Cara mengatasi anak susah BAB usia 2 tahun perlu dipahami orang tua dengan baik, mengingat di usia ini anak umumnya masih kesulitan menyampaikan keluhannya, apalagi mengatasinya secara mandiri, sehingga peran Moms menjadi sangat penting.
Kalau si Kecil tiba-tiba sembelit, wajar jika orang tua merasa khawatir. Maka, simak pembahasan penting di bawah ini seputar cara mengatasi anak susah BAB usia 2 tahun serta penyebab dan tanda bahayanya.
Mengenal Sembelit pada Anak Usia 2 Tahun
Sembelit atau susah BAB pada anak usia 2 tahun adalah hal yang lumrah dan biasanya tidak serius. Anak dikatakan sembelit ketika salah satu atau semua hal di bawah ini terjadi:
BAB kurang dari 3 kali seminggu
BAB-nya sangat keras, besar, dan membuat anak kesakitan
Seperti mau BAB terus atau BAB-nya terasa belum tuntas
Sembelit pada anak usia 2 tahun biasanya akan membaik dalam waktu beberapa hari. Namun, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, sembelit balita bisa menandakan masalah kesehatan tertentu.
Gejala Anak Mengalami Susah BAB
Terkadang, anak kesulitan mengungkapkan keluhan apa yang dirasakan. Maka, perhatikan beberapa tanda berikut untuk mengenali gejala susah BAB pada anak usia 2 tahun:
BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu.
BAB keras, kering, bergumpal, besar, atau terasa sakit saat dikeluarkan.
Anak terlihat menahan BAB, misalnya berjinjit, menyilangkan kaki, atau bergerak gelisah.
Perut terasa kram, kembung, atau tampak membesar.
Mual (susah makan).
Ada darah saat BAB.
Ada noda di celana anak yang terlihat seperti diare.
Anak rewel terus tanpa alasan yang jelas.
Berapa Kali Frekuensi BAB yang Normal untuk Balita Usia 1–3 Tahun?
Saat usus bekerja dengan normal, anak biasanya BAB dengan tekstur yang lembut dan mudah dikeluarkan setidaknya 4 kali dalam seminggu. Idealnya, anak BAB setiap hari dengan tekstur normal.
Jadwal BAB anak memang sedikit lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Pasalnya, waktu yang diperlukan tubuh si Kecil untuk mengubah makanan atau ASI menjadi feses memakan waktu sekitar 24–36 jam.
7 Penyebab Susah BAB pada Anak Usia 2 Tahun
Ada beberapa penyebab umum anak usia 2 tahun sembelit. Di antaranya adalah:
1. Kurang Serat
Anak usia 1-3 tahun membutuhkan asupan 19 gram serat tiap harinya. Ini bisa dicapai lewat makanan seperti buah dan sayur. Kalau anak kekurangan serat, ia akan kesusahan untuk BAB karena pergerakan di ususnya terhambat.
2. Kurang Minum
Mirip dengan kebutuhan serat, anak yang kekurangan asupan cairan setiap harinya berisiko mengalami sembelit karena pencernaannya terhambat. Jadi, Moms harus pastikan anak minum air yang cukup setiap hari. Apalagi kalau si Kecil banyak bergerak dan berolahraga.
3. Kurang Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik yang cukup bisa membantu memicu gerakan usus, sehingga makanan anak lebih cepat dicerna. Sebaliknya, kurang aktivitas fisik akan memperlambat pencernaan yang akhirnya membuat anak jadi sembelit.
4. Terlalu Sering Menahan BAB
Kadang, anak menahan BAB meski sudah waktunya karena beberapa alasan, seperti:
Kurang nyaman dengan kamar mandi di tempat umum seperti di daycare dan mal atau di rumah keluarga dan teman
Terlalu asyik bermain
Belum lancar BAB sendiri di toilet
Menahan BAB bisa membuat fesesnya jadi semakin keras dan susah dikeluarkan, karena kandungan airnya sudah diserap oleh dinding usus.
5. Faktor Emosional
Perasaan negatif seperti cemas, gugup, takut, dan stres bisa memicu gangguan pencernaan seperti susah BAB. Ini karena emosi anak memang berkaitan erat dengan kesehatan sistem pencernaannya.
Karenanya, perhatikan apakah ada faktor emosional tertentu yang memengaruhi pikiran anak seperti gugup karena mau masuk daycare, ada masalah di rumah, mau punya adik, atau Moms sekeluarga baru pindah rumah.
