Parenting Corner

Tumbuh Kembang Bayi Prematur: Tahapan dan Tips Perawatan

16 March 2023

Moms, Ini Tahapan Tumbuh Kembang Bayi Prematur

Waktu baca: 2 menit
 

Tidak semua bayi lahir sehat tepat waktu atau saat kehamilan sudah cukup bulan (aterm). Ada juga sebagian bayi yang terlahir prematur. 

Perlu Moms ketahui, tahapan tumbuh kembang bayi prematur tidak sama dengan bayi yang cukup bulan atau lahir di usia kehamilan sekitar 40 minggu.

Bayi prematur rentan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pasalnya, bayi lahir di usia kehamilan belum genap 37 minggu dan bayi berisiko lahir dengan berat badan rendah. 

Mengapa Tumbuh Kembang Bayi Prematur Butuh Perhatian Khusus?

Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Karena lahir lebih cepat, beberapa organ tubuhnya belum berkembang sempurna. Inilah alasan utama mengapa Si Kecil membutuhkan perhatian lebih. Berikut beberapa faktor pentingnya:

1. Sistem organ belum matang

Organ seperti paru-paru, sistem pencernaan, dan otak masih dalam tahap perkembangan. Hal ini bisa memengaruhi kemampuan bernapas, mencerna ASI, hingga respons terhadap rangsangan.

2. Berat badan lahir rendah

Sebagian besar bayi prematur memiliki berat badan di bawah normal, sehingga lebih rentan mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pemantauan ketat.

3. Sistem imun masih lemah

Daya tahan tubuh bayi prematur belum optimal, sehingga lebih mudah terkena infeksi. Paparan kuman yang ringan sekalipun bisa berdampak besar.

4. Perkembangan lebih lambat (sementara)

Perkembangan motorik dan kognitif bisa terlihat lebih lambat dibanding bayi cukup bulan, terutama jika tidak menggunakan acuan usia koreksi.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa keterlambatan ini sering kali bersifat sementara. Dengan perawatan yang tepat, sebagian bayi prematur bisa sehat dan mampu mengejar tumbuh kembang laiknya bayi yang lahir cukup bulan. Untuk menambah bekal pengetahuan para Moms, simak tahapan tumbuh kembang bayi prematur berikut cara menjaga kesehatannya.

Baca Juga: Susu yang Bagus untuk Bayi Lahir Prematur

Tahapan Tumbuh Kembang Bayi yang Lahir Prematur

Tonggak tumbuh kembang bayi prematur tidak sama dengan bayi yang lahir cukup bulan, tapi dibuat dengan penyesuaian. Nah, penyesuaian untuk pemantauan tumbuh kembang bayi prematur menggunakan usia koreksi.

Usia koreksi merupakan hasil pengurangan usia kronologis dengan hasil perbedaan usia gestasi dengan usia aterm (40 minggu), contoh: bayi lahir dengan masa gestasi 34 minggu, usia kronologis 10 minggu, maka usia koreksinya adalah 10 minggu - (40 minggu – 34 minggu) = 4 minggu.

Jadi, Moms dapat menyamakan capaian perkembangan buah hati yang prematur dengan yang lahir cukup bulan. Untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi serta stimulasi yang tepat, berikut beberapa tahapan tumbuh kembang bayi prematur yang perlu Moms ketahui:

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 1 Bulan Terkoreksi

Bayi prematur berumur 1 bulan atau 4 minggu usia koreksi biasanya bisa melihat ke sekitarnya. Bayi juga bisa bermain sendiri, seperti mendekatkan tangan ke mulut. Bayi juga mampu menunjukkan tanda-tanda kepekaan pada lingkungan, seperti menangis saat takut atau lapar.

Dari segi motorik, bayi sudah bisa menggerakkan kedua lengan dan kakinya secara bersamaan, mengangkat dagu saat ditengkurapkan, dan membuka sedikit jari-jarinya saat tiduran.

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 2 BulanTerkoreksi

Bayi pada usia ini bisa tersenyum ketika merespons sesuatu, membuat suara kecil saat bahagia atau kesal, dan mengoceh pendek-pendek. Dari segi motorik, bayi sudah bisa membuka dan menutup telapak tangannya, bisa menyatukan tangan, mengangkat kepala dan dada saat tengkurap, dan menjaga kepala stabil saat dipegangi di posisi duduk.

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 4 BulanTerkoreksi

Pada usia ini, bayi yang lahir prematur sudah bisa tertawa terkekeh-kekeh dan rewel mencari perhatian saat merasa tidak nyaman. Dari segi motorik, bayi sudah bisa menopang siku dan pergelangan tangan saat tengkurap, berguling dari tengkurap ke rebahan dan sudah bisa menggenggam.

