Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.
Lihat Selengkapnya
GTM atau Gerakan Tutup Mulut adalah kondisi ketika anak secara konsisten menolak membuka mulut atau makan saat disuapi, yang umumnya dialami pada tahun pertama kehidupan, terutama saat fase pemberian MPASI usia 6-9 bulan. Jika pemberian makanan kurang tepat pada masa krusial ini, masalah GTM berisiko meningkat.
Menurut gangguan tingkah laku (DSM-5), gangguan makan si kecil, seperti tidak tertarik pada makanan, menghindari karakteristik makanan tertentu, atau khawatir makanan tidak menyenangkan, yang terjadi terus-menerus bisa mengganggu kebutuhan nutrisi si Kecil. Artikel ini akan membahas apa itu GTM hingga cara ampuh mengatasinya, Moms.
Apa Itu GTM?
GTM adalah singkatan dari Gerakan Tutup Mulut, yaitu kondisi ketika anak secara konsisten menolak untuk membuka mulutnya atau makan saat disuapi.
Secara umum, GTM dialami anak pada tahun pertama, terutama pada fase pemberian MPASI. Jika pemberian makanan kurang tepat, masalah GTM akan meningkat. Oleh karenanya, pemberian makanan padat secara bertahap pada anak usia 6-9 bulan merupakan masa krusial bagi orangtua.
Menurut gangguan tingkah laku (DSM-5), gangguan makan si kecil, seperti tidak tertarik pada makanan, menghindari karakteristik makanan, khawatir makanan tidak menyenangkan, yang terjadi terus menerus bisa mengganggu kebutuhan nutrisi si Kecil.
Gejala GTM pada Anak
GTM yang berkelanjutan bisa didiagnosis sebagai Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder (ARFID), dengan gejala utama berupa nafsu makan rendah, penghindaran makanan berdasarkan karakteristik tertentu, kekhawatiran saat makan, hingga kebiasaan menutup mulut atau melepeh makanan. Penolakan pada makanan bisa terjadi pada balita atau kanak-kanak dan berlanjut hingga dewasa.
Beberapa gejala GTM dan ARFID, seperti:
- Nafsu makan rendah dan kurang minat pada makanan.
- Penghindaran makanan yang ekstrem berdasarkan karakteristik makanan, misalnya tekstur, kenampakan, warna, dan bau.
- Kekhawatiran ketika sedang makan, seperti tersedak, mual, muntah, sembelit, reaksi alergi, dan lainnya.
- Anak menutup mulut atau menyemburkan/melepeh makanan.
Penyebab GTM pada Anak
Penyebab GTM yang paling sering ditemukan adalah inappropriate feeding practice, yaitu perilaku atau pemberian makanan yang tidak sesuai usia anak, berdasarkan penelitian multisenter IDAI. Selain itu, gangguan makan seperti ARFID juga berhubungan dengan kecemasan, ketakutan, perubahan genetik, trauma, hingga pengaruh lingkungan, sosial, dan budaya.
Gangguan makan, seperti ARFID, juga berhubungan dengan kecemasan, ketakutan, perubahan genetik, trauma, hingga pengaruh lingkungan, sosial, dan budaya.
Penyebab lainnya adalah Si Kecil merupakan tipe pemilih. Artinya, mereka memfavoritkan suatu makanan dan menghindari yang lain.
Gangguan makan juga bisa disebabkan kelelahan setelah beraktivitas seharian atau tidur tidak nyenyak, hingga terlalu asik bermain.
Baca Juga: 8 Makanan Sehat agar Anak Cerdas
Cara Mengatasi GTM pada Anak
Moms, cara mengatasi GTM pada anak, perlu memperhitungkan sejumlah hal, seperti tepat waktu, kuantitas dan kualitas makanan, hingga pemberian tahapan perkembangan yang mencakup tekstur antara padat dan cair. Berikut cara mudahnya.
1. Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan
Untuk anak yang menutup mulut ketika disuapi, menciptakan nafsu makan adalah kunci. Moms bisa membuat momen yang menyenangkan dan ditunggu-tunggu Si Kecil. Contohnya adalah mengajak makan di belakang rumah, membuat tema makanan, hingga mengundang tamu agar Si Kecil termotivasi untuk ikut makan.
2. Sajikan Makanan dengan Menarik
Moms, jika si Kecil tidak suka dengan bentuk makanan yang disajikan, yakinlah presentasi atau cara penyajian yang ditata cantik di piring bisa menggugah selera makan. Dalam hal ini, buatlah makanan yang lucu atau menarik perhatian si Kecil. Misalnya, potong brokoli atau wortel dalam bentuk yang lucu.
3. Berikan Variasi Makanan
Moms, gangguan makan bisa disebabkan ketakutan akan makanan baru. Namun, mereka perlu dikenalkan dengan makanan baru. Untuk itu, buatlah jadwal pengenalan makanan baru secara reguler agar terbiasa tanpa memaksanya.