Baca Juga: BAB Anak Warna Hijau? Cek Penyebabnya di Sini!
6. Perubahan Rutinitas
Perubahan apa pun yang bagi orang dewasa tampak sepele ternyata bisa mengganggu jadwal BAB anak. Misalnya sedang ada perubahan cuaca, ketika si Kecil berhenti minum ASI dan mulai makan MPASI sepenuhnya, jadwal makannya berubah, atau jam tidurnya yang berubah.
7. Intoleransi atau Alergi Makanan
Intoleransi atau alergi terhadap makanan tertentu, misalnya susu sapi, juga bisa memicu sembelit pada balita.
5 Cara Mengatasi Anak Susah BAB Usia 2 Tahun
Tenang saja, Moms, umumnya sembelit akan sembuh dalam waktu singkat. Cara mengatasi anak susah BAB usia 2 tahun juga sederhana, kok. Di antaranya adalah:
1. Pijat Perut
Pijat perut si Kecil bisa jadi salah satu cara mengatasi anak susah BAB khususnya di usia 2 tahun yang ampuh. Untuk memijat perut anak, letakkan salah satu tangan Moms di atas perutnya, lalu buat gerakan melingkar dengan tangan Moms searah jarum jam. Ulangi terus dengan tekanan lembut untuk merangsang gerakan ususnya.
2. Kompres Hangat
Kompres perut si Kecil dengan botol berisi air hangat atau handuk hangat untuk mengurangi sembelit. Pastikan kompresnya tidak lebih dari 30 menit dan suhunya tidak terlalu panas agar anak tidak kena luka bakar.
3. Gerakan Sepeda
Cara mengatasi anak susah BAB usia 2 tahun yang satu ini cukup sederhana. Baringkan anak telentang di atas tempat tidur. Kemudian, angkat dan gerakkan kedua kakinya seolah Ia sedang mengayuh sepeda.
Gerakan ini bisa membantu melemaskan otot perut si Kecil dan memicu gerakan ususnya.
4. Perbaiki Posisi Tubuh saat Anak BAB
Di kamar mandi, pastikan posisi kedua kaki anak tidak menggantung dari toilet. Usahakan kedua kakinya bisa berpijak di atas lantai atau Moms bisa sangga dengan kursi kecil (dingklik) supaya posisi kakinya terangkat.
Dengan posisi seperti ini, daya gravitasi akan secara alami mendorong BAB anak keluar dengan lebih lancar.
5. Perbanyak Asupan Serat dan Cairan
Salah satu penyebab umum anak susah BAB adalah kurangnya asupan serat dan cairan. Pastikan si Kecil mendapatkan cukup serat dari buah, sayur, dan makanan tinggi serat lainnya, serta minum air yang cukup setiap hari. Kombinasi serat dan cairan membantu melunakkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan dan BAB menjadi lebih lancar.
Obat Pencahar Alami untuk Balita Susah BAB
Selain mencoba berbagai cara mengatasi anak susah BAB di usia 2 tahun, Moms juga bisa berikan berbagai obat pencahar alami berikut ini. Namun, pastikan dulu ia tidak ada alergi terhadap bahan alami yang mau diberikan, ya.
Jus buah asli (hindari bahan tambahan seperti gula).
Air putih hangat.
Minyak zaitun untuk pijat perut anak.
Makanan Pelancar BAB Yang Baik untuk Anak Usia 2 Tahun
Selain bahan alami yang bisa Moms berikan untuk anak yang susah BAB, perhatikan juga pola makan si Kecil saat ia sembelit. Jenis makanan berikut bisa membantu melancarkan BAB pada anak usia 2 tahun:
Buah-buahan yang tinggi serat seperti pepaya, apel, stroberi, pir, dan pisang
Oatmeal (bubur gandum)
Sayuran seperti buncis, kacang polong, dan brokoli
Kacang-kacangan seperti kacang merah dan almond
Biji-bijian seperti biji chia dan kuaci
Manfaat Probiotik untuk Mengatasi Sembelit Balita
Beberapa penelitian membuktikan bahwa probiotik, yaitu bakteri baik yang hidup di usus, bisa bantu mengatasi sembelit. Pasalnya, beberapa kasus sembelit mungkin disebabkan oleh tidak seimbangnya kadar bakteri di usus, di mana lebih banyak bakteri jahat yang mengganggu pencernaan.
Probiotik, di antaranya terdiri dari bakteri Bifidobacteria dan Lactobacillus, juga diketahui dapat membantu memproduksi asam lemak rantai pendek yang dapat mendorong gerakan usus.
