Waktu Baca: 2 Menit
Ketika Si Kecil terserang batuk pilek, Moms mungkin dicemaskan dengan dahak yang menumpuk di saluran napasnya. Sebab, bayi biasanya kesulitan mengeluarkan dahaknya sendiri. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan Si Kecil sesak atau kesulitan bernapas.
Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk mengetahui cara mengeluarkan dahak pada bayi. Artikel ini akan membahas tips dan cara mengeluarkan dahak pada bayi agar Si Kecil bisa bernapas lebih lega.
Apakah Normal Dahak pada Bayi?
Dahak merupakan lendir atau cairan yang ada di saluran pernapasan. Kita mungkin sering melihat lendir atau cairan ini keluar dari hidung, tenggorokan, dan mulut bayi. Kondisi ini sebenarnya normal dan tidak perlu dicemaskan ya Moms.
Sebab dahak atau lendir pada saluran pernapasan sebenarnya justru memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan bayi. Dahak yang lengket, membantu menjaga hidung, mulut, dan tenggorokan bai tetap lembab dan lembut. Lendir juga membantu menghentikan masuknya kuman ke dalam tubuh bayi.
Namun, bagaimana jika jumlah dahak terlalu banyak dan mulai mengganggu saluran pernapasan bayi? Lendir yang berlebihan pada saluran pernapasan bayi terkadang bisa menunjukkan tanda-tanda penyakit atau infeksi.
10 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi
Daya tahan tubuh pada bayi belum berkembang sempurna, sehingga Si Kecil rentan terpengaruh berbagai faktor dari luar, terutama pada saluran pernapasannya. Nah, saat sakit atau terkena infeksi pada pernapasan, bayi pun belum mempunyai kemampuan yang baik untuk mengeluarkan dahak karena refleks batuknya masih lemah.
Oleh karena itu, Moms perlu membantu bayi mengeluarkan dahak dari tenggorokan untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah. Berikut ini beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi:
1. Bersihkan lendir berlebih
Moms bisa mengelap lendir berlebih pada mulut atau hidung bayi dengan menggunakan kain lembut atau tisu.
2. Larutan garam
Semprotan larutan garam dapat membantu mengendurkan ingus kering dan membersihkan dahak yang menempel di lubang hidung. Ini cukup efektif sebagai cara mengatasi batuk berdahak pada bayi.
3. Gunakan humidifier
Pasanglah humidifier atau pelembab udara di kamar bayi untuk menjaga kelembaban udara sehingga pernapasan Si Kecil menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk rutin membersihkan mesin humidifier sehingga bakteri tidak tumbuh di dalamnya.
4. Mandi air hangat
Mandi air hangat juga menjadi salah satu cara mengeluarkan dahak pada paru-paru bayi. Ini karena saat bernapas pada uap panas, dahak akan lebih mudah keluar. Namun, saat mandi air hangat, bayi harus selalu berada dalam pengawasan ya Moms.
5. Lebih sering susui bayi
Saat terserang infeksi atau batuk berdahak, bayi perlu tetap terhidrasi. Oleh karena itu, pastikan tetap menyusui bayi dengan rutin atau lebih sering ya Moms.
6. Hindari pemicu alergi
Agar kelebihan dahak tidak menjadi lebih parah, selain perlu memahami cara mengeluarkan dahak pada bayi, Moms perlu memastikan bayi terhindari dari zat-zat pemicu alergi, seperti debu atau bulu hewan peliharaan.
Baca Juga: Warna BAB Bayi Baru Lahir
7. Tepuk punggung bayi
Menepuk lembut punggung Si Kecil bisa menjadi cara menghilangkan napas grok-grok pada bayi. Moms hanya perlu meletakkan bayi di atas lutut, kemudian tepuklah punggungnya dengan lembut, sehingga gravitasi akan membantu dahak keluar dari saluran napas Si Kecil.
8. Gunakan nasal aspirator khusus bayi
Peralatan khusus, seperti nasal aspirator dengan kawat lunak atau karet penghisap, dapat digunakan untuk membantu mengeluarkan dahak pada nasofaring bayi. Namun, hindari menyedot dahak memakai nasal aspirator saat ada tumpukan dahak di tenggorokan bayi, karena bisa membuat Si Kecil tidak nyaman dan mungkin mengalami otitis media serta pneumonia.
