Kebutuhan nutrisi bayi prematur memang berbeda dibandingkan bayi cukup bulan. Organ tubuhnya, termasuk sistem pencernaan dan metabolisme, masih dalam tahap pematangan sehingga asupan nutrisi perlu disesuaikan dengan kondisinya.
Dalam kondisi ini, banyak orang tua yang bertanya , “bayi prematur minum apa agar kebutuhan gizinya tetap optimal?” Dokter mungkin akan merekomendasikan nutrisi tambahan lain sebagai pendamping ASI atau sebagai pilihan sementara untuk membantu mengejar pertumbuhan Si Kecil.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa saja kebutuhan nutrisi bayi prematur yang perlu Moms pahami. Yuk, simak bersama!
Kapan Bayi Prematur Memerlukan Tambahan Nutrisi?
Biasanya, nutrisi bayi prematur direkomendasikan untuk bayi lahir sebelum 37 minggu kehamilan atau bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram. Bayi prematur dan bayi dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) memiliki organ tubuh yang belum matang sepenuhnya, termasuk sistem pencernaan, hati, dan ginjal.
Oleh karena itu, pemberian nutrisi harus disesuaikan agar bayi bisa tumbuh optimal tanpa membebani organ yang masih dalam tahap pematangan. Dokter anak atau ahli gizi biasanya akan menilai apakah Si Kecil membutuhkan susu prematur dan berapa lama penggunaannya.
Moms mungkin mendengar istilah “fortifier” (HMF/Human Milk Fortifier) atau formula khusus prematur. Indikasi umum perlunya nutrisi tambahan antara lain:
- Berat lahir sangat rendah (VLBW) atau laju naik berat/lingkar kepala tidak sesuai target pertumbuhan.
- Asupan ASI belum mencukupi kebutuhan protein/energi, atau ada defisit mineral (mis. risiko osteopenia prematur).
- Gagal tumbuh (growth faltering) mendekati pulang atau setelah pulang dari NICU. 2
WHO menegaskan: jika ASI ibu atau donor ASI tidak tersedia/kurang dan kenaikan berat badan tidak memadai, preterm formula atau fortifier dapat dipertimbangkan dengan pengawasan ketat.
Pemberian Nutrisi Tambahan untuk Bayi Prematur
1. ASI
ASI adalah “pondasi”. Jika volume cukup tetapi pertumbuhan masih kurang, dokter dapat menambahkan HMF (bovine-based atau human-milk–based). Bukti Cochrane menunjukkan fortifikasi multi-nutrien meningkatkan pertumbuhan jangka pendek selama perawatan, namun manfaat jangka panjang belum konsisten.
Bagaimana dengan jenis fortifier? Uji acak besar terbaru pada bayi amat sangat prematur yang seluruhnya mendapat ASI menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna kejadian gabungan NEC/sepsis/kematian antara fortifier berbahan dasar ASI manusia vs. sapi. Artinya, pemilihan jenis HMF sebaiknya dipersonalisasi, menimbang ketersediaan, biaya, dan respons Si Kecil.
Baca Juga: Kisaran Biaya Bayi di NICU
2. Donor ASI
Saat ASI ibu belum mencukupi atau sementara kontraindikasi, donor ASI yang dipasteurisasi dapat digunakan, dan pada VLBW sering tetap perlu fortifikasi untuk memenuhi kebutuhan protein/mineral.
3. Preterm formula / post-discharge formula
Bila ASI tidak tersedia/ditolak, WHO dan AAP merekomendasikan formula khusus prematur. Setelah pulang, sebagian pusat merekomendasikan fortifikasi ASI atau penggunaan formula selama ±12 minggu pada kelompok berisiko tinggi (mis. <1250 g) untuk mengejar mineralisasi tulang dan pertumbuhan, meskipun bukti manfaat jangka panjang masih terbatas sehingga perlu pemantauan ketat agar tidak berlebih.
Pemantauan Pertumbuhan & Tanda Perlu Evaluasi
Gunakan grafik pertumbuhan yang dikoreksi usia gestasi, pantau berat, panjang, dan lingkar kepala secara berkala. Hindari overfeeding karena kenaikan cepat berlebih berpotensi berdampak metabolik di kemudian hari sasaran kita adalah “tumbuh optimal, bukan sekadar cepat”. Konsultasikan bila Moms melihat: sulit minum, muntah berulang, tidak mencapai target kenaikan berat, atau ada kekhawatiran apa pun.
Intinya, nutrisi bayi prematur harus dipersonalisasi. ASI tetap utama, namun pada banyak keadaan Si Kecil membutuhkan nutrisi tambahan seperti HMF dan formula khusus dengan keputusan yang selalu diambil bersama dokter anak dan dimonitor ketat. Dengan strategi ini, Moms membantu Si Kecil mengejar tumbuh kembang yang optimal.
Untuk membantu Moms lebih percaya diri dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bayi prematur, Moms bisa bergabung dengan Lactoclub Community.
Di sana, Moms dapat berbagi pengalaman dengan orang tua lain, mendapatkan tips memilih dan memberikan susu prematur yang tepat, serta mendapatkan informasi terpercaya dari para ahli seputar tumbuh kembang dan kesehatan pencernaan Si Kecil. Yuk, gabung sekarang dan temukan dukungan yang Moms butuhkan!
Pertanyaan Seputar Nutrisi Bayi Prematur
- Apa yang dimaksud nutrisi tambahan pada bayi prematur?
Nutrisi tambahan mencakup fortifikasi ASI (Human Milk Fortifier/HMF) untuk menambah protein, energi, mineral, serta suplemen mikronutrien seperti zat besi dan vitamin D.
- Kapan Moms perlu mulai mempertimbangkan HMF (fortifier) pada ASI?
Fortifikasi dipertimbangkan bila pertumbuhan kurang optimal atau bayi termasuk kelompok risiko tinggi (mis. VLBW), meski sudah mendapat ASI.
- Kapan perlu menggunakan formula khusus prematur?
WHO menyarankan formula prematur bila ASI ibu/donor tidak tersedia atau pertumbuhan tidak memadai.
Referensi:
- Brune, K. D., & Donn, S. M. (2018). Enteral feeding of the preterm infant. NeoReviews, 19(11), e645–e653. https://doi.org/10.1542/neo.19-11-e645
- NHS Greater Glasgow and Clyde. (n.d.). Enteral feeding of preterm babies. GGC Paediatric Guidelines.https://www.clinicalguidelines.scot.nhs.uk/ggc-paediatric-guidelines/ggc-paediatric-guidelines/neonatology/enteral-feeding-of-preterm-babies/
- American Academy of Family Physicians. (2014). Common questions about outpatient care of premature infants. American Family Physician.https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2014/0815/p244.html
- Jensen, G. B., et al. (2024). Effect of human milk–based fortification in extremely preterm infants… eClinicalMedicine, 68, 102375. https://www.thelancet.com/journals/eclinm/article/PIIS2589-5370(23)00552-7/fulltext
- American Academy of Pediatrics. (2026). Promoting human milk and breastfeeding for the very low birth weight infant: Clinical report. Pediatrics. https://publications.aap.org/
- Johns Hopkins All Children’s Hospital. (2023). Very low birth weight infants: Discharge feeding clinical pathway. https://www.hopkinsmedicine.org/
Artikel Terkait