Parenting Corner

Konsumsi Susu BBLR sampai Usia Berapa pada Bayi? Cek Penjelasannya

24 September 2023

Konsumsi Susu BBLR sampai Usia Berapa pada Bayi? Cek di Sini!

Waktu baca: 2 menit

Agar pertumbuhan bayi prematur & BBLR optimal dan tidak terjadi gagal tumbuh tentunya diperlukan asupan nutrisi yang adekuat. ASI adalah asupan nutrisi yang terbaik untuk bayi. Namun terkadang karena kondisi medis tertentu, ASI tidak dapat diberikan kepada bayi.

Susu formula bayi prematur dan berat lahir rendah (BBLR) merupakan susu yang dapat diberikan jika ibu memiliki kondisi medis tertentu sehingga tidak dianjurkan untuk menyusui. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan bayi mendapatkan asupan nutrisi yang konsisten dan membantu bayi mengejar ketertinggalan pertumbuhannya sebagai suplemen.

Lantas, pemberian susu BBLR sampai usia berapa? Yuk, Moms, simak penjelasan berikut.

Susu BBLR sampai Usia Berapa

BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan di bawah 2.500 gram.1 Penggunaan susu BBLR berfokus pada pertumbuhan dan perkembangan bayi yang idealbaik dan sesuai tahap usia.

Pemberian dan saran sampai usia berapa bayi BBLR minum susu harus sesuai petunjuk dokter,  seperti apakah nutrisi yang diberikan sudah mendukung peningkatan pertumbuhan bayi sesuai target yang dituju.

Hal itu bisa dilihat dari status pertumbuhannya, seperti kenaikan berat badan, peningkatan tinggi badan, dan peningkatan lingkar kepala.2 Jangan lupa memeriksa kemampuan reflleks menghisap, menelan, kematangan fungsi pernafasan, dan koordinasi antara ketiga fungsi. 

Lalu sampai usia berapa bayi BBLR minum susu? Dan jenis susu apa yang diberikan?

Bunda perlu berkonsultasi ke dokter untuk kedua hal ini. Dan jika kenaikan berat badan Si Kecil belum sesuai target, ada kemungkinan dokter akan mengganti susunya sehingga kenaikan berat badan dapat sesuai yang diharapkan.

Dokter juga akan menyarankan Si Kecil memulai MPASI jika usianya sudah menginjak 6 bulan untuk menunjang pertambahan berat badannya.2,3

Selain susu formula, bayi pada usia 6 bulan juga harus diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan gizinya yang makin meningkat.

Panduan Memberikan Susu BBLR

Berikut adalah beberapa panduan untuk memberikan susu BBLR pada Si Kecil:

1. Pastikan Dosis yang Tepat

Berikan susu BBLR sesuai dosis dengan memerhatikan usia, berat badan, dan kondisi kesehatannya.

Pastikan Moms berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis terkait untuk panduan mengenai dosis yang tepat untuk Si Kecil.

2. Tidak Perlu Menambahkan Bahan Lain pada Susu BBLR

Susu BBLR diformulasikan dengan kandungan nutrisi khusus untuk memenuhi kebutuhan bayi. Menurut American Heart Association, sebaiknya anak usia di bawah 2 tahun menghindari konsumsi gula tambahan. Konsumsi gula tambahan berlebih dapat menyebabkan masalah kesehatan pada anak di kemudian hari, seperti misalnya gigi berlubang / caries dentis, obesitas, penyakit jantung.4 Oleh karenanya,  Moms tidak perlu menambahkan bahan lain, seperti gula atau madu. Pastikan Moms mengikuti petunjuk dari dokter.

3. Berikan Susu BBLR secara Teratur

Setelah mengetahui panduan untuk memberikan susu BBLR,  Moams perlu memperhatikan agar waktu pemberian susu kepada Si Kecil secara teratur, sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan dokter atau tenaga medis yang terkait.

4. Ikuti Petunjuk Cara Membuat Susu BBLR yang Tepat

Baca dan ikuti petunjuk pada kemasan susu BBLR mengenai cara membuat dan memberikan susu pada bayi. Salah satu informasi penting terkait ini adalah penggunaan suhu air untuk mencampur susu.

Sebagai informasi, untuk membuat susu formula bagi bayi usia di bawah 3 bulan, terutama pada bayi prematur, gunakan air panas untuk membunuh mikroba.5

Caranya adalah masak air hingga mendidih lalu diamkan selama 5 menit. Setelah itu, masukkan ke botol yang bersih dan campurkan dengan susu formula. Dinginkan suhu air sampai suhu tubuh sebelum diberikan kepada Si Kecil. Selalu ikuti petunjuk pembuatan susu yang tercantum di dalam kemasan. 

Perhatikan takaran air yang digunakan karena mencampur susu formula dengan air yang terlalu banyak bisa berisiko karena kalori yang terkandung lebih sedikit dan tidak cukup memenuhi kebutuhan bayi.6


Baca Juga: Apa Itu Gut Brain Axis? Yuk, Simak Informasinya di Sini!


5. Bersihkan Alat dan Bahan yang Digunakan

Pastikan semua alat dan bahan yang digunakan untuk menyiapkan susu BBLR, seperti botol, dot, dan sendok, telah dicuci dan disterilkan sebelum digunakan. 7

Tak kalah penting, simpan susu dengan wadah kedap udara yang bersih, dingin, dan kering.

