Parenting Corner

5 Cara Meredakan Sakit Perut pada Anak yang Praktis dan Efektif

09 September 2026

cara meredakan sakit perut pada anak

Sakit perut pada anak umumnya tidak selalu berbahaya dan bisa ditangani dengan cara sederhana di rumah, asalkan Moms memahami penyebabnya dan memberikan penanganan awal yang tepat. Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba, mulai dari perut kembung, kram ringan, hingga rasa tidak nyaman yang membuat anak sulit beraktivitas.

Melihat Si Kecil yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi rewel karena sakit perut tentu membuat Moms khawatir. Namun, dengan penanganan yang tepat, kondisi ini umumnya bisa segera membaik.

Berikut beberapa cara meredakan sakit perut pada anak yang aman dan efektif.

1. Atur Posisi Tidur Saat Sakit Perut agar Si Kecil Lebih Tenang 

Salah satu langkah yang sering terlupakan adalah mengatur posisi tubuh saat anak beristirahat. Posisi tidur ternyata sangat memengaruhi rasa nyaman di area perut.

Posisi terbaik yang bisa Moms coba adalah tidur miring ke kiri atau posisi meringkuk seperti janin. Posisi ini membantu mengurangi tekanan pada lambung dan usus, sehingga pergerakan gas di dalam perut menjadi lebih lancar. Dengan begitu, rasa kembung dan nyeri bisa berkurang secara perlahan.,

Sebaliknya, hindari posisi tengkurap karena dapat memberikan tekanan tambahan pada perut dan membuat rasa sakit semakin terasa. Dalam beberapa kasus, posisi yang kurang tepat juga bisa membuat anak lebih sering terbangun di malam hari.

Posisi tidur saat sakit perut yang tepat dapat membantu Si Kecil merasa lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, sehingga mendukung proses pemulihan. 

2. Gunakan Teknik Pijat Melingkar Perut untuk Mengeluarkan Gas 

Jika penyebab sakit perut adalah penumpukan gas, Moms bisa membantu Si Kecil dengan teknik pijatan lembut di area perut.

Teknik yang digunakan adalah pijat melingkar perut searah jarum jam, mengikuti arah kerja usus besar. Gerakan ini membantu mendorong gas yang terjebak di dalam saluran pencernaan agar lebih mudah keluar.

Lakukan pijatan dengan tekanan ringan, cukup menggunakan ujung jari atau telapak tangan. Hindari tekanan terlalu kuat karena justru bisa membuat anak merasa tidak nyaman.

Waktu terbaik untuk melakukan pijatan ini adalah ketika anak dalam keadaan rileks, misalnya setelah bangun tidur atau sebelum tidur malam. Jangan lakukan tepat setelah makan karena bisa memicu rasa mual.

Teknik ini sering menjadi bagian penting dalam cara meredakan sakit perut pada anak secara alami tanpa obat.

3. Berikan Minuman Pereda Kram yang Hangat dan Menenangkan 

Selain perawatan dari luar, tubuh anak juga perlu bantuan dari dalam untuk meredakan kram. Salah satu cara paling mudah adalah memberikan minuman pereda kram, misalnya air hangat.

Air hangat membantu merilekskan otot-otot pencernaan yang sedang tegang. Moms bisa memberikan air putih hangat atau jika anak sudah cukup usia, bisa juga teh herbal seperti teh chamomile atau air madu hangat.

Minuman hangat ini membantu mengurangi rasa kembung, mual ringan, dan membuat perut terasa lebih nyaman. Selain itu, asupan cairan juga membantu anak tetap terhidrasi, terutama jika ia merasa kurang enak badan.

4. Berikan Kompres Hangat

Selain pijatan dan minuman hangat, kompres hangat juga bisa menjadi solusi cepat untuk meredakan kram perut.

Caranya cukup sederhana. Moms hanya perlu menyiapkan kain bersih yang direndam air hangat (bukan panas), lalu peras hingga tidak terlalu basah. Tempelkan kain tersebut di area perut anak selama 10–15 menit.

