Ditulis Oleh: Tim Penulis
Ditinjau Oleh: Mifta Novikasari S.P. M.K.M
Wactu Baca: 2 Menit
Nutrisi adalah bagian penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Bagi Si Kecil yang berusia 2 tahun, susu dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan nutrisi harian anak, sebagai pelengkap dari makanan utama yang seimbang. Susu mengandung kalsium dan vitamin D yang berperan penting dalam mendukung pembentukan dan kekuatan tulang.
Tetapi tak semua anak suka minum susu. Atau mungkin ada kalanya Si Kecil yang biasanya mau minum susu, tiba-tiba menolak minum susu. Nah, supaya Si Kecil makin semangat minum susu, Moms bisa membuat cara anak minum susu menjadi lebih menyenangkan bagi Si Kecil.
Cara Anak Minum Susu dengan Menyenangkan
Berikut ini adalah cara yang bisa Moms coba supaya waktu minum susu untuk anak 2 tahun jadi lebih menyenangkan.
- Ajak Si Kecil memilih gelas anak yang akan ia gunakan untuk minum susu untuk anak 1 tahun-2 tahun. Misalnya gelas dengan warna kesukaannya atau gelas dengan gambar karakter yang ia sukai. Si Kecil tentu akan makin semangat minum susu menggunakan gelas yang ia sukai.
- Supaya Si Kecil makin happy, gunakan sedotan yang bentuknya lucu. Sama seperti menggunakan gelas yang disukai anak, minum susu menggunakan sedotan yang menarik bisa membuat waktu minum susu untuk anak 2 tahun jadi lebih menyenangkan, lho.
- Ajak Si Kecil membantu membuat susu. Moms bisa memberikan tugas yang sesuai dengan usia Si Kecil. Misalnya mengambil gelas yang akan digunakan atau mengaduk susu. Dengan terlibat dalam proses menyajikan susu, anak akan lebih semangat untuk meminumnya.
- Temani Si Kecil minum susu. Moms bisa menyediakan segelas susu untuk Moms sendiri dan meminumnya bersama Si Kecil. Si Kecil belajar dengan meniru apa yang dilakukan orang di sekitarnya. Selain itu, dengan menikmati segelas susu bersama Moms tentu waktu minum susu untuk anak 2 tahun jadi menyenangkan. Si Kecil happy, Moms pun happy.
- Sajikan susu dalam porsi yang sesuai terlebih dahulu, dan dapat ditambah jika anak masih menginginkan.
Takaran dan Waktu Ideal Minum Susu Anak 2 Tahun
Menginjak usia 2 tahun, aktivitas Si Kecil bertambah, begitu pula kebutuhan nutrisinya. Pada masa ini, kebutuhan energi sekitar 1.000–1.400 kalori per hari, tergantung aktivitas dan kondisi masing-masing anak.
Panduan porsi harian yang disarankan untuk anak usia dua tahun meliputi 1 cangkir sayuran, 1 cangkir buah, 2 cangkir susu, serta 57 gram sumber protein seperti daging atau kacang-kacangan.
Susu sendiri merupakan salah satu sumber nutrisi yang baik untuk melengkapi makanan padat sehari-hari. Susu mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D yang baik untuk pembentukan tulang serta serta berbagai zat gizi yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara umum.
Di fase ini, Moms mungkin sering bertanya-tanya, berapa kali jadwal minum susu anak dalam sehari? Konsumsi susu pada anak usia 2 tahun umumnya sekitar 2 porsi per hari (±400–500 ml), disesuaikan dengan kebutuhan dan asupan makan anak.
Di sisi lain, Moms juga perlu memperhatikan waktu minum susu yang baik bagi Si Kecil agar tidak ada masalah makan nantinya. Pada fase ini, pengaturan jadwal makan sangat penting karena anak tidak hanya menerima nutrisi seimbang. Lebih dari itu, momen ini menjadi kegiatan interaktif antara anak dan pemberi makan yang baik untuk mengenalkan sikap responsif terhadap tanda lapar atau kenyang.