Moms bisa memenuhi asupan probiotik anak lewat makanan fermentasi seperti tempe, miso, kimchi, dan yogurt, serta susu LACTOGROW yang sudah diperkaya dengan L. reuteri.
Kapan Harus ke Dokter kalau Anak 2 Tahun Susah BAB?
Segera konsultasikan ke dokter jika Moms punya pertanyaan atau khawatir tentang kebiasaan BAB anak. Sebaiknya periksakan juga bila anak mengalami tanda-tanda berikut:
Ada darah saat BAB.
Sembelit belum sembuh setelah lebih dari 2 minggu.
Anak jadi lesu atau tidak bisa beraktivitas karena sembelit.
Feses sulit keluar meski anak sudah mengejan.
Ada cairan atau feses lembek yang keluar tanpa disadari.
Ada luka kecil dan terasa sakit di sekitar anus.
Muncul pembengkakan pembuluh darah di area anus.
Anak sakit perut, demam, atau muntah.
Ada perubahan saat buang air kecil, kaki terasa lemas, atau nyeri punggung.
Dokter dan tenaga kesehatan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab serta penanganannya yang tepat.
Demikianlah pembahasan tentang sembelit dan cara mengatasi anak susah BAB di usia 2 tahun. Pastikan pola makan anak tinggi serat, minumnya cukup, dan biasakan si Kecil untuk ke toilet setiap harinya.
Berikan LACTOGROW sebagai susu pilihan Moms untuk Si Kecil. LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri* dan 0g sukrosa. Selain itu, LACTOGROW juga diperkaya dengan inulin, DHA, ARA, omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral untuk membantu perut si kecil jadi lebih nyaman dan nutrisi terserap optimal.
Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Anak Susah BAB Usia 2 Tahun
Bagaimana cara alami mengatasi sembelit pada anak 2 tahun?
Untuk mengatasi sembelit pada anak 2 tahun, orang tua bisa memijat perut anak, memberikan kompres hangat di perut, menggerakkan kaki anak dengan gerakan sepeda, memperbaiki posisi anak ketika BAB, memastikan pola makannya tinggi serat dan minumnya cukup, serta mengajak anak aktif bergerak.
Apa makanan pelancar BAB yang baik untuk balita?
Makanan tinggi serat bisa bantu melancarkan BAB anak secara alami. Berikan buah seperti pepaya, apel, stroberi, pir, dan pisang, serta oatmeal sebagai menu sehari-hari. Sayuran seperti buncis, kacang polong, dan brokoli juga baik untuk membantu melembutkan feses. Selain itu, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti chia seed dan kuaci juga bisa menjaga pencernaan anak tetap sehat.
*Nestle adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.
Source:
1. Constipation in Children. (2025, June 2). Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/constipation-in-children
2. Durani, Y. (2023, April). Constipation (for Parents). Nemours KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/constipation.html
3. Constipation in Children. (2022, June 23). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17785-constipation-in-children
4. Grant, B. (2022, August 2). Children’s bowels. ERIC the Children’s Bowel & Bladder Charity. https://eric.org.uk/childrens-bowels/
5. Wahyuni, I. P. (2022, November 21). Pentingnya Konsumsi Makanan Sumber Serat Bagi Bayi, Anak-Anak, dan Orang Dewasa. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan RI. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1838/pentingnya-konsumsi-makanan-sumber-serat-bagi-bayi-anak-anak-dan-orang-dewasa
6. Kadim, M. (2015). Sembelit (Konstipasi) pada Anak. IDAI . https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/sembelit-konstipasi-pada-anak
7. Constipation in children. (2025, April 15). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation-in-children/symptoms-causes/syc-20354242#overview
8. Higuera, V. (2019, November 19). How to Tell If Your Child Is Constipated and How to Treat It. Healthline Media. https://www.healthline.com/health/constipation-in-kids
9. Constipation in children. (2021, October 31). The Health Service Executive, Government of Ireland. https://www2.hse.ie/conditions/constipation-children/
10. NHS. (2020, December). Constipation in Children. NHS UK. https://www.nhs.uk/baby/health/constipation-in-children/
11. Ajmera, R. (2019, September 30). Probiotics for Constipation: Everything You Need to Know. Healthline Media. https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-for-constipation
12. Morales-Brown, P. (2024, January 19). 13 home remedies to relieve constipation naturally. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318694#probiotics