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 6 Bulan Terkoreksi

Pada usia koreksi 6 bulan, bayi prematur dapat menepuk atau tersenyum ketika melihat bayangannya sendiri dan menoleh ketika dipanggil. Bayi juga mulai membuat ocehan pendek seperti “da”, “ga”, “ba”, “ka”, atau “ta”. Bayi juga sudah mampu duduk sebentar tanpa dipegangi, bisa berguling dari arah belakang ke tengkurap, dan coba meraih benda kecil dengan jarinya.

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 9 Bulan Terkoreksi

Pada usia ini, bayi sudah bisa menggunakan isyarat dasar seperti mengulurkan atau melambaikan tangan. Selain itu, pada tahap ini biasanya bayi juga sudah bisa mengerti jika namanya dipanggil.

Tumbuh Kembang Bayi Prematur 12 Bulan Terkoreksi

Bayi juga bisa mulai memanggil ibu, ayah, atau orang terdekatnya dengan satu kata panggilan seperti “mama”. Bayi juga bisa mengikuti petunjuk dengan gerakan dan pada usia ini, bayi biasanya juga mulai belajar berjalan, bisa berdiri tanpa dipegangi.

Cara Menjaga Kesehatan dan Asupan Nutrisi Bayi Lahir Prematur

Untuk mengejar ketinggalan dalam tumbuh kembang bayi prematur, Moms perlu memberikan perawatan khusus untuk Si Kecil. Ada beberapa tips yang bisa dipraktikkan untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi bayi lahir prematur:

Berikan Asupan Nutrisi yang Tepat

Asupan nutrisi bayi prematur sangat penting untuk mengejar target berat badan ideal. Moms dianjurkan memberikan ASI sejak bayi prematur lahir. Bila terdapat indikasi medis tertentu, dokter biasanya juga meresepkan Pangan Keperluan Medis Khusus (PKMK) sesuai kebutuhan nutrisi bayi prematur.

Lindungi Bayi dari Infeksi

Bayi prematur memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dari bayi cukup bulan, jadi lebih rentan terkena infeksi. 

Untuk itu, Moms wajib memberikan imunisasi sesuai jadwal, batasi pengunjung yang akan menengok bayi, dan sebisa mungkin tidak membawa bayi ke keramaian atau tempat publik kecuali untuk periksa ke dokter. Dengan menjaga kesehatan dan asupan nutrisi yang tepat, Moms akan membantu tumbuh kembang bayi prematur dengan lebih optimal. 

Setelah Si Kecil lahir, berikan ASI eksklusif dari bayi lahir sampai usia enam bulan, diikuti dengan pemberian MPASI yang aman dan tepat saat bayi berusia enam bulan.

Agar Moms tidak merasa bingung atau sendirian dalam menjaga kesehatan Si Kecil, yuk, bergabung dengan Lactoclub Community. Di sana, Moms bisa mendapatkan informasi terpercaya seputar kehamilan dan tumbuh kembang anak, sekaligus berbagi pengalaman dengan sesama Moms. Dukungan dan edukasi yang tepat akan membantu Moms menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Yuk, tetap semangat untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil ya, Moms!

Pertanyaan Seputar Tumbuh Kembang Bayi Prematur

1. Bagaimana memantau tumbuh kembang bayi prematur? 

Dengan kontrol rutin ke dokter, menggunakan usia koreksi, serta memantau berat badan, panjang badan, dan milestone perkembangan.

2. Apa perbedaan milestone bayi prematur dan cukup bulan?

Bayi prematur dinilai berdasarkan usia koreksi, sehingga pencapaian milestone bisa tampak lebih lambat dibanding bayi cukup bulan.

3. Kapan bayi prematur biasanya mengejar ketertinggalan tumbuh kembang?

Umumnya antara usia 1–2 tahun, tergantung tingkat prematuritas dan stimulasi yang diberikan.


Referensi:

[1] World Health Organization. (2018, February 19). Preterm birth. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth

[2] Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. (n.d.). Pola pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1710/pola-pertumbuhan-dan-perkembangan-bayi-prematur

[3] PMC. (n.d.). Preterm birth: Case definition & guidelines for data collection, analysis, and presentation of immunisation safety data. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5139808/

HealthyChildren.org. (n.d.). Your preemie's growth & developmental milestones. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/preemie/Pages/Preemie-Milestones.aspx

[4] Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2016). Konsensus Asuhan Nutrisi pada Bayi Prematur.

[5] World Health Organization. (2018, February 19). Preterm birth. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth

[6] Centers for Disease Control and Prevention. (2021, November 1). Premature birth. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/features/premature-birth/index.html

[7] Rohsiswatmo, R., & Amandito, R. (2021, November 1). Premature birth. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/features/premature-birth/index.html


“Special



Bagikan : Facebook WhatsApp