Rasa hangat akan membantu meningkatkan aliran darah di area perut dan membuat otot-otot lebih rileks. Ini membantu mengurangi rasa nyeri dan kembung secara bertahap. Jangan lupa untuk selalu memantau kondisi kulitnya agar tetap aman dari iritasi. 

5. Berikan Waktu Istirahat yang Cukup untuk Membantu Pemulihan

Saat mengalami sakit perut, tubuh anak membutuhkan waktu untuk beristirahat agar proses pemulihan berlangsung optimal. Istirahat membantu tubuh mengurangi aktivitas yang tidak perlu sehingga sistem pencernaan bisa bekerja lebih fokus dan tidak terbebani.

Selain itu, tidur dan istirahat yang cukup juga membantu meredakan rasa tidak nyaman, termasuk nyeri, kram, atau mual yang dirasakan anak. Pastikan lingkungan istirahat nyaman, tenang, dan tidak terlalu bising agar anak bisa lebih cepat pulih dari keluhan sakit perut.

Baca Juga: BAB Anak Warna Hijau, Ini Penyebabnya!

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Anak Kram Perut

Saat anak mengalami sakit perut, pemilihan makanan menjadi salah satu faktor penting yang sangat berpengaruh pada proses pemulihan. Pencernaan Si Kecil yang sedang sensitif bisa bereaksi lebih cepat terhadap jenis makanan tertentu, sehingga gejala seperti kram, kembung, atau rasa tidak nyaman bisa bertambah.

Beberapa makanan justru dapat memperlambat kerja pencernaan atau memicu produksi gas berlebih di dalam usus. Akibatnya, perut terasa semakin penuh dan nyeri bisa muncul lebih sering.

Berikut beberapa makanan yang perlu dihindari.

1. Makanan Berlemak dan Gorengan

Makanan tinggi lemak seperti gorengan, fast food, dan makanan olahan cenderung lebih sulit dicerna. Proses pencernaan yang melambat ini bisa menyebabkan penumpukan gas pada perut, sehingga perut makin terasa kembung dan kram.

2. Makanan Pedas

Makanan pedas dapat mengiritasi lapisan saluran pencernaan, terutama saat kondisi perut sedang sensitif. Pada beberapa anak, ini bisa memperparah rasa nyeri dan membuat perut kian terasa tidak nyaman.

3. Makanan Tinggi Gula

Konsumsi gula berlebih dapat mengganggu keseimbangan pencernaan dan memicu fermentasi di usus. Hal ini bisa menghasilkan gas berlebih yang memperburuk kembung dan kram perut.

4. Produk Susu Tertentu

Pada sebagian anak, kondisi sistem pencernaan yang sedang tidak stabil dapat memengaruhi proses pencernaan produk susu. Memberikan Si Kecil produk susu tertentu justru bisa memicu tambahan gas, kembung, atau rasa tidak nyaman di perut.

3 Makanan yang Lebih Aman saat Anak Kram Perut

Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Moms berikan saat Si Kecil mengalami kram perut agar pencernaan tetap nyaman.

1. Bubur atau Makanan Lembut

Bubur dan makanan bertekstur lembut lebih mudah dicerna oleh lambung yang sedang sensitif. Teksturnya yang halus membuat kerja sistem pencernaan menjadi lebih ringan, sehingga cocok diberikan saat anak sedang mengalami kram perut atau merasa tidak nyaman di area perut. 

2. Sup Hangat

Sup hangat menjadi pilihan yang baik karena dapat membantu menenangkan sistem pencernaan. Kandungan cairannya juga membantu menjaga Si Kecil tetap terhidrasi, terutama jika nafsu makannya sedang menurun atau tubuhnya terasa lemas. 

3. Makanan tanpa Bumbu yang Berat

Makanan seperti nasi lunak, kentang rebus, atau sayuran kukus tanpa bumbu berat lebih aman dikonsumsi saat perut sensitif. Jenis makanan ini tidak membebani kerja usus, sehingga membantu mengurangi risiko kembung dan membuat proses pemulihan lebih nyaman bagi Si Kecil. 

