Parenting Corner

Bayi Newborn Tidak BAB? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya

21 April 2026

bayi newborn tidak bab

Di hari-hari awal setelah kelahiran, perhatian Moms sering tertuju pada perubahan kecil yang tampak sepele, tapi terasa mengkhawatirkan. Salah satunya saat menyadari bayi newborn tidak BAB. Kondisi ini kerap memunculkan pertanyaan, “apakah normal bayi baru lahir tidak BAB, atau justru menandakan gangguan pada pencernaannya?”

Agar tidak langsung panik, Moms perlu memahami pola BAB normal pada newborn, kenapa bayi baru lahir tidak BAB, serta langkah aman yang bisa dilakukan untuk membantu Si Kecil tetap nyaman.

Frekuensi BAB Newborn yang Normal

Frekuensi buang air besar pada bayi baru lahir bisa sangat beragam. Ada bayi yang BAB setiap kali selesai menyusu, namun ada juga yang baru BAB setelah dua hingga tiga hari. Kedua pola tersebut masih termasuk normal dan tidak selalu menandakan adanya gangguan pencernaan.

Kenapa Bayi Baru Lahir Tidak BAB?

Berikut beberapa penyebab umum bayi tidak BAB berhari-hari:

1. Proses Adaptasi Pencernaan

Di minggu-minggu awal, saluran cerna bayi masih belajar bekerja. Gerakan usus belum seefektif bayi yang lebih besar, sehingga BAB bisa lebih jarang.

2. ASI Terserap Optimal

Pada bayi ASI eksklusif, zat gizi pada ASI bisa diserap sangat baik oleh tubuh. Akibatnya, sisa yang dibuang sebagai feses menjadi sangat sedikit.

3. Asupan ASI Masih Terbatas

Di awal kelahiran, produksi ASI belum selalu langsung banyak. Asupan yang masih sedikit dapat membuat frekuensi BAB bayi ikut berkurang.

Meski begitu, jika bayi terlihat rewel, perutnya kembung, atau tampak kesakitan saat mengejan, kondisi ini perlu diperhatikan lebih lanjut. Moms juga perlu tahu cara aman untuk membantu Si Kecil tanpa membuatnya tidak nyaman.

Baca Juga: BAB Normal Bayi yang Perlu Dipahami

Cara Aman Membantu Newborn BAB

Berikut beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk membantu bayi baru lahir BAB:

1. Pastikan Bayi Memperoleh ASI yang Cukup

Bayi dapat memperoleh ASI secara optimal ketika Moms menerapkan teknik menyusu yang tepat. Perhatikan beberapa tanda pelekatan yang benar berikut:

  • Dekap bayi dan pastikan hidungnya sejajar puting ibu
  • Mulut bayi terbuka lebar dan mencakup sebagian besar areola, bukan hanya puting
  • Dagu menempel ke payudara dan hidung tidak tertekan

2. Pijat Perut dengan Lembut

Pijat perut dapat membantu merangsang pergerakan usus bayi. Lakukan pijatan searah jarum jam dengan lembut dan tangan yang hangat.

3. Gerakan Kaki Seperti Mengayuh Sepeda

Saat bayi dalam kondisi tenang, gerakkan kedua kakinya perlahan untuk membantu stimulasi saluran cerna.

4. Tummy Time Singkat

Tummy time saat bayi terjaga dapat membantu meningkatkan tekanan ringan pada perut dan mendukung fungsi pencernaan, sekaligus melatih otot leher dan tubuh.

Tips Pola Makan untuk Ibu Menyusui

Selain stimulasi dari luar, faktor lain yang tak kalah penting adalah asupan gizi dari ibu menyusui. Pada bayi ASI, apa yang Moms konsumsi bisa ikut berpengaruh pada kualitas ASI yang diterima Si Kecil.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Konsumsi makanan seimbang dengan cukup serat dari buah dan sayur
  • Perbanyak minum air putih agar produksi ASI optimal
  • Batasi makanan tinggi lemak jenuh dan terlalu pedas
  • Perhatikan respon bayi setelah Moms mengonsumsi makanan tertentu

Pendekatan terbaik untuk mendukung pencernaan bayi adalah dengan mengenali pola BAB Si Kecil, memberikan dukungan yang aman sesuai usianya, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika muncul hal yang mengkhawatirkan. Perlu diingat, setiap bayi memiliki ritme dan kebutuhan yang unik.

Moms juga tidak perlu menjalani semua fase ini sendirian. Bergabung bersama Lactoclub Community membantu Moms saling berbagi pengalaman, memperoleh edukasi seputar nutrisi dan tumbuh kembang bayi, serta mendapatkan tips praktis langsung dari para ahli.

Pertanyaan Seputar Bayi Newborn Tidak BAB

  1. Apa penyebab bayi newborn tidak BAB dalam beberapa hari?
    Hal ini bisa terjadi karena ASI terserap hampir seluruhnya, pola menyusu belum stabil, atau proses pencernaan bayi yang masih beradaptasi.
     
  2. Bagaimana cara membantu bayi agar bisa BAB kembali?
    Pastikan bayi menyusu cukup, lakukan pijat perut lembut dan gerakan kaki seperti mengayuh, serta jaga posisi menyusu yang benar.
     
  3. Kapan kondisi ini dianggap darurat?
    Kondisi perlu segera diperiksa jika bayi tidak BAB disertai muntah, perut kembung keras, feses berdarah, atau bayi tampak sangat lemas.

Referensi:

  1. Children’s Hospital Colorado. (2020, October 19). Baby poop guide. https://www.childrenscolorado.org/just-ask-childrens/articles/baby-poop-guide/ 
  2. Nagar, Nandini. (2025). Baby Not Pooping but Passing Gas? Causes & When to Worry. Retrieved January 2026, from https://www.cloudninecare.com/blog/newborn-not-pooping-but-passing-gas 
  3. NHS UK. (2023). Latching on - How to breastfeed. Retrieved January 2026, from https://www.nhs.uk/best-start-in-life/baby/feeding-your-baby/breastfeeding/how-to-breastfeed/latching-on/ 
  4. NHS UK. (2025). Breastfeeding and diet.  Retrieved January 2026, from https://www.nhs.uk/baby/breastfeeding-and-bottle-feeding/breastfeeding-and-lifestyle/diet/



Bagikan : Facebook WhatsApp