Parenting Corner

Asam Folat untuk Bumil: Pentingnya untuk Kehamilan Sehat[

28 May 2026

Asam Folat untuk Bumil: Pentingnya untuk Kehamilan Sehat[

Ditulis Oleh: Tim Penulis
Di Tinjau Oleh: Mifta Novikasari, S.P, M.K.M

Waktu Baca: 2 Menit

Menjalani masa kehamilan membuat Moms ingin memberikan yang terbaik bagi Si Kecil, termasuk dalam hal pemenuhan nutrisi. Salah satu zat gizi yang paling penting sejak awal kehamilan adalah asam folat. Bahkan, pemenuhannya sudah dianjurkan sejak masa persiapan kehamilan.

Lalu, sebenarnya apa saja manfaat dan pentingnya asam folat untuk ibu hamil? Yuk, simak agar Moms bisa memenuhi kebutuhannya dengan tepat.

Apa Itu Asam Folat dan Perannya dalam Kehamilan?

Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 yang larut dalam air. Zat gizi ini berperan penting dalam pembentukan sel-sel baru, produksi DNA, dan pembelahan sel.

Kandungan asam folat untuk ibu hamil sangat krusial karena proses pembentukan tabung saraf (yang nantinya berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang) terjadi pada minggu-minggu pertama setelah pembuahan, bahkan sebelum sebagian Moms menyadari dirinya hamil.

Manfaat Asam Folat bagi Ibu Hamil dan Janin

Fungsi asam folat untuk ibu hamil sangatlah penting, terutama karena peran besarnya dalam menjaga kesehatan janin sejak awal pembuahan. Berikut manfaat asam folat bagi ibu hamil dan Janin:1

1. Manfaat Asam Folat Bagi Ibu Hamil

Asam folat untuk bumil sangat berperan dalam memproduksi sel darah merah baru agar tidak mudah lemas. Rutin memenuhi zat gizi ini juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga risiko komplikasi seperti preeklampsia dapat diminimalisir.

2. Manfaat Asam Folat Bagi Janin

Asam folat bekerja sebagai pelindung utama untuk mencegah risiko cacat lahir pada saraf dan otak, serta memastikan pembentukan sel-sel tubuhnya berjalan sempurna. Selain itu, asupan yang cukup juga membantu menjaga kesehatan plasenta agar aliran gizi dan oksigen dari ibu ke janin selalu lancar dan optimal. 

Dampak Negatif Kurangnya Asupan Asam Folat

Mengingat besarnya manfaat asam folat, tentu ada beberapa risiko kesehatan yang perlu Moms waspadai jika asupan asam folat harian tidak terpenuhi dengan baik:2

1. Risiko Bagi Kesehatan Ibu Hamil

Kekurangan asam folat dapat membuat mudah merasa lelah akibat kurangnya sel darah merah atau anemia. Selain itu, kondisi ini juga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti tekanan darah tinggi hingga risiko keguguran. 

2. Dampak pada Tumbuh Kembang Janin

Kurangnya asupan folat sangat berisiko memicu cacat lahir pada saraf, otak, dan tulang belakang yang bisa berdampak seumur hidup. Janin juga berisiko lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah, yang membuatnya lebih rentan terhadap masalah kesehatan di masa depan.3

Baca Juga: Hamil Minggu Ke-19: Ini Tanda-tandanya!

Kebutuhan Harian Asam Folat

Asupan asam folat yang tepat sangat bergantung pada kondisi kesehatan dan fase reproduksi seseorang. Berikut adalah rincian dosis yang direkomendasikan:4

1. Rekomendasi Dosis Umum

Jika sedang merencanakan kehamilan disarankan mengonsumsi 400 mcg setiap hari. Namun, saat sudah hamil, dosis ini biasanya akan ditingkatkan menjadi 600 mcg demi mendukung pertumbuhan organ tubuh bayi yang sangat pesat.

2. Kondisi dengan Kebutuhan Dosis Lebih Tinggi

Dalam beberapa situasi, dokter mungkin akan meresepkan dosis yang lebih tinggi dari biasanya. Hal ini umumnya dilakukan jika Moms memiliki riwayat melahirkan bayi dengan gangguan saraf, sedang berjuang dengan penyakit kronis seperti diabetes dan ginjal, atau rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa menghambat penyerapan vitamin dalam tubuh.

Setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang paling tepat dan aman, terutama jika Moms memiliki kondisi kesehatan khusus atau sedang menjalani pengobatan rutin.

Makanan Sumber Asam Folat

Asam Folat dapat ditemukan secara alami pada berbagai jenis makanan sehat. Berikut adalah sumber asam folat dari makanan:5

  • Sayuran hijau, seperti bayam, kale, asparagus, brokoli
  • Kacang-kacangan, misalnya lentil, kacang polong, kacang tanah
  • Buah-buahan, termasuk jeruk, alpukat, pisang, bit
  • Sumber hewani, yaitu hati sapi, telur
  • Produk fortifikasi, misalnya roti dan pasta yang diperkaya asam folat

Agar Moms tidak merasa bingung atau sendirian dalam memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan, yuk, bergabung dengan Lactoclub Community. Di sana, Moms bisa mendapatkan informasi terpercaya seputar kehamilan dan tumbuh kembang anak, sekaligus berbagi pengalaman dengan sesama Moms. Dukungan dan edukasi yang tepat akan membantu Moms menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Pertanyaan Seputar Asam Folat

1. Mengapa ibu hamil perlu mengonsumsi asam folat?

Untuk mencegah cacat tabung saraf dan mendukung pembentukan sel darah merah.

2. Berapa kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil?

Sekitar 600 mcg per hari.

3. Dari makanan apa saja asam folat bisa didapat?

Sayuran hijau, kacang-kacangan, jeruk, alpukat, telur, serta sereal fortifikasi.


Referensi:

  1. Kaldygulova, L., Ukybassova, T., Aimagambetova, G., Gaiday, A., & Tussupkaliyev, A. (2023). Biological Role of Folic Acid in Pregnancy and Possible Therapeutic Application for the Prevention of Preeclampsia. Biomedicines, 11(2), 272. https://doi.org/10.3390/biomedicines11020272
  2. Cafasso, J. (2023). Folate Deficiency: Causes, Symptoms, and Diagnosis. Healthline. https://www.healthline.com/health/folate-deficiency
  3. Tola, F. S. (2024). The concept of folic acid supplementation and its role in prevention of neural tube defect among pregnant women: PRISMA. Medicine, 103(19), e38154. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000038154
  4. McDermott, A. (2023). Folic Acid and Pregnancy: How Much Do You Need? Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/folic-acid
  5. Ajmera, R. (2024). 15 Healthy Foods That Are High in Folate (Folic Acid). Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-folate-folic-acid 



Bagikan : Facebook WhatsApp