuman sehari-hari, Moms dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan memberikan susu pertumbuhan seperti LACTOGROW PRO 3+ untuk anak usia 4–5 tahun.

LACTOGROW PRO 3+ mengandung L. reuteri yang telah teruji secara klinis dan berperan dalam mendukung kesehatan pencernaan anak. Selain itu, dilengkapi juga dengan serat pangan (inulin) yang membantu mendukung fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi.

Diperkaya dengan Omega 3 & 6, serta 12 vitamin dan 2 mineral, LACTOGROW PRO 3+ membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil.

Dengan menjaga kesehatan pencernaan dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang, Moms dapat membantu mendukung tumbuh kembang Si Kecil secara optimal setiap hari.

Pertanyaan Seputar Anak Aktif dan Bahagia

1. Apa ciri-ciri psikologis anak yang sehat dan bahagia?

Ciri-ciri psikologis anak yang sehat dan bahagia bisa terlihat dari sikap anak yang mandiri dan senang mencoba hal baru. Anak bahagia juga ditunjukkan dari nafsu makannya yang tinggi. Anak bahagia juga lebih aktif bergerak dan bermain, serta merasa nyaman saat berada di antara banyak orang.

2. Bagaimana cara mendukung kreativitas anak aktif?

Cara mendukung kreativitas anak aktif bisa dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya, juga dengan menyediakan lingkungan yang mendukung. Tak lupa berikan stimulasi yang sesuai kebutuhan anak aktif.

 


 

Referensi:

●    8 Signs of a Healthy Baby - Parents. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.parents.com/baby/development/social/8-signs-of-a-healthy-baby/

●    13 Signs Your Child Is Happy, According to Psychologists - Parents. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.parents.com/signs-your-child-is-happy-9406994

●    Why Parenting Styles Matter When Raising Children - Verywell Mind. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.verywellmind.com/parenting-styles-2795072

●    The Importance of a Stimulating Environment for Children's Development - Philadelphia YMCA. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.philaymca.org/news/stimulating-environment-child-development

●    The Gut-Brain Connection - Cleveland Clinic. Retrieved on May 12th 2026 from https://my.clevelandclinic.org/health/body/the-gut-brain-connection

●    How to Hack Your Hormones for a Better Mood - Healthline. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.healthline.com/health/happy-hormone# 




Disclaimer

Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.

Bagikan : Facebook WhatsApp


Artikel Terkait

Lihat Artikel Lainnya