9. Pijat hidung
Pijat lembut hidung bagian atas, dahi, bagian atas kepala, dan area tulang pipi untuk memudahkan lendir keluar dari hidung.
10. Gunakan minyak esensial
Beberapa jenis minyak esensial, seperti melaleuca dan serai, bisa membantu menghangatkan ruangan, meredakan hidung tersumbat, dan mengurangi produksi dahak. Moms bisa menguap ruangan dengan beberapa tetes minyak esensial. Selain itu, berikan juga beberapa tetes minyak esensial pada selimut, bantal, dan pakaian bayi.
Hal yang Harus Dihindari
Dalam upaya membantu si Kecil, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan:
- Memberikan obat batuk bebas tanpa resep dokter
- Menepuk punggung terlalu keras
- Mengisap lendir dengan mulut tanpa alat steril
Menurut World Health Organization (WHO), penggunaan obat batuk pada bayi di bawah usia dua tahun tidak direkomendasikan tanpa pengawasan medis.
Kapan Harus ke Dokter?
Moms perlu segera mencari pertolongan medis jika:
- Bayi tampak sesak napas
- Warna bibir membiru
- Demam lebih dari 38°C pada bayi di bawah 3 bulan
- Dahak berlangsung lebih dari 10 hari tanpa perbaikan
Penanganan cepat akan membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.
Moms, dahak pada bayi memang bisa membuat khawatir, tetapi sebagian besar kasus bersifat ringan dan dapat ditangani di rumah dengan langkah yang aman. Memahami cara mengeluarkan dahak pada bayi seperti posisi tengkurap ringan, penggunaan uap hangat, dan penyedotan lendir yang tepat dapat membantu si Kecil bernapas lebih lega.
Selalu lakukan dengan lembut dan penuh perhatian. Jika muncul tanda bahaya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan penanganan yang tepat, si Kecil bisa kembali nyaman dan ceria seperti sediakala.
Jangan lupa, untuk memenuhi asupan nutrisi Si Kecil agar daya tahan tubuhnya lebih baik dan terhindar dari berbagai penyakit atau infeksi yang bisa mengganggu pernapasannya ya Moms.
Moms bisa bergabung dengan Lactoclub Community, komunitas eksklusif yang menyediakan berbagai informasi seputar nutrisi, kesehatan,dan perawatan anak, termasuk tips dari para ahli serta panduan yang relevan sesuai usia dan kebutuhan Si Kecil.
Pertanyaan Seputar Dahak Bayi
- Bagaimana cara aman membantu bayi mengeluarkan dahak?
Berikan ASI lebih sering, gunakan saline nasal drops, lakukan tepuk punggung ringan (chest physiotherapy), dan pastikan bayi cukup cairan.
- Apa posisi yang membantu dahak lebih mudah keluar?
Posisi setengah duduk atau tengkurap di dada orang tua (tummy to tummy) dengan pengawasan.
- Kapan dahak pada bayi perlu diperiksa dokter?
Jika disertai sesak napas, napas berbunyi berat, demam tinggi, sulit menyusu, atau berlangsung lebih dari 3 hari.
Referensi:
- UNC Health Talk - 6 Pediatrician-Approved Tips for Dealing with Mucus. Dari: https://healthtalk.unchealthcare.org/6-pediatrician-approved-tips-for-dealing-with-mucus/ diakses pada 2 Juli 2024.
- Healthline - How to Get Mucus Out of Baby Throat. Dari: https://www.healthline.com/health/baby/how-to-get-mucus-out-of-baby-throat diakses pada 2 Juli 2024.
- Vinmec - How to Clear Phlegm in The Throat for Baby. Dari: https://www.vinmec.com/en/news/health-news/pediatrics/how-to-clear-phlegm-in-the-throat-for-babies/ diakses pada 2 Juli 2024.
- Verywell Health - 3 Home Remedies for a Baby's Cough and Chest Congestion. Dari: https://www.verywellhealth.com/home-remedies-baby-cough-congestion-5176160 diakses pada 2 Juli 2024.
- Medical News Today - Baby congestion: Causes, symptoms, and home remedies. Dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/325561 diakses pada 2 Juli 2024.
- World Health Organization. (2022). Children and respiratory infections. https://www.who.int
Artikel Terkait