Parenting Corner

7 Buah Tinggi Serat untuk Balita agar Pencernaan Lebih Sehat

16 June 2026

Buah berserat tinggi

Wactu Baca: 3 menit
 

Ditulis Oleh: Tim Penulis
Ditinjau Oleh: Mifta Novikasari S.P. M.K.M

Moms, salah satu komponen penting dalam diet balita adalah serat yang banyak terdapat pada sayur dan buah-buahan. Serat pangan merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna, terutama dalam membantu regulasi konsistensi feses dan frekuensi buang air besar.

Jika Moms mendapati Si Kecil kerap mengalami gangguan pencernaan, artikel ini akan memaparkan pentingnya konsumsi serat dan contoh buah tinggi serat untuk balita yang bisa menjadi pilihan Moms untuk menu Si Kecil.

Pentingnya Konsumsi Serat pada Anak

Konsumsi serat yang cukup membantu mencegah sembelit, yang sering kali menjadi masalah umum pada anak-anak.  Serat bekerja dengan meningkatkan volume feses dan membantu memperbaiki konsistensi feses, sehingga mendukung pergerakan usus yang lebih teratur.

Sebagian jenis serat, seperti inulin, berperan sebagai prebiotik yang dapat mendukung pertumbuhan mikrobiota usus yang bermanfaat. Konsumsi serat yang cukup juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan secara umum, termasuk mendukung fungsi sistem imun.
Mikrobiota usus berperan dalam metabolisme beberapa komponen makanan dan mendukung kesehatan saluran cerna.

Kebutuhan serat anak bervariasi sesuai usia, misalnya pada anak usia balita berkisar sekitar 10–19 gram per hari.

Baca Juga: L. Reuteri dan Manfaatnya untuk Usus Anak

7 Pilihan Buah Tinggi Serat untuk Balita 

Buah merupakan salah satu sumber serat pangan yang baik untuk pencernaan. Tidak hanya rasanya manis dan menyegarkan, berikut tujuh jenis buah tinggi serat yang cocok untuk Moms pilih sebagai bagian dari menu Si Kecil.

1.    Alpukat

Alpukat adalah buah yang sangat kaya akan serat dan lemak sehat. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung sekitar 9 gram serat. Selain itu, alpukat juga  mengandung lemak sehat dan vitamin yang berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Moms bisa menyajikan alpukat dalam bentuk puree atau dicampur dalam salad buah.

2.    Buah Beri

Beri-berian adalah buah-buahan yang kaya akan serat. Contohnya adalah blueberry bisa mengandung 4 gram serat setiap cangkirnya. Kemudian, stroberi memiliki 3 gram serat setiap cangkirnya. Tak hanya serat, buah-buahan berbentuk biji juga mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral yang baik untuk daya tahan tubuh. Rasanya yang manis keasaman bisa dipadukan dengan berbagai menu dan menjadi kesukaan anak-anak.

3.    Apel

Apel mengandung serat, terutama pada kulitnya, serta berbagai vitamin dan antioksidan. Satu buah apel ukuran sedang atau sekitar 182 gram bisa mengandung sekitar 4 gram serat. Apel juga mengandung protein, gula, lemak, air, dan karbohidrat dengan total kalori 94.

4.    Pir 

Pilihan buah tinggi serat untuk balita berikutnya adalah pir. Satu buah pir berwarna kuning ukuran sedang dapat mengandung sekitar 5,5 gram serat. Kandungan airnya juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh Si Kecil. Moms bisa menyajikan pir dalam bentuk potongan kecil atau dihaluskan sebagai makanan pendamping ASI.

5.    Pisang

Pisang adalah buah yang sangat disukai oleh anak-anak. Selain rasanya yang manis, satu buah pisang ukuran sedang juga mengandung sekitar 3,2 gram serat. Tak hanya itu, pisang juga kaya akan kalium yang penting untuk kesehatan jantung dan fungsi otot. Pisang matang umumnya lebih mudah dicerna dan dapat membantu melunakkan feses. Dengan teksturnya yang lembut, Moms bisa menyuapkan langsung ke Si Kecil atau menjadinya smoothies.