6. Awasi Perkembangan Bayi

Pantau pertumbuhan dan perkembangan bayi secara teratur, dan konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis jika ada masalah atau kekhawatiran.

Pertumbuhan Si Kecil dapat Moms lihat dari pertambahan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepalanya.8

Memilih Susu untuk Bayi BBLR

Memilih susu BBLR tidak bisa sembarangan. Moms perlu memastikan bahwa susu yang diberikan memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan Si Kecil dan sesuai dengan anjuran dokter. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Kandungan Kalori Tinggi

Susu BBLR umumnya memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibandingkan susu biasa. Hal ini penting untuk membantu peningkatan berat badan secara bertahap namun optimal. Kalori yang cukup akan:
•    Mendukung pertumbuhan jaringan tubuh
•    Memberikan energi untuk aktivitas dasar tubuh
•    Membantu pemulihan kondisi bayi

2. Protein Berkualitas Tinggi 

Protein berperan penting dalam pembentukan sel dan jaringan tubuh. Bayi BBLR membutuhkan protein dalam jumlah cukup untuk mendukung pertumbuhan yang cepat. Pastikan susu BBLR mengandung protein yang:
•    Mudah dicerna
•    Berkualitas tinggi
•    Sesuai dengan kebutuhan bayi 

3. Kaya Vitamin dan Mineral

 Vitamin dan mineral sangat penting untuk mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan. Beberapa nutrisi penting yang harus ada dalam susu BBLR antara lain:
•    Zat besi: mencegah anemia
•    Kalsium dan fosfor: mendukung pertumbuhan tulang
•    Vitamin D: membantu penyerapan kalsium
•    Vitamin A, C, dan E: mendukung sistem imun

4. Mengandung Lemak Sehat

Lemak merupakan sumber energi utama bagi bayi. Selain itu, lemak juga penting untuk perkembangan otak.
Beberapa jenis lemak sehat seperti DHA dan ARA biasanya ditambahkan dalam susu khusus untuk mendukung perkembangan kognitif.

5. Mudah Dicerna

Karena sistem pencernaan bayi BBLR masih sensitif, penting memilih susu yang diformulasikan agar mudah dicerna dan diserap tubuh.

Sebagai catatan, setiap bayi memiliki kebutuhan gizi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis yang terkait susu BBLR sampai usia berapa dan rekomendasi yang tepat dalam memberikan susu BBLR atau makanan lainnya pada bayi.

Agar Moms tidak merasa bingung atau sendirian dalam memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil, yuk, bergabung dengan Lactoclub Community. Di sana, Moms bisa mendapatkan informasi terpercaya seputar kehamilan dan tumbuh kembang anak, sekaligus berbagi pengalaman dengan sesama Moms. Dukungan dan edukasi yang tepat akan membantu Moms menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Pertanyaan Seputar Susu untuk BBLR

1.    Apa keunggulan susu khusus bayi BBLR?

Susu khusus untuk bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) diformulasikan dengan kandungan energi, protein, serta zat gizi yang lebih tinggi dibandingkan susu standar. Formula ini dirancang untuk mendukung kebutuhan nutrisi bayi sehingga dapat membantu proses pertumbuhan dan peningkatan berat badan secara optimal.

2.    Kapan bayi BBLR dapat beralih ke susu formula biasa?

Peralihan umumnya dapat dipertimbangkan ketika berat badan dan kondisi klinis bayi sudah lebih stabil serta pertumbuhan menunjukkan kemajuan yang baik sesuai usia koreksi. Keputusan ini sebaiknya dilakukan berdasarkan evaluasi dan rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan.

3.    Bagaimana memilih susu yang sesuai untuk bayi BBLR?

Pemilihan susu sebaiknya disesuaikan dengan usia, berat badan, dan kondisi kesehatan bayi. Moms dapat memperhatikan kandungan energi, protein, dan zat gizi penting lainnya yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang. Konsultasi dengan dokter sebelum memilih atau mengganti susu juga dianjurkan agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing bayi.

Referensi:

1.    IDAI. Pemberian ASI pada Bayi Lahir Kurang Bulan. Dari: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-asi-pada-bayi-lahir-kurang-bulan. Diakses 14/4/2023
2.     WHO. Optimal Feeding of Low-Birthweight Infants in Low- and Middle-Income Countries. Dari: https://www.mcsprogram.org/wp-content/uploads/2017/06/WHO-MCSP-LBWFeedingBrief.pdf. Diakses 14/4/2023
3.     Healthy Children. Amount and Schedule of Baby Formula Feedings. Dari: https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/formula-feeding/Pages/Amount-and-Schedule-of-Formula-Feedings.aspx. Diakses 14/4/2023
4.     Kara Mayer Robinson. Measuring and Mixing Formula. Dari: https://www.webmd.com/parenting/baby/features/mixing-formula. Diakses 14/4/2023
5.     CDC. How Much and How Often to Feed Infant Formula. Dari: https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/formula-feeding/how-much-how-often.html. Diakses 14/4/2023
 


“Special



Disclaimer

Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.

Bagikan : Facebook WhatsApp