Parenting Corner

Moms, Ini Tahapan Tumbuh Kembang Bayi Prematur

16 March 2023

Tidak semua bayi lahir sehat tepat waktu atau saat kehamilan sudah cukup bulan (aterm). Ada juga sebagian bayi yang terlahir prematur. 

Perlu Moms ketahui, tahapan tumbuh kembang bayi prematur tidak sama dengan bayi yang cukup bulan atau lahir di usia kehamilan sekitar 40 minggu.

Bayi prematur rentan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pasalnya, bayi lahir di usia kehamilan belum genap 37 minggu dan bayi berisiko lahir dengan berat badan rendah. 

Meskipun rentan mengalami gangguan tumbuh kembang, sebagian bayi prematur bisa sehat dan mampu mengejar tumbuh kembang laiknya bayi yang lahir cukup bulan. 

Untuk menambah bekal pengetahuan para Moms, simak tahapan tumbuh kembang bayi prematur berikut cara menjaga kesehatannya.

Tahapan Tumbuh Kembang Bayi Yang Lahir Prematur

Tonggak tumbuh kembang bayi prematur tidak sama dengan bayi yang lahir cukup bulan, tapi dibuat dengan penyesuaian.

Nah, penyesuaian untuk pemantauan tumbuh kembang bayi prematur menggunakan usia koreksi. 

Usia koreksi merupakan hasil pengurangan usia kronologis dengan hasil perbedaan usia gestasi dengan usia aterm (40 minggu), contoh: bayi lahir dengan masa gestasi 34 minggu, usia kronologis 10 minggu, maka usia koreksinya adalah 10 minggu - (40 minggu – 34 minggu) = 4 minggu.

Jadi, Moms dapat menyamakan capaian perkembangan buah hati yang prematur dengan yang lahir cukup bulan. Untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi serta stimulasi yang tepat, berikut beberapa tahapan tumbuh kembang bayi prematur yang perlu Moms ketahui:

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 1 Bulan Terkoreksi

Bayi prematur berumur 1 bulan atau 4 minggu usia koreksi biasanya bisa melihat ke sekitarnya. Bayi juga bisa bermain sendiri, seperti mendekatkan tangan ke mulut. 

Bayi juga mampu menunjukkan tanda-tanda kepekaan pada lingkungan, seperti menangis saat takut atau lapar. 

Dari segi motorik, bayi sudah bisa menggerakkan kedua lengan dan kakinya secara bersamaan, mengangkat dagu saat ditengkurapkan, dan membuka sedikit jari-jarinya saat tiduran. 

 

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 2 Bulan Terkoreksi

Bayi pada usia ini bisa tersenyum ketika merespons sesuatu, membuat suara kecil saat bahagia atau kesal, dan mengoceh pendek-pendek. 

Dari segi motorik, bayi sudah bisa membuka dan menutup telapak tangannya, bisa menyatukan tangan, mengangkat kepala dan dada saat tengkurap, dan menjaga kepala stabil saat dipegangi di posisi duduk. 

 

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 4 Bulan Terkoreksi

Pada usia ini, bayi yang lahir prematur sudah bisa tertawa terkekeh-kekeh dan rewel mencari perhatian saat merasa tidak nyaman. 

Dari segi motorik, bayi sudah bisa menopang siku dan pergelangan tangan saat tengkurap, berguling dari tengkurap ke rebahan dan sudah bisa menggenggam.

 

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 6 Bulan Terkoreksi

Pada usia koreksi 6 bulan, bayi prematur dapat menepuk atau tersenyum ketika melihat bayangannya sendiri dan menoleh ketika dipanggil. 

Bayi juga mulai membuat ocehan pendek seperti “da”, “ga”, “ba”, “ka”, atau “ta”. Bayi juga sudah mampu duduk sebentar tanpa dipegangi, bisa berguling dari arah belakang ke tengkurap, dan coba meraih benda kecil dengan jarinya.

 

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 9 Bulan Terkoreksi

Pada usia ini, bayi sudah bisa menggunakan isyarat dasar seperti mengulurkan atau melambaikan tangan. Selain itu, pada tahap ini biasanya bayi juga sudah bisa mengerti jika namanya dipanggil.

 

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 12 Bulan Terkoreksi

Bayi juga bisa mulai memanggil ibu, ayah, atau orang terdekatnya dengan satu kata panggilan seperti “mama”. Bayi juga bisa mengikuti petunjuk dengan gerakan dan pada usia ini, bayi biasanya juga mulai belajar berjalan, bisa berdiri tanpa dipegangi.

Baca Juga: Bagaimana Pemberian ASI untuk Bayi Prematur? Simak di Sini!

 

Cara Menjaga Kesehatan dan Asupan Nutrisi Bayi Lahir Prematur

Untuk mengejar ketinggalan dalam tumbuh kembang bayi prematur, Moms perlu memberikan perawatan khusus untuk Si Kecil.

Ada beberapa tips yang bisa dipraktikkan untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi bayi lahir prematur:

Berikan Asupan Nutrisi yang Tepat

Asupan nutrisi bayi prematur sangat penting untuk mengejar target berat badan ideal. Moms dianjurkan memberikan ASI sejak bayi prematur lahir.

Bila terdapat indikasi medis tertentu, dokter biasanya juga meresepkan Pangan KeperluanMedis Khusus (PKMK) sesuai kebutuhan nutrisi bayi prematur. 

Lindungi Bayi dari Infeksi

Bayi prematur memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dari bayi cukup bulan, jadi lebih rentan terkena infeksi.

Untuk itu, Moms wajib memberikan imunisasi sesuai jadwal, batasi pengunjung yang akan menengok bayi, dan sebisa mungkin tidak membawa bayi ke keramaian atau tempat publik kecuali untuk periksa ke dokter.

Dengan menjaga kesehatan dan asupan nutrisi yang tepat, Moms akan membantu tumbuh kembang bayi prematur dengan lebih optimal. Setelah Si Kecil lahir, berikan ASI eksklusif dari bayi lahir sampai usia enam bulan, diikuti dengan pemberian MPASI yang aman dan tepat saat bayi berusia enam bulan.

Yuk, tetap semangat untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil ya, Moms!


Source

[1] Preterm birth. (2018, February 19). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth

[2] Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (n.d.). Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1710/pola-pertumbuhan-dan-perkembangan-bayi-prematur 

[3] PMC. (1, December). Preterm birth: Case definition & guidelines for data collection, analysis, and presentation of immunisation safety data. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5139808/Healthy Children. (n.d.). Your preemie's growth & developmental milestones. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/Pages/Preemie-Milestones.aspx 

[4] DAI. Konsensus Asuhan Nutrisi pada Bayi Prematur. Ikatan Dokter Anak Indonesia 2016

[5] Who. (2018, February 19). Preterm birth. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth

[6] Centers for Disease Control and Prevention (2021, November 1). Premature birth. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/features/premature-birth/index.html

[7] Rohsiswatmo R, Radhian Amandito. (2021, November 1). Premature birth. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/features/premature-birth/index.html




Bagikan : Facebook WhatsApp