6.    Jambu Biji

Jambu biji bisa jadi pilihan untuk mendukung kebutuhan serat harian Si Kecil yang dapat membantu mendukung kelancaran buang air besar karena kandungan seratnya yang tinggi. Setiap cangkir jambu biji mengandung sekitar 8,9 serat. Selain itu, buah ini mengandung protein, lemak, karbohidrat dan dengan total kalori 112. 

7.     Pepaya

Buah bertekstur lembut ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan bagus untuk antioksidan. Dalam satu buah pepaya ukuran sedang (sekitar 275 gram) dapat mengandung hingga 6 gram serat. Pepaya sering digunakan sebagai pilihan buah yang membantu menjaga kelancaran pencernaan 

Adakah Waktu Terbaik untuk Makan Buah?

Buah adalah asupan yang baik untuk tubuh karena kandungan gizi vitamin sekaligus serat yang penting bagi kesehatan. Moms bisa memberikan buah sebagai pendamping menu harian Si Kecil. Tapi kapan waktu terbaik bagi Si Kecil mendapatkan serat dari buah-buahan?

Tidak ada waktu khusus yang paling baik untuk mengonsumsi buah. Buah dapat diberikan kapan saja sebagai bagian dari pola makan seimbang, termasuk sebagai camilan.

4 Tips Menyajikan Buah untuk Balita

Bagaimana Moms menyajikan buah dapat menentukan apakah Si Kecil akan memakannya atau tidak. Karenanya, Moms perlu cara menyajikan buah yang tepat agar lebih mudah dimakan oleh anak:
1.    Berikan buah dalam bentuk potongan yang mudah digenggam tangan anak.
2.    Sajikan dalam porsi yang pas untuk anak.
3.    Sajikan dalam tampilan yang menarik, misal kombinasikan beberapa buah beraneka warna.
4.    Imbangi asupan serat dengan cukup cairan agar pencernaan lebih sehat. 
 

Buah merupakan sumber serat yang baik untuk anak. Namun, jika Moms ingin menambah asupan serat harian, dapat melengkapinya dengan susu pertumbuhan seperti LACTOGROW PRO 3+ untuk Si Kecil usia 4–5 tahun.

Moms bisa memilih LACTOGROW PRO 3+ sebagai susu pertumbuhan untuk Si Kecil usia 4–5 tahun. LACTOGROW PRO 3+, satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri, 0g sukrosa, dan DHA. L. reuteri berperan dalam menjaga sistem pencernaan serta membantu penyerapan nutrisi.

Tersedia dalam pilihan rasa Madu dan Vanilla.

Dengan mengetahui manfaat dan jenis buah tinggi serat untuk balita, Moms bisa lebih mudah menyusun menu sehat untuk Si Kecil. Cobalah berkreasi dengan mengkombinasikan berbagai buah tinggi serat dalam menu harian Si Kecil agar kebutuhan seratnya tercukupi.

Pertanyaan Seputar Buah Tinggi Serat untuk Balita

1. Apa saja buah yang paling cepat melancarkan BAB anak?

Buah dengan kandungan serat tinggi dapat membantu mendukung kelancaran BAB pada anak seperti alpukat, buah beri, apel, pir, pisang, mangga, dan jambu biji. Untuk buah yang kulitnya bisa dimakan, seperti apel, sebaiknya diberikan tanpa dikupas. Cukup dicuci hingga bersih.

2. Berapa porsi buah yang dibutuhkan balita sehari?

Porsi buah yang dibutuhkan balita sehari tergantung kandungan serat dalam buah dan kebutuhan serat harian anak. Kebutuhan serat harian anak bervariasi tergantung usia. Kebutuhan serat anak bervariasi sesuai usia, misalnya pada anak usia balita berkisar sekitar 10–19 gram per hari. Kebutuhan serat dipenuhi dari kombinasi buah, sayur, dan sumber lainnya.


References:
1.    Health Benefits of Papaya - Web MD. Retrieved on May 7rd 2026 from https://www.webmd.com/diet/health-benefits-papaya

2.    5 Myths About the Best Time to Eat Fruit (and the Truth) - Healthline. Retrieved on May 7rd 2026 from https://www.healthline.com/nutrition/best-time-eat-fruit

3.    High Fiber Diet - Nationwide Children's. Retrieved on May 7rd 2026 from https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/health-wellness-and-safety-resources/helping-hands/high-fiber-diet




Disclaimer

Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.

Bagikan : Facebook WhatsApp