Parenting Corner

Penyebab Gangguan Tidur pada Si Kecil dan Cara Mengatasinya

04 April 2024

Penyebab Gangguan Tidur pada Si Kecil dan Cara Mengatasinya

Seperti pada orang dewasa, Si Kecil juga bisa mengalami gangguan tidur. Sangat penting untuk tidak mengabaikan masalah ini, Gangguan tidur pada anak dapat berdampak secara signifikan memengaruhiterhadap kesehatan dan perkembangan Si Kecil.  

Ketika anak tidak mendapatkan kebutuhan tidur mereka yang disarankan selama 11-13 jam, hal tersebut tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga bisa memengaruhi suasana hati, kemampuan konsentrasi, interaksi sosial, dan kemampuan akademis Si Kecil di sekolah. Apa saja penyebab, jenis, dan cara mengatasi gangguan pola tidur pada anak? Berikut pembahasan lengkapnya, Moms.

Penyebab Umum Gangguan Tidur pada Anak  

Gangguan pola tidur pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari jenis makanan hingga penggunaan gadget.

  1. Makanan dan minuman tertentu.  Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein  seperti teh dan cokelat, serta minuman bersoda, dapat menyebabkan kesulitan tidur. 
    Kondisi psikologis. Gangguan psikologis pada Si Kecil, seperti kecemasan, stres, dan perubahan emosional juga dapat menjadi penyebab utama gangguan tidur. 
  2. Masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis, seperti gangguan pernapasan, alergi, asma, atau infeksi telinga, dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang mengganggu tidur Si Kecil. Penting bagi Moms untuk segera memeriksakan ke dokter saat masalah ini menggangu pola tidur Kecil terus-menerus.
  3. Penggunaan gadget. Paparan cahaya biru dari layar gadget  sebelum tidur dapat mengganggu ritme tidur anak karena menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu untuk tertidur atau mengatur siklus tidur.

Baca Juga: Cara Memenuhi Nutrisi Anak Prasekolah

Macam-macam Gangguan Tidur pada Anak

Macam-macam gangguan tidur pada anak memiliki beragam variasi, dan penting bagi Moms untuk mengenalinya guna membantu menemukan cara mengatasi masalah tidur tersebut. 

  1. Sleep Apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan berhentinya pernapasan selama tidur, yang menggaggu pola tidur terganggu. Gangguan ini bisa disebabkan oleh pembesaran tonsil atau adenoid.
  2. Insomnia. Gangguan ini menyebabkan Si Kecil sulit tidur atau terbangun terus-menerus selama jam tidur, dan penyebabnya dapat berasal dari beberapa faktor seperti kecemasan, konsumsi makanan/minuman tertentu, mimpi buruk, atau masalah kesehatan.
  3. Night Terrors. Gangguan tidur ini merupakan kondisi di mana Si Kecil merasa ketakutan atau mengalami teror intensif selama tidur, sering disertai oleh jeritan, gerakan kencang, atau napas berat. Gangguan ini lebih umum terjadi pada anak usia sekitar 3 – 7 tahun saat tidur dalam kondisi non-REM (rapid eye movement). Penyebabnya dapat berasal dari gangguan kesehatan, psikis, atau  konsumsi makanan tertentu.
  4. Sleepwalking. Masalah ini terjadi ketika Si Kecil berjalan atau melakukan perilaku kompleks lainnya saat tidur, biasanya disebabkan karena demam, faktor psikis, atau genetik.
  5. Restless Leg Syndrome (RLS). RLS menyebabkan sensasi tidak nyaman di kaki selama tidur, yang memicu dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki. Hal ini dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan kelelahan di siang hari.  

6 Tips Mengatasi Gangguan Tidur pada Anak 

Setelah mengetahui beberapa penyebab dan jenis gangguan tidur pada anak, Moms juga perlu menerapkan beberapa tips berikut agar Si Kecil dapat tidur dengan nyenyak. 

  1. Ajarkan rutinitas tidur. Membangun rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu Si Kecil lebih siap dan teratur untuk tidur. Moms juga bisa membuat urutan rutinitas seperti membersihkan diri (gosok gigi dan cuci kaki), membaca buku bersama, dan bersiap tidur. 
  2. Batasan penggunaan perangkat elektronik. Moms perlu mengatur pemakaian gadget atau perangkat elektronik dengan disiplin, misalnya hanya boleh digunakan maksimal satu jam sebelum jadwal tidur. 
  3. Menjaga ruang tidur nyaman. Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dapat membantu Si Kecil tidur lebih nyenyak. Pastikan suhu ruangan, pencahayaan, dan kebisingan sesuai dengan preferensi anak. Selain itu, gunakan bantal dan selimut yang sesuai dengan kebutuhan anak agar ia merasa nyaman. 
  4. Mengelola stres. Bantu Si Kecil mengelola stres dan kecemasan dengan mengajarkan teknik relaksasi, seperti pernapasan dalam, meditasi, atau pijatan lembut sebelum tidur.
  5. Hindari makanan dan minuman tertentu. Pastikan Si Kecil tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein, cokelat, soda, terutama dari sore hari hingga jelang waktu tidur. 
  6. Berikan nutrisi cukup dan seimbang. Pastikan Moms memberikan asupan dengan nutrisi yang seimbang bagi Si Kecil. Menu dengan kandungan lemak sehat, seperti omega-3 dapat menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kualitas tidur. Vitamin dan mineral dari buah-buahan dan sayuran juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.

Selain makanan sehat yang disebutkan di atas, Si Kecil juga dapat mengonsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Moms dapat memberikan susu pertumbuhan, seperti susu LACTOGROW 3 untuk anak usia 1–3 tahun atau LACTOGROW 4 untuk usia 4–5 tahun. 

LACTOGROW 3 Activgro, merupakan satu-satunya susu pertumbuhan dengan Lactobacillus Reuteri yang diperkaya dengan Omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral yang dapat mendukung pencernaan baik, bantu akal cerdas, dan tubuh aktif.

Itu tadi bahasan mengenai gangguan tidur yang sering terjadi pada anak. Jika masalah tersebut tidak segera membaik dan malah mengganggu kesehatan serta aktivitas Si Kecil, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.




Bagikan : Facebook WhatsApp