Kapan Anak Perlu Dibawa ke Dokter?

Meskipun sakit perut pada anak sering bersifat ringan dan bisa membaik dengan perawatan di rumah, ada beberapa kondisi yang tidak boleh dianggap sepele. Pada situasi tertentu, sakit perut dapat menjadi tanda adanya gangguan yang lebih serius pada sistem pencernaan atau organ lain di dalam tubuh.

Moms perlu lebih waspada dan segera mencari bantuan medis jika muncul gejala-gejala berikut.

  • Nyeri perut hebat dan tidak membaik
  • Adanya darah pada muntah atau tinja
  • Muntah berwarna hijau
  • Demam tinggi disertai sakit perut
  • Perut terasa keras dan tegang

Jika Si Kecil mengalami salah satu atau beberapa tanda di atas, segera periksakan kondisinya ke dokter agar ia mendapatkan penanganan yang tepat sejak awal.

Pencernaan yang sehat berperan penting dalam mendukung kenyamanan Si Kecil dalam beraktivitas, termasuk saat tubuhnya tidak fit. Setelah keluhan sakit perut ditangani sesuai penyebabnya, Moms perlu menjaga pemenuhan nutrisi harian Si Kecil melalui makanan bergizi seimbang, cairan yang cukup, dan pilihan asupan yang sesuai dengan kondisinya.

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian Si Kecil, Moms dapat memilih LACTOGROW. LACTOGROW satu-satunya susu pertumbuhan dengan L. reuteri* dan juga 0g sukrosa. LACTOGROW juga dilengkapi DHA, ARA, omega 3 & 6, 13 vitamin, serta 7 mineral untuk membantu perut Si Kecil jadi lebih nyaman dan nutrisi terserap optimal.

Pertanyaan Seputar Cara Meredakan Sakit Perut Pada Anak

  1.  Bagaimana cara meredakan nyeri perut anak tanpa obat?
    Nyeri perut anak bisa diredakan dengan cara alami seperti mengatur posisi tidur, memberikan kompres hangat, pijat lembut perut searah jarum jam, serta memberikan minuman hangat untuk membantu relaksasi otot pencernaan.
     
  2.  Apa posisi terbaik untuk anak yang sedang kram perut?
    Posisi terbaik adalah tidur miring ke kiri atau posisi meringkuk seperti janin karena dapat membantu mengurangi tekanan pada perut dan membuat anak lebih nyaman saat beristirahat.

*Nestle adalah satu-satunya pemegang lisensi L. reuteri DSM 17938 untuk produk susu pertumbuhan.


Referensi:

  1. Friesen, C., Colombo, J. M., Deacy, A., & Schurman, J. V. (2021). An Update on the Assessment and Management of Pediatric Abdominal Pain. Pediatric health, medicine and therapeutics, 12, 373–393. https://doi.org/10.2147/PHMT.S287719 
  2. Lucchetti, L. (2023). Sleeping positions for people with Crohn’s disease. Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/sleeping-positions-for-crohns
  3. Gill, K., & Crider, C. (2020). Baby Massage for Gas. Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/baby-massage-for-gas-2#stomach-massage
  4. Fernando, I., & Ajmera, R. (2025). Tea for an Upset Stomach: 9 Types to Try. Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/tea-for-upset-stomach
  5. Sullivan, D., & Watson, K. (2026). How to Make a Dry or Moist Warm Compress. Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-make-a-warm-compress
  6. Cleveland Clinic. (2023). Foods for Upset Stomach: What To Eat and Avoid. Cleveland Clinic Health Essentials. https://health.clevelandclinic.org/foods-for-upset-stomach
  7. Gill, K., & Marcin, A. (2022). Stomach Pain in Kids: Causes, Types, Severity, When to Get Care. Healthline. https://www.healthline.com/health/stomach-pain-in-kids



Disclaimer

Penggunaan madu pada setiap produk LACTOGROW untuk anak diatas satu tahun telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil.

Bagikan : Facebook WhatsApp


Artikel Terkait

Lihat Artikel Lainnya