Parenting Corner

Gastroenteritis pada Anak: Gejala dan Cara Mengatasinya

26 April 2024

Gastroenteritis pada Anak: Gejala dan Cara Mengatasinya

Gastroenteritis adalah peradangan di lambung dan usus, sering kali disebabkan oleh infeksi. Ini bisa terjadi setelah makanan terkontaminasi, minum air yang tercemar, atau kontak dengan orang yang terinfeksi. Gejalanya termasuk kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare, dan sakit perut.  Gastroenteritis pada anak dapat menjadi penyebab kekhawatiran bagi orang tua, namun dengan pengetahuan yang tepat tentang kondisi ini, mereka dapat mengatasi dan mencegahnya dengan langkah-langkah yang tepat. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu gastroenteritis pada anak, penyebabnya, cara mengatasi kondisi ini, dan langkah-langkah pencegahan yang perlu diambil.

Apa itu Gastroenteritis pada Anak

Gastroenteritis, sering juga disebut sebagai flu perut, adalah kondisi yang melibatkan peradangan pada saluran pencernaan yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Kondisi ini seringkali terjadi pada anak-anak karena sistem kekebalan mereka yang masih dalam tahap perkembangan. Gastroenteritis dapat menyebabkan diare, mual, muntah, demam, dan kadang-kadang disertai dengan nyeri perut. Gejala-gejala ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit tubuh yang signifikan.1

Penyebab Gastroenteritis pada Anak

 Gastroenteritis pada anak biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Mereka bisa terinfeksi melalui kontak dengan orang yang sakit, makanan atau air yang terkontaminasi, atau menyentuh permukaan kotor dan menyentuh mulut mereka. Faktor-faktor seperti kebersihan yang buruk, sanitasi yang kurang, kurangnya vaksinasi, dan mobilitas yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko anak terkena gastroenteritis. 

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Perut pada Anak

Cara Mengatasi Gastroenteritis pada Anak

Mengatasi gastroenteritis pada anak terutama melibatkan pemulihan cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare dan muntah. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kondisi ini antara lain:

  1. Memperbanyak konsumsi cairan

    Di semua budaya, pengobatan diare biasanya dimulai di rumah. Keluarga sebaiknya memiliki larutan oralit di rumah dan memulai terapi segera setelah diare dimulai. Disarankan untuk menggunakan larutan oralit komersial jika tersedia. Aspek penting dalam penanganan diare di rumah adalah mengganti cairan yang hilang dan menjaga asupan nutrisi yang cukup .

  2. Menjaga Asupan Makanan 

    Saat anak mengalami sakit perut atau gastroenteritis, penting untuk memastikan mereka mendapatkan asupan makanan yang tepat. Jika anak masih disusui, teruskan proses menyusui seperti biasa. Jika anak minum susu formula, lanjutkan pemberian susu formula mereka.

  3. Menghindari Mengencerkan ASI atau Susu Formula 

    Tidak perlu mengencerkan ASI atau susu formula. Praktik ini sebelumnya sering dilakukan, tetapi sekarang tidak lagi dianjurkan.

  4. Mempertimbangkan Suplemen dan Probiotik

    Beberapa suplemen dan probiotik mungkin dapat membantu mengurangi durasi dan keparahan diare. Namun, efektivitasnya bisa berbeda-beda pada setiap individu.

  5. Mempertahankan Diet Normal

    Jika anak sudah mulai makan makanan padat, biarkan mereka terus makan seperti biasa selama mereka mengalami diare.

  6. Mengikuti Saran Dokter

    Setiap anak berbeda dan apa yang bekerja untuk satu anak mungkin tidak bekerja untuk anak lain. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mengikuti saran dokter. Mereka akan dapat memberikan saran yang paling tepat untuk kondisi Si Kecil. Jadi, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter jika Moms memiliki pertanyaan atau kekhawatiran.

  7. Mengontrol demam

    Jika anak mengalami demam, memberikan obat penurun demam seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang disarankan oleh dokter.

 

Cara Mencegah Gastroenteritis pada Anak

Tindakan pencegahan yang tepat sangat penting untuk mencegah gastroenteritis pada anak. Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah kondisi ini antara lain:2

  • Menjaga kebersihan: Mengajarkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur, khususnya sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh, seperti pegangan pintu, mainan, atau alat makan.
  • Menghindari kontak dengan orang yang sakit: Mengajarkan anak untuk menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit atau menunjukkan gejala gastroenteritis.
  • Menghindari konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi: Memastikan bahwa makanan atau minuman yang dikonsumsi anak bersih dan aman. Menghindari makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan bakteri atau virus.
  • Vaksinasi: Menerima vaksinasi yang direkomendasikan, seperti vaksin rotavirus, dapat membantu mencegah infeksi rotavirus, yang merupakan salah satu penyebab gastroenteritis. Namun, tidak semua kasus gastroenteritis disebabkan oleh rotavirus, dan vaksinasi tidak dapat mencegah semua kasus gastroenteritis. 

Gastroenteritis pada anak merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Meskipun dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman, dengan penanganan dan pencegahan yang tepat, banyak anak dapat pulih dengan cepat. Namun, penting bagi Moms agar selalu berkonsultasi dengan dokter jika anak mengalami gejala gastroenteritis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Itulah tadi penjelasan seputar gastroenteritis yang perlu Moms pahami. Tidak lupa, pastikan Moms memberi makanan dan minuman sehat bergizi untuk Si Kecil, bila perlu berikan susu Lactogrow 3 untuk anak usia 1-3 tahun atau Lactogrow 4 untuk usia prasekolah.

LACTOGROW 3 Activgro, merupakan satu-satunya susu pertumbuhan dengan Lactobacillus Reuteri yang diperkaya dengan Omega 3 & 6, 13 vitamin, dan 7 mineral yang dapat mendukung pencernaan baik, bantu akal cerdas, dan tubuh aktif.




Bagikan : Facebook WhatsApp