4. Terapkan Jadwal Makan yang Teratur
Anak yang kecapekan mengantuk setelah beraktivitas seharian bisa menjadi tantangan ketika diberi makan. Pastikan Moms membuat jadwal makan teratur dan tidak memberikan makan mendekati waktu tidur atau setelah aktivitas lainnya.
5. Jadilah Contoh yang Baik
Tunjukkan pada Si Kecil bahwa Moms juga menyukai makanan yang sehat dan bergizi. Ajak ia makan bersama keluarga dengan suasana yang menyenangkan.
6. Konsultasikan dengan Dokter
Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter jika GTM pada Si Kecil tidak membaik atau jika Moms merasa khawatir dengan kondisi si kecil.
GTM adalah gangguan yang menantang bagi orangtua. Namun, dengan kesabaran, ketelatenan, dan strategi yang tepat, Moms dapat membantu Si Kecil memiliki nafsu makan yang baik dan memenuhi kebutuhan gizinya.
Untuk membantu melengkapi kebutuhan gizinya, Moms bisa menyediakan asupan susu bagi Si Kecil. Moms bisa memberikan susu pertumbuhan, seperti susu LACTOGROW PRO 3+ untuk anak usia 1-3 tahun.
Nestlé adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.* LACTOGROW PRO 3+ diperkaya dengan Omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral yang dapat mendukung pencernaan baik, bantu akal cerdas, dan tubuh aktif.
Itu tadi pembahasan tentang GTM, dimana GTM adalah gerakan tutup mulut atau Si Kecil menolak makan. Semoga informasi ini bermanfaat!
Pertanyaan Seputar GTM pada Anak
1. Apa itu GTM pada anak?
GTM atau Gerakan Tutup Mulut adalah kondisi ketika anak secara konsisten menolak membuka mulut atau makan saat disuapi, yang umumnya muncul pada tahun pertama kehidupan, terutama saat fase MPASI.
2. Apa penyebab utama GTM pada anak?
Penyebab GTM yang paling sering ditemukan adalah inappropriate feeding practice, yaitu pemberian makanan yang tidak sesuai usia anak, selain faktor lain seperti anak yang tipe pemilih makanan, kelelahan, atau tidur tidak nyenyak.
3. Apakah GTM sama dengan ARFID?
GTM yang berkelanjutan dan tidak membaik berpotensi didiagnosis sebagai ARFID (Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder), namun diagnosis pastinya perlu dikonfirmasi oleh dokter berdasarkan gejala yang menyertai.
4. Bagaimana cara mengatasi GTM pada anak?
Cara mengatasi GTM meliputi menciptakan suasana makan yang menyenangkan, menyajikan makanan dengan menarik, memberi variasi makanan baru secara bertahap, menerapkan jadwal makan teratur, menjadi contoh yang baik saat makan, serta berkonsultasi dengan dokter jika kondisi tidak membaik.
Source:
Maulidya, H., & Muniroh, L. (2020). Hubungan Perilaku Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Dengan Kejadian Gerakan Tutup Mulut (GTM) Dan Status Gizi Pada Baduta. Media Gizi Kesmas, 9(1), 23. https://doi.org/10.20473/mgk.v9i1.2020.23-28
Substance Abuse and Mental Health Services Administration. DSM-5 Changes: Implications for Child Serious Emotional Disturbance [Internet]. Rockville (MD): Substance Abuse and Mental Health Services Administration (US); 2016 Jun. Table 22, DSM-IV to DSM-5 Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder Comparison. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519712/table/ch3.t18/
Psychiatry.org - What are Eating Disorders? Dari https://www.psychiatry.org/patients-families/eating-disorders/what-are-eating-disorders. Diakses pada 8 Juli 2024
IDAI - Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada Batita. Dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/gerakan-tutup-mulut-gtm-pada-batita. Diakses 8 Juli 2024
Cleveland Clinic - ARFID (Avoidant/Restrictive Food Intake Disorder): Symptoms. Dari https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/24869-arfid-avoidant-restrictive-food-intake-disorder. Diakses 8 Juli 2024
Verywell Health - Why Your Toddler Won’t Eat: Possible Causes, Solutions. Dari https://www.verywellhealth.com/what-to-do-when-your-child-is-not-eating-anything-1323965. Diakses 8 Juli 2024
Raising Children Network - Family meals: tips to make them enjoyable. Dari https://raisingchildren.net.au/school-age/nutrition-fitness/family-meals/family-meals-tips. Diakses 8 Juli 2024
Cleveland Clinic - How to Deal with a Picky Eater Toddler. Dari https://health.clevelandclinic.org/how-to-overcome-your-childs-picky-eating-habits. Diakses 8 Juli 2024
Healthline - What Can You Do If Your Child Refuses to Eat Anything? Dari https://www.healthline.com/health/parenting/child-refuses-to-eat-anything. Diakses 8 Juli 2024
Artikel Terkait