Untuk anak bawah tiga tahun, IDAI merekomendasikan pemberian ASI/susu sebanyak 2-3 kali. Pemberian susu dapat disesuaikan dengan jadwal makan anak, misalnya di antara waktu makan utama atau sebelum tidur, dengan tetap memperhatikan sinyal lapar dan kenyang anak.
Baca Juga: Susu untuk Dukung Pencernaan Anak
Strategi Mengatasi Anak yang Menolak Susu
Kalau Moms mengeluhkan Si Kecil yang sering menyemburkan makanan atau menutup mulut, itu hal yang normal. Fenomena ini dikenal sebagai gerakan tutup mulut (GTM) dan merupakan hal yang cukup umum terjadi pada anak dalam fase perkembangan tertentu.
Penyebabnya bisa dari bosan, sakit, tidak lapar, hingga pengalaman tidak menyenangkan saat makan sebelumnya maupun terhadap makanan tertentu, termasuk susu.
Tak perlu khawatir, ada banyak cara anak minum susu tanpa paksaan yang bisa Moms coba.
- Moms dapat menawarkan susu dengan rasa yang disukai anak, dengan tetap memperhatikan kandungan gula dan memilih produk yang sesuai untuk anak.
- Pakai gelas favoritnya. Sejak usia 6 bulan, menurut anjuran American Academy of Pediatrics, Moms sudah bisa mengajari anak minum dari gelas. Cara transisi dari botol bisa menggunakan sippy cup terlebih dahulu sebagai latihan lalu ketika usianya masuk 2 tahun Si Kecil sudah akan terbiasa dengan gelas terbuka dan botol hanya digunakan di waktu tertentu saja.
- Bangun cerita atau imajinasi bahwa susu adalah ramuan ajaib sehingga dia perlu meminumnya.
Namun, jika Si Kecil benar-benar menolak, Moms bisa memberikan alternatif dengan produk olahan susu sebagai alternatif sumber nutrisi, dengan tetap memperhatikan variasi dan keseimbangan dalam pola makan anak. Beberapa opsi yang Moms bisa tawarkan, seperti susu segar, keju, yogurt, hingga makanan yang terfortifikasi dengan nutrisi dari susu.
Masih ada banyak cara anak minum susu jadi makin menyenangkan, Moms. Misalnya saja memilih susu yang rasanya disukai oleh Si Kecil seperti LACTOGROW PRO 1+ untuk anak usia 1-3 tahun. LACTOGROW PRO 1+ dengan L.reuteri probiotik yang telah diteliti dan berperan dalam membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
dan serat inulin sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, dimana keduanya bantu mendukung kesehatan pencernaan anak. LACTOGROW PRO 1+ juga mengandung Omega 3 & 6, serta 12 vitamin dan 2 mineral. Tersedia pilihan rasa original, madu, dan vanila yang disukai oleh anak-anak.
Pertanyaan Umum Cara Anak Minum Susu
1. Kapan anak harus mulai belajar minum susu dari gelas?
AAP menyarankan pengenalan penggunaan gelas sejak usia sekitar 6 bulan sebagai bagian dari proses transisi bertahap dari botol.
2. Bagaimana cara menyapih anak dari botol dot?
Ketika menginjak usia 2 tahun, Si Kecil disarankan meminum dengan gelas. Mulailah secara bertahap, seperti hanya memberikan botol menjelang tidur dan di antara jam makan. Penggunaan air putih dapat membantu transisi dari botol ke gelas.
Referensi:
- Nutrition Guide for Toddlers (for Parents) - KidsHealth. Retrieved on May 12th 2026 from https://kidshealth.org/en/parents/toddler-food.html
- Górska-Warsewicz, H., Rejman, K., Laskowski, W., & Czeczotko, M. (2019). Milk and Dairy Products and Their Nutritional Contribution to the Average Polish Diet. Nutrients, 11(8), 1771. https://doi.org/10.3390/nu11081771
- Pentingnya Mengatur Jadwal Makan Anak - IDAI. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak
- Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita - IDAI. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita
- Cow’s Milk and Milk Alternatives. Infant and Toddler Nutrition - CDC. Retrieved on May 12th 2026 from https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/foods-and-drinks/cows-milk-and-milk